IN: Perlu Partai Baru PUDI di Indon

From: apakabar@clark.net
Date: Sun Jun 02 1996 - 14:02:00 EDT


From: John MacDougall <apakabar@clark.net>
Received: (from apakabar@localhost) by explorer2.clark.net (8.7.1/8.7.1) id RAA25397 for reg.indonesia@conf.igc.apc.org; Sun, 2 Jun 1996 17:03:24 -0400 (EDT)
Subject: IN: Perlu Partai Baru PUDI di Indonesia?

Forwarded message:
From owner-indonesia-l@igc.apc.org Sun Jun 2 16:00 EDT 1996
Content-Transfer-Encoding: 8bit
Date: Sun, 2 Jun 1996 14:40:52 -0400 (EDT)
From: apakabar@clark.net
MIME-Version: 1.0
Message-Id: <199606021840.OAA19330@explorer2.clark.net>
Subject: IN: Perlu Partai Baru PUDI di Indonesia?
To: apakabar@clark.net
X-Mailer: ELM [version 2.4 PL24alpha3]
Sender: owner-indonesia-l@igc.apc.org
Precedence: bulk
Content-Type: text/plain; charset=3DISO-8859-1
Content-Length: 9106

INDONESIA-L

                        PERLUKAH PARTAI BARU
                      PUDI HADIR DI INDONESIA ?

                (komentar tentang PUDI yang sekaligus juga merupakan=20
                                tanggapan
                        terhadap tulisan Saudara Karim KADIR)

        Diumumkannya di Jakarta pada tanggal 29 Mei yang lalu tentang=20
berdirinya partai yang baru di Indonesia, Partai Uni Demokrasi Indonesia=20
(PUDI), merupakan petir di udara politik yang mendung kelam dan sarat=20
dengan gejolak-gejolak sosial. Petir ini mengagetkan banyak kalangan=20
penguasa di Indonesia, dan menggugah perhatian berbagai fihak, baik di=20
dalam negeri maupun luar negeri. Sesudah lahirnya KIPP beberapa waktu=20
yang lalu, munculnya PUDI ini merupakan petunjuk yang lebih gamblang=20
lagi bahwa situasi di Indonesia sudah membutuhkan, dan, dengan mendesak,=20
adanya perobahan.

        Bahwa masalah ini mengandung makna yang besar, ini bisa dilihat=20
dari Rapat Koordinasi Paripurna Bidang Politik dan Keamanan Tingkat=20
Menteri yang dipimpin Menko Polkam Susilo Sudarman (30 Mei) yang telah=20
membicarakan juga masalah ini. Hadir dalam rapat itu, antara lain, =20
Mendagri, Menlu, Menkeh, Menpen, Mensesneg, Panglima ABRI, Jaksa Agung,=20
dan Kabakin. Jadi rapat POLKAM tingkat tinggi. Sementara itu, dapat=20
diduga bahwa di markas-besar atau kantor-besar berbagai orsospol mau pun=20
ormas di Indonesia juga banyak dibicarakan soal kelahiran PUDI ini.=20
Demikian juga di sejumlah kedutaan negara-negara asing di Jakarta.=20
Kumandangnya pasti akan jauh, dan akan berlangsung lama. Buntutnya akan=20
panjang.=20

        Karena, lahirnya PUDI ini merupakan tamparan politik yang tidak=20
kecil bagi Orde Baru. Tamparan, yang kalau dibiarkan saja, bisa=20
menimbulkan kerugian bagi sistem politik dan pemerintahan yang selama 30=20
tahun ini sudah dibangun oleh jalur=20
Suharto-Abri-Birokrasi-Golkar-Konglomerat. Oleh karena itu, tidak=20
mengherankan siapapun juga ketika sesudah Rapat Polkam para penguasa=20
kemudian mengeluarkan berbagai peringatan keras yang pada pokoknya=20
menghantam lahirnya PUDI. Tidak pula merupakan hal yang aneh, kalau para=20
penguasa itu menggunakan berbagai alasan dan dalih untuk menolak=20
kehadiran partai baru ini. Dan sudah dapat dibayangkan jugalah bahwa=20
dalam masa-masa yang akan datang ini akan kita dengar tentang=20
tindakan-tindakan yang macam-macam dari fihak penguasa beserta=20
pendukung-pendukungnya untuk menghalangi segala kegiatan partai baru=20
PUDI ini. Kita lihat saja ber-sama-sama, tontonan apa sajakah, dan,=20
dengan lagu yang mana pula, yang akan disajikan oleh para penguasa=20
negeri ini selanjutnya.=20

