IN: Jawaban Republika utk Sang Romo

From: apakabar@clark.net
Date: Thu Aug 22 1996 - 06:37:00 EDT


From: John MacDougall <apakabar@clark.net>
Received: (from apakabar@localhost) by explorer2.clark.net (8.7.1/8.7.1) id JAA12341 for reg.indonesia@conf.igc.apc.org; Thu, 22 Aug 1996 09:36:57 -0400 (EDT)
Subject: IN: Jawaban Republika utk Sang Romo (Sandyawan)

Forwarded message:
From owner-indonesia-l@igc.org Thu Aug 22 01:03 EDT 1996
Date: Thu, 22 Aug 1996 08:36:18 +1000 (EST)
From: apakabar@clark.net
MIME-Version: 1.0
Message-ID: <Pine.BSF.3.91.960822082600.1444L-100000@smople.thehub.com.au>
Subject: IN: Jawaban Republika utk Sang Romo (Sandyawan)
To: apakabar@clark.net
Sender: owner-indonesia-l@igc.apc.org
Precedence: bulk
Content-Type: TEXT/PLAIN; charset=US-ASCII
Content-Length: 2289

INDONESIA-L

Date: Tue, 20 Aug 1996 21:18:06 -0700
From: Nadir Basyir <nadir@hotmail.com>
To: apakabar@clark.net
Subject: Jawaban untuk Sang Romo

Jawaban Redaksi

 1. Republika secara tersirat apalagi tersurat tak pernah mengaitkan Romo
dengan kemungkinan sebagai "aktor intelektual" PRD. Istilah "aktor
intelektual (die hard)" dikemukakan Kassospol ABRI Letjen TNI Syarwan
Hamid di Surabaya dengan konteks umum. Sama sekali tidak berkait dengan
Romo.

 Istilah "pelindung" (aktivis PRD) kami pakai berdasar pernyataan Romo
tertanggal 12 Agustus yang antara lain menyebut "Sekali lagi kami
bertanggung jawab atas proses perlindungan itu" (lihat box). Kata
"perlindungan" ini digunakan Romo sebanyak dua kali. Sedangkan kata
menghilang kami gunakan berdasarkan keterangan sahabat Anda yang mengaku
"kehilangan kontak".

 2. Orang-orang yang mengenal Romo menyebut sudah beberapa hari ini Kantor
Institut Sosial Jakarta yang Romo pimpin diawasi oleh orang-orang yang tak
dikenal yang mereka istilahkan sebagai "intel". Jadi pengintaian terhadap
kantor Romo maupun Romo sendiri sudah berlangsung sebelum kami menurunkan
berita tentang Romo. Kalaupun benar ada "teror" seperti yang Romo sebut
jelas tak ada sangkut paut dengan pemberitaan Republika.

 3. Sebaiknya Romo membaca kembali berita-berita kami secara cermat dan
teliti. Tidak ada hal bernada SARA pada pemberitaan Republika --seandainya
harian yang Romo sebut "melakukan tuduhan bersifat SARA" adalah Republika.
Kecuali jika pemuatan nama lengkap Romo ditafsirkan sebagai "bersifat
SARA".

 4. Sebagai media profesional, Republika terus berupaya untuk menyajikan
berita secara proporsional dan berimbang. Keterangan versi Romo pun kami
muat secara lengkap (15/8). Republika pun tak pernah menyatakan salah
pada para aktivis PRD sebelum terbukti di pengadilan.

 5. Kami lebih senang bila ada keberatan tentang pemberitaan Republika
disampaikan sesuai prosedur hak jawab semestinya, dan bukan menyebarkannya
pada pihak yang tidak berkepentingan. Akhirnya, mari kita sama-sama jujur
pada diri sendiri dan pada Allah Yang Maha Rahim. Terima kasih.

---------------------------------------------------------
Get Your *Web-Based* Free Email at http://www.hotmail.com
---------------------------------------------------------