IN/BUD: KMP - Masalah Sosial di Mal

From: apakabar@clark.net
Date: Sun Mar 03 1996 - 11:09:00 EST


Subject: IN/BUD: KMP - Masalah Sosial di Maluku Banyak Belum Ditangani

   Kompas Online
     _________________________________________________________________
   
   Kamis, 29 Februari 1996
     _________________________________________________________________
   
             MASALAH SOSIAL DI MALUKU BANYAK YANG BELUM DITANGANI
                                       
   
   
   Ambon, Kompas
   
   Propinsi Maluku hingga Pelita VI masih banyak memiliki masalah sosial,
   terutama soal status anak terlantar dan masyarakat suku terasing yang
   keberadaannya tersebar di tiga kabupaten. Demikian Kakanwil Depsos
   Maluku Safwan SH didampingi Kabid Bina Kesejahteraan Sosial Drs Karno
   kepada Kompas, di ruang kerjanya awal pekan ini.
   
   
   
   Dikatakan, Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PM KS) serta
   Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) di Maluku terutama
   didominasi anak terlantar 50.151 orang, tuna susila 993 orang,
   penyandang cacat 17.628 orang, bekas narapidana 1.086 orang, lanjut
   usia terlantar 44.634 orang, keluarga fakir miskin 26.202 orang,
   keluarga berumah tak layak huni 42.713 buah, korban bencana alam dan
   musibah lainnya 56.569 orang dan masyarakat yang tinggal di daerah
   rawan bencana sebanyak 365.301 orang, serta sejumlah status sosial
   lainnya secara keseluruhan 626.240 orang.
   
   "Angka-angka itu merupakan jumlah yang terdaftar, selain itu juga
   masih banyak yang tidak terdata karena keterbatasan tenaga yang
   dimiliki departemen sosial, terutama pada daerah kecamatan, tanpa
   kantor pembantu. Hal ini turut menghambat pendataan," katanya.
   
   Selain status tersebut juga masih terdapat suku terasing yang belum
   pernah ditangani sama sekali. Berdasarkan jumlah yang tercatat hingga
   31 Desember 1995 terdapat sebanyak 3.552 kepala keluarga (KK) atau
   12.873 jiwa, terdiri dari 6.377 laki-laki dan 6.496 perempuan.
   
   Jumlah tersebut berasal dari 17 kecamatan, 59 desa, 39 dusun dan
   terbagi pada 12 suku yang berasal dari tiga Kabupaten yaitu Maluku
   Tengah (7 kecamatan), Kabupaten Halmahera Tengah (4 Kecamatan) dan
   Kabupaten Maluku Utara (6 kecamatan).
   
   Sedangkan suku terasing yang masih menjadi binaan Depsos hingga saat
   ini sebanyak 343 KK (1.572 jiwa) terdiri empat suku berada di tujuh
   dusun/lokasi dan lima kecamatan Buru Utara Timur, Seram Utara,
   Taniwel, Tobelo serta di Wasile. (ee)
     _________________________________________________________________