        Apa pun yang akan terjadi, dibentuknya PUDI merupakan tindakan=20
yang berani. Keberanian ini mewakili aspirasi banyak orang di Indonesia=20
yang mendambakan perobahan. Ada pejabat yang sudah mulai mengejek bahwa=20
lahirnya PUDI hanyalah perbuatan sejumlah orang. Memang, ketika=20
diproklamasikan berdirinya PUDI, jumlah orang yang hadir tidaklah=20
terlalu banyak. Tetapi, kalau penguasa negeri ini tidak mengadakan=20
tindakan untuk menghambat, menjegal, menyrimpet, mengintimidasi=20
orang-orang yang menaruh simpati kepada partai baru ini, umum akan bisa=20
menyaksikan sendiri apakah gagasan ini laku di hati dan di fikiran=20
banyak orang di Indonesia atau tidak.=20

        Soal pengumuman berdirinya PUDI bukanlah soal remeh-temeh.=20
Sebab, ini menyangkut politik. Di mata para penguasa, justru di sinilah=20
letak kegawatannya. Dalam penjelasan yang disampaikan kepada umum oleh=20
pendirinya, Sri Bintang Pamungkas, disebutkan bahwa :=20
- ia sudah menduga akan adanya reaksi keras terhadap berdirinya partai=20
yang dipimpinnya. Ia juga sudah memperkirakan bahwa kemunculan partai=20
baru itu tak akan mendapat tanggapan positif pemerintah.=20
- ia akan maju terus bersama-sama rekan-rekan lainnya dan tetap=20
bertekad menyosialisasikan partainya ke seluruh tanah air
- bahwa rakyat sendirilah yang akan memberikan legitimasi kepada PUDI
- bahwa ia tak berniat mengikutkan PUDI dalam Pemilu 1997, dan tidak=20
akan mendaftarkan PUDI ke Depdagri
- bahwa rakyat sudah kehilangan harapan akan terjadinya=20
perubahan-perubahan mendasar
- dan karenanya, PUDI mengambil keputusan untuk melakukan perjuangan=20
politik, dengan memegang teguh prinsip-prinsip demokrasi

        Di sinilah letak persoalan kuncinya. PUDI terang-terangan ingin=20
mengusahakan adanya perobahan politik di Indonesia. Dan, pada dasarnya,=20
masalah politik adalah masalah kekuasaan, masalah sistem pemerintahan.=20
Karena itu, wajar wajar sajalah kalau pembesar-pembesar Orde Baru segera=20
menyuarakan berbagai peringatan yang bernada ancaman. Menko Polkam=20
Susilo Sudarman menyatakan bahwa kalau partai PUDI mengadakan aktivitas=20
yang dianggap melanggar undang-undang dan peraturan, ya akan ditindak.=20
Mendagri Moh. Yogie SM menegaskan bahwa pemerintah sama sekali tidak=20
mengakui PUDI, dan bahwa di luar dua Parpol dan Golkar tidak bisa ada=20
lagi partai baru. Assospol Kassospol ABRI Mayjen TNI Suwarno Adiwijoyo=20
menyatakan bahwa ABRI pun senada dengan Mendagri selaku pembina politik=20
bahwa pendirian partai baru tidak bisa diakui karena bertentangan dengan=20
konstitusi yang berlaku.

        Ada ucapan yang lebih tegas lagi. Menhankam Edi Sudradjat=20
mengatakan bahwa keberadaan PUDI tidak dapat dibenarkan. Apa pun=20
alasannya tidak dapat dibenarkan, dan seharusnya organisasi seperti PUDI=20
tidak boleh ada. Karenanya segala aktivitas PUDI akan dilarang, kata=20
beliau. Peringatan yang bernada ancaman juga telah diberikan oleh=20
Kepala Staf Umum (Kasum) ABRI Letjen Suyono yang berbunyi : =BBABRI tidak=
=20
akan segan-segan mengambil tindakan tegas. Apalagi kalau kegiatan mereka=20
mengganggu stabilitas nasional, maka akan saya hadapi =BB, tegas beliau. =
=20
Dari fihak GOLKAR sudah tentu sajalah bisa ditebak sikapnya. Ketua DPP=20
GOLKAR Agung Laksono mendesak pemerintah agar melarang PUDI, karena=20
telah melanggar hukum, dan karena langkah PUDI sangat berbahaya bagi=20
kehidupan politik.

