IN: RPK - Duet Maulana-Kaharuddin C

From: indonesia-p@igc.apc.org
Date: Tue Nov 05 1996 - 19:38:00 EST


Subject: IN: RPK - Duet Maulana-Kaharuddin Canangkan Kemandirian

INDONESIA-P

http://www.republika.co.id/9611/06/06KNPI.01X.html
Republika Online
Rabu, 6 Nopember 1996
                                      
               Duet Maulana-Kaharuddin Canangkan Kemandirian
                                      
                                      
   Penutupan Kongres VIII KNPI semalam bernasib sama seperti rapat-rapat
    sebelumnya. Banyak peserta sudah hengkang lebih dahulu karena memang
       jadwal kongres sudah melewati batas, dari delapan hari menjadi
    sembilan hari. Mereka sudah tak sabar menunggu siapa saja yang masuk
    dalam kabinet DPP KNPI yang dipimpin Maulana Isman dari GM Kosgoro.
                                      
      Dalam acara penutupan semalam dibacakan pula pernyataan politik
    kongres. Pernyataan itu, antara lain, berbunyi: Kongres KNPI memberi
       penghargaan kepada Presiden Soeharto sebagai Bapak Kebangkitan
   Nasional II. Oleh karena itu Pak Harto diusulkan kembali agar dalam SU
      MPR 1998 dipilih kembali sebagai presiden RI Periode 1998-2003.
                                      
    Kongres telah memilih Maulana Isman sebagai ketua umum DPP KNPI masa
   bakti 1996-1999. Maulana yang selama ini menjabat ketua umum Generasi
      Muda Kosgoro terpilih dengan mengumpulkan 28 dari 67 suara yang
          diperebutkan dalam kongres Selasa dini hari di Jakarta.
                                      
      Adik kandung Menteri Pemuda dan Olahraga Hayono Isman itu mampu
     menyaingi kandidat lainnya: Ketua Umum PB HMI Taufik Hidayat yang
    meraih 25 suara, Ketua Pemuda Panca Marga Djoko Purwongemboro meraih
    12 suara dan Kaharudinsyah dari Pemuda Pancasila yang memperoleh dua
                                   suara.
                                      
     Maulana Isman mulai dikenal ketika namanya masuk dalam salah satu
    kandidat calon ketua umum pada kongres KNPI tiga tahun lalu, tetapi
   tidak berhasil menyaingi Tubagus Haryono. Sepekan sebelum kongres KNPI
   yang digelar mulai 28 Oktober lalu, ia kembali menyatakan dirinya siap
     bersaing dengan calon lain dan kini berhasil menduduki kursi ketua
                                   umum.
                                      
   Pada pemilihan pendahuluan, Taufik sebenarnya lebih dulu unggul dengan
        19 suara dari 67 suara. Sedangkan Maulana dan Joko sama-sama
      memperoleh 14 suara, Kahar 11 suara, Adhyaksa enam suara, Gatot
             Sudjito dua suara, dan Ramli HM Yusuf satu suara.
                                      
   Maulana berhasil mengungguli Taufik karena mendapat bantuan suara dari
     Kahar. Sedangkan, Taufik yang didukung kelompok OKP Islam mendapat
                  limpahan suara dari pendukung Adhyaksa.
                                      
      Dari hasil sementara rapat formatur di Hotel Ibis Jakarta Barat,
      semalam, sebagai ketua umum KNPI Maulana akan didampingi Sekjen
   Kaharuddin Syah (PP), Wakil Sekretaris Achmad Aman Astra Ramli (ketua
    DPD I Sumsel) dan Bendahara Umum Lius Sunkarisma (Gemabudhi). Selain
        DPP, formatur juga menyusun MPI (Majelis Pemuda Indonesia).
                                      
   Tim formatur yang dipimpin Maulana terdiri atas sembilan orang yaitu:
         Andi Muhammad (AMII), Asep Sujana (GM FKPPI), Jerry Marmen
    (Fokusmaker), Berry Dean Joku (DPD I Irja), Adhyaksa (DKI Jakarta),
   Hendra Irwan Rahim (Sumbar), Didiet Haryadi (MPI), dan Tubagus Haryono
                              (DPP KNPI lama).
                                      
   Usai pemilihan, Maulana langsung mengadakan konferensi pers pada pukul
     02.30 di arena kongres, Ruang VIP Asrama Haji Pondok Gede, Jaktim.
    "Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan
     dan secara konsisten dapat melaksanakan amanat kongres," ujarnya.
                                      
