IN: KMP - BPIS Kini Mengelola 13 In

From: apakabar@access.digex.net
Date: Thu Nov 23 1995 - 11:25:00 EST


From: John MacDougall <apakabar@access.digex.net>
Subject: IN: KMP - BPIS Kini Mengelola 13 Industri Strategis

   (Kompas - Rabu, 22 Nopember 1995)
   
   
BPIS Kini Mengelola 13 Industri Strategis
   
   Bandung, Kompas Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS) yang semula
   menangani 10 industri strategis di Indonesia, kini bertambah menjadi
   13 industri strategis. Ketiga tambahan industri tersebut yakni
   Kelompok Industri Bioteknologi Lembaga Eijkmann yang sebelumnnya di
   bawah naungan Departemen Kesehatan, Kelompok Industri Lembaga Keuangan
   dan Asuransi serta Kelompok Lembaga Industri Perdagangan.
   
   Demikian dikatakan Wakil Kepala BPIS Ir Giri Suseno Hadihardjono dalam
   makalahnya yang disampaikan pada Simposium dan Pameran Teknologi
   Hankam 1995 (SPTH-1995), Selasa (21/11) di ITB Bandung.
   
   Tampil juga sebagai pembicara hari kedua SPTH 1995 ini antara lain
   Menteri Perindustrian Tunky Ariwibowo, Direktur Komersial IPTN Hari
   Laksono, Direktur Teknologi PINDAD Dr Budi Santoso dan Staf Ahli Ketua
   BPPT Suleman Wiriadidjaja mewakili Menristek BJ Habibie.
   
   Giri Suseno lebih lanjut mengatakan, pengembangan tersebut sesuai misi
   BPIS di dalam upaya mengarahkan, membina, dan mengelola Badan Usaha
   Milik Negara Industri Strategis (BUMNIS) untuk menjadi salah satu
   industri unggulan yang mandiri sebagai unjung tombak pemanfaatan
   Iptek. "Setiap BUMNIS harus merupakan suatu pusat keunggulan dari
   pro-duksinya," paparnya.
   
   Saat ini, kata Giri, BUMNIS di bawah BPIS mencakup PT Barata Indonesia
   sebagai pusat keunggulan agro industri, energi, peralatan industri,
   dan konstruksi, PT Boma Bisma Indra untuk industri motor bakar dan
   peralatan konversi energi, PT Dahana untuk bahan peledak, PT Inti
   untuk industri telekomunikasi, PT Inka untuk industri kereta api, PT
   IPTN untuk industri pesawat, PT Krakatau Steel untuk industri besi ba-
   ja, PT LEN untuk industri elektronika, PT PAL dan PT PINDAD. (ama)
     _________________________________________________________________
   
   [ISMAP] [LINK]