IN: JWP - Prabowo: Saya Murid Hendr

From: apakabar@access.digex.net
Date: Thu Oct 10 1996 - 08:57:00 EDT


From: John MacDougall <apakabar@access.digex.net>
Subject: IN: JWP - Prabowo: Saya Murid Hendro

Forwarded message:
From owner-indonesia-p@igc.org Wed Oct 9 21:48:18 1996
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
Date: Wed, 9 Oct 1996 23:02:38 GMT
From: indonesia-p@igc.apc.org
Message-Id: <199610092302.XAA74228@smtp-gw01.ny.us.ibm.net>
Mime-Version: 1.0
Subject: IN: JWP - Prabowo: Saya Murid Hendro
To: apakabar@clark.net
X-Mailer: Windows Eudora Light Version 1.5.2
X-Sender: apakabar@ozemail.com.au (Unverified)
Sender: owner-indonesia-p@igc.apc.org
Precedence: bulk

INDONESIA-P

http://www.jawapos.co.id/indones/jawapos/news/today/headline/d10x6-8.htm
Jawa Pos
10 Oktober 1996

   Prabowo: Saya Murid Hendro
   Suasana Haru Warnai Pergantian Hendro
     _________________________________________________________________
                                      
   Bandung, JP.-
   Serah terima jabatan komandan Kodiklat (Komando Pembina Doktrin dan
   Pendidikan Latihan) TNI AD di Bandung berlangsung meriah dan sekaligus
   penuh haru. Di hadapan KSAD Jenderal TNI R Hartono, Mayjen TNI
   Hendropriyono secara resmi menyerahkan tongkat komando Kodiklat kepada
   penggantinya, Mayjen TNI Achfas Mufti, yang sebelumnya menjabat Asrena
   KSAD.
   
   Acara serah terima jabatan sebenarnya berlangsung meriah. Selain KSAD,
   petinggi ABRI lainnya juga hadir, antara lain Pangkostrad Letjen TNI
   Wiranto, Danjen Kopassus Mayjen TNI Prabowo Subianto, Irjenad Mayjen
   Muzani Syukur, dan para asisten KSAD. Selain itu, turut hadir
   menyaksikan pelepasan Hendro, antara lain, Pangdam Jaya Mayjen TNI
   Sutiyoso, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tayo Tarmadi, dan Pangdam
   IV/Diponegoro Mayjen TNI Subagyo Hadi Siswoyo.
   
   Yang menarik, selain dihadiri para pejabat teras Angkatan Darat,
   ternyata hadir aktor beken Roy Martin dan Deddy Rizaldi yang mewakili
   para artis dan seniman ibu kota. Tak kalah menarik, mantan tokoh Pokja
   Petisi 50 Drs A.M. Fatwa juga hadir. Mereka datang atas undangan
   khusus Hendro.
   
   Usai serah terima jabatan, Hendro dan pejabat baru Achfas diminta para
   wartawan untuk foto bersama dengan KSAD. Kemudian, ketiganya
   berpegangan tangan seperti salam komando. Undangan yang menyaksikan
   adegan itu akhirnya memberi aplaus panjang. Hendro dengan gaya khasnya
   lantas tersenyum sembari melambaikan tangan. KSAD menyampaikan terima
   kasih atas dedikasi dan kerja keras Hendro yang dalam waktu singkat
   mampu memajukan Kodiklat. ''Kepada Mayjen TNI Drs A.M. Hendropriyono
   SH MBA saya ucapkan terima kasih dan selamat bertugas di tempat yang
   baru dan semoga keberhasilan senantiasa menyertai jenderal,'' ucap
   Hartono.
   
   Acara tambah meriah saat dua atraksi karya Hendro ditampilkan di
   hadapan KSAD. Atraksi pertama berupa seni khas Jabar Rampak Kendang
   yang dimainkan para prajurit Kodiklat. Kemudian, disusul atraksi Kompi
   Protokoler Kolone Senapan para pegawai negeri sipil (PNS) Kodiklat
   yang mirip Paspampres. Kedua atraksi itu membuat semua undangan
   terpukau.
   