      Dia berjanji akan menjalankan roda organisasi sesuai dengan yang
      disepakati dalam kongres. Ditanya soal citra KNPI yang merosot,
   Maulana menyatakan, "siap meneruskan perjuangan yang selama ini sudah
    dilakukan, apalagi peran dan fungsi KNPI sebagai satu-satunya wadah
   berhimpun pemuda." Menurutnya, KNPI harus mampu membuka diri terhadap
    segala persoalan dan tantangan di masyarakat. "KNPI juga harus mampu
         membangun kemitraan dalam arti saling mendukung," katanya.
                                      
   Dia juga membeberkan program yang akan dikerjakannya. Yang terpenting,
    katanya, adalah soal kemandirian yang merupakan landasan dasar bagi
   nafas dan gerak KNPI. "Ini merupakan masalah sekaligus tantangan yang
    harus diantisipasi KNPI dalam menghadapi tantangan bangsa, khususnya
             dalam menghadapi era liberalisasi," ujar Maulana.
                                      
    Sejumlah pimpinan pusat kolektif Kosgoro menyambut baik keberhasilan
      kadernya, Maulana Isman terpilih menjadi ketua umum KNPI periode
      1996-1999. "Kami menyambut gembira kader kami yang dipercayakan
   menjadi ketua umum KNPI," kata ketua pimpinan pusat kolektif Kosgoro,
   Thomas Manurung yang didampingi sembilan pengurus pusat lainnya kepada
   wartawan di Jakarta, Selasa. "Ia memang berjuang dengan kemampuan dan
    kekuatan sendiri untuk berhasil." Mereka mengharapkan, untuk menepis
    anggapan KNPI sebagai organisasi papan nama, Maulana Isman yang juga
    menjabat ketua umum Generasi Muda Kosgoro itu harus segera melakukan
                  pembaharuan dan konsolidasi organisasi.
                                      
    Beberapa pengamat masalah kepemudaan seperti Ridwan Saidi dan Fachry
   Ali beberapa waktu lalu sepakat menyatakan bahwa KNPI sudah mengalami
   kemerosotan wibawa sehingga tidak menarik lagi bagi kaum muda di Tanah
    Air untuk bergabung. "Menurut saya selama 10 tahun terakhir ini KNPI
    mengalami 'degradasi' dan karismanya merosot oleh munculnya sejumlah
     organisasi lain seperti Pemuda Panca Marga dan FKPPI," kata Ridwan
                                   Saidi.
                                      
     Fachry Ali menilai, "KNPI sekarang ini sudah terperangkap ke dalam
    politik praktis yang membuatnya tidak ideal lagi menampung aspirasi
    kaum muda." Penilaian tersebut, kata para pimpinan kolektif Kosgoro,
   harus dijawab Maulana dengan pembaruan dan rumusan program yang nyata
        sehingga memberikan nuansa baru bagi KNPI untuk berkembang.
                                      
    Ketua Umum PB PMII Muhaimin, Adhyaksa, dan Ketua Umum GM Gakari Ais
     Anantam Said mengharapkan KNPI di bawah kepemimpinan Maulana lebih
    memberikan ruang gerak kepada OKM (organisasi kepemudaan mahasiswa)
   dan OKP (organisasi kemasyarakatan pemuda). Selama ini mereka menilai
        KNPI terkesan kurang memperhatikan aspirasi OKM. "Karenanya
   kepemimpinan mendatang dapat membawa perubahan bagi keberadaan OKP dan
                            OKM," kata Muhaimin.
                                      
     Ais yakin Maulana bisa membawa wadah berhimpun dengan warna-warna
   kepemudaan yang lebih jelas. "Dia bakal mampu menciptakan suasana yang
          sehat, KNPI bukan corong satu kelompok saja," tuturnya.
                                      
   Dia menyatakan pula KNPI juga harus dapat menjadi pendengar yang baik
   atas keluh-kesah dan problematika di kalangan OKP dan pemuda umumnya.
   Menurutnya, agar KNPI menjadi andalan, maka KNPI harus bisa mengadakan
                               dialog-dialog.
                                      
    Adhyaksa mengharapkan program-program KNPI nanti bisa bermuara pada
    peningkatan sumber daya manusia. "Saya menilai beliau sebagai figur
    pimpinan yang sangat demokratis, dan nuansa ini bisa diteruskan pada
      kepemimpinan KNPI nanti," ujar ketua DPD I KNPI DKI Jakarta itu.
                                      
   Sedangkan Ketua DPD KNPI Jatim Gatot Sudjito menyatakan, sosok Maulana
   yang berkarakter diharapkan akan membawa nuansa yang dinamis di tubuh
      KNPI. Namun, dia mengharapkan, dinamika itu dalam kerangka yang
          positif dan bermuara pada pemberdayaan pemuda. &#127 ban