        Pengumuman tentang berdirinya PUDI telah membikin repot dan=20
sibuk fihak penguasa di Indonesia. Apa yang akan dilakukan selanjutnya=20
oleh fihak pemerintah ? Dibiarkan saja ? Ini akan membahayakan sistem=20
politik dan pemerintahan Orde Baru, yang sudah makin tidak disukai oleh=20
banyak orang. Atau akan dicekek dan digebug saja bayi yang baru lahir=20
ini ? Pastilah, akan ada reaksi dari banyak fihak di Indonesia. Sorotan=20
luar negeri yang makin tajam terhadap praktek-praktek penguasa-penguasa=20
Indonesia juga tidak boleh diaggap remeh. Tindakan pemerintah untuk=20
menghancurkan PUDI akan memperjelas bahwa Orde Baru ini sudah mandul=20
akan lahirnya gagasan-gagasan baru mengenai perbaikan sistem politik.=20
Juga makin gamblang bahwa saluran-saluran untuk mengalirkan aspirasi=20
politik rakyat sudah mampet atau buntu. Sebab, praktek selama ini sudah=20
menunjukkan bahwa saluran lewat PPP dan PDI yang sudah sangat sempit itu=20
masih sering juga dihalangi atau dibikin loyo oleh kekuatan raksasa=20
Suharto-Abri-Birokrasi-Konglomerat.

        Dari sudut ini bisa dilihat bahwa langkah untuk mendirikan PUDI=20
itu merupakan tindakan yang berani. Mungkin sedikit nekad juga (dalam=20
arti yang baik !). Tetapi waras. Dan arah missinya benar. Sebab,=20
sumbangannya tidak kecil untuk menggugah banyak orang di Indonesia bahwa=20
perjuangan politik adalah hak setiap warganegara. Bahwa urusan negara=20
adalah urusan rakyat, dan bukan hanya urusan penguasa dan pembesar saja.=20
Bahwa UUD 1945 menjamin adanya kebebasan untuk berserikat atau=20
mengadakan perkumpulan atau mendirikan partai, walau pun memang ada=20
ketentuan-ketentuannya. Bahwa undang-undang (umpamanya UU N=B0 3 tahun=20
1985, yang hanya mengakui adanya 2 partai dan satu Golongan Karya)=20
perlu ditinjau kembali, karena sudah tidak memenuhi kebutuhan situasi.=20
Bahwa sudah benarlah kalau PUDI menyuarakan pembaruan atau perombakan di=20
tengah mandeknya iklim demokrasi dan menguatnya sistem status quo.=20

        Kita masih belum tahu apa yang akan terjadi dengan PUDI dalam=20
masa dekat ini. Mungkin akan diumumkan secara resmi bahwa partai ini=20
dilarang. Resminya, bayi yang baru lahir ini bisa saja dikubur. Dengan=20
diiringi oleh lagu-lama para penguasa, yang sudah sering kita dengar=20
selama beberapa puluh tahun ini (umpamanya, bahwa kelahirannya=20
melanggar undang-undang entah yang mana saja, dan bahwa kehadirannya=20
membahayakan stabilitas nasional, dan sebagainya, seterusnya). Tetapi,=20
pastilah teriakan bayi ini bisa menggugah banyak orang, untuk melihat=20
bahwa memang banyak kerusakan yang perlu diperbaiki. Teriakan ini sudah=20
ada gemanya, dan akan mendorong aspirasi bagi banyak orang lain, yang=20
akan menyebarkan id=E9 ini dalam bentuk lain, di berbagai bidang, dengan=20
macam-macam cara.

        Dari apa yang terjadi di berbagai tempat di Indonesia dewasa=20
ini, baik yang dilakukan oleh kaum buruh, pemuda, mahasiswa mau pun =20
kaum intelektual, makin nyatalah bahwa aspirasi yang dimanifestasikan=20
oleh PUDI mewakili atau merupakan cermin dari id=E9 banyak orang. Id=E9=20
untuk mengadakan perobahan. Dan id=E9 ini tidak bisa dibunuh, selama=20
keadaan masih tetap seperti yang sedang dialami oleh negeri ini. Satu=20
dibunuh, akan timbul yang lain. Inilah arti penting kehadiran PUDI.
=09

                                                =09
                                                        SAMIR AMIN