   Suasana haru terjadi saat Hendro mengumandangkan prolog rekamannya
   sambil menghadap Pataka Kodiklat. Dengan kata-kata puitis penuh makna,
   Hendro mengungkapkan perjalanannya selama 669 hari menjabat Dan
   Kodiklat. Di akhir prolog, Hendro berujar, ''Aku cinta dan bangga
   Kodiklat TNI AD.'' Selesai itu, mantan Pangdam Jaya ini mencium ujung
   Pataka Kodiklat. Semua undangan menarik napas penuh haru.
   
   Kepada para wartawan, Jenderal Hartono menyebut Hendro bekerja luar
   biasa. Di bawah Hendro, Kodiklat sebagai lembaga baru --sebelumnya
   Kobangdiklat TNI AD-- mampu menata kembali pentingnya doktrin
   pendidikan dan latihan yang merupakan dasar pembentukan satuan yang
   andal. ''Kalau boleh saya katakan, Pak Hendro sangat luar biasa,''
   ucapnya.
   
   Danjen Kopassus Prabowo turut memuji Hendro. Menurut menantu Presiden
   Soeharto ini, Hendro telah sukses melewati setiap tugasnya dengan
   cemerlang. ''Pak Hendro sosok yang kapabel. Saya termasuk murid Pak
   Hendro,'' ujarnya. Mendengar pujian itu, Hendro balik memuji. ''Dialah
   (Prabowo) calon pemimpin ABRI mendatang yang andal,'' tukasnya. Bukan
   hanya itu, aktor Roy Martin pada Jawa Pos menyatakan merasa kehilangan
   figur pimpinan ABRI seperti Hendro, yang sangat baik saat menjabat
   Pangdam maupun Dan Kodiklat dan mampu menunjukkan dirinya sebagai
   pemimpin yang arif dan bijaksana. ''Pak Hendro adalah sosok militer
   pemikir yang arif bijaksana,'' pujinya.
   
   Menurut Roy, dirinya sengaja meninggalkan shooting sinetron Bella
   Vista untuk mewakili para artis ibu kota menyaksikan penglepasan
   Hendro. Sebagai pimpinan ABRI yang dekat masyarakat, termasuk seniman
   dan tokoh selebritis, Hendro dinilai telah banyak berjasa membuka
   keran keterbukaan berpendapat di kalangan masyarakat. ''Artis dan
   seniman yang saya kenal semuanya senang dan memuji Pak Hendro,''
   tandasnya.
   
   Hendro sendiri tak banyak komentar saat diburu para wartawan. Ia hanya
   mengatakan siap ditugaskan di mana saja. ''Kabarnya sih akan
   dikaryakan,'' ucapnya. Saat ditanya jabatan Sesdalopbang di
   Sekretariat Negara yang akan dijabatnya, Hendro belum memastikannya.
   ''Di mana pun ditugaskan saya siap,'' tegasnya. Selain disebut-sebut
   akan menjabat Sesdalopbang yang langsung dibawahi presiden, Hendro
   juga diisukan akan naik pangkat menjadi Letjen. Namun, KSAD saat
   ditanya hal itu menjawab belum ada pembicaraan di Dewan Jabatan dan
   Kepangkatan Perwira Tinggi (Wanjakti).
   
   Dengan lepasnya jabatan Dan Kodiklat, karier militer Hendro dipastikan
   habis. Ia saat menjabat Pangdam Jaya sering disebut- sebut calon
   pemimpin ABRI masa depan. Namun, kini sangat mungkin dia akan diberi
   jabatan Sesdalopbang. ''Secara militer memang kariernya mungkin
   berhenti. Tapi, saya melihat jabatan barunya justru lebih strategis,''
   ucap A.M. Fatwa. (adb)