Issues: Religion (r)

From: apakabar@clark.net
Date: Mon Mar 03 1997 - 15:54:00 EST


From: John MacDougall <apakabar@clark.net>
Received: (from apakabar@localhost) by explorer2.clark.net (8.8.5/8.7.1) id TAA14356 for reg.indonesia@conf.igc.apc.org; Mon, 3 Mar 1997 19:54:01 -0500 (EST)

INDONESIA-L

From: NADRIS@mcscpi.ptcpi.com
Date: Mon, 03 Mar 97 09:36:50 WIB
To: apakabar@clark.net
Subject: (U) Nabi Isa a.s. dan Nabi Muhammad SAW.....2)

---------------------------------------------------------------

 lanjutan.......
 Nabi Isa a.s. dan Nabi Muhammad SAW....
 Mukjizat Nabi Isa...
 Menghidupkan orang mati.....menurut Bibel
 Membuat burung-burung dari tanah......
 Menyembuhkan penyakit kusta, orang tuli dan buta......
 Menurut Al-Qur'an..................
 Bagian kedua......

 Oleh: Nadri Saaduddin

 Apa pula yang dikatakan Bibel sehubungan dengan mukjizat Nabi Isa
 menghidupkan orang mati dan menyembuhkan penyakit kusta, pekak dan
 buta ini? Dalam Perjanjian Baru, Matius 13:15 bisa dibaca sbb:

 " Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar
 dan matany a melekat tertutup, supaya mereka melihat dengan matanya dan
 mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya lalu berbalik
 sehingga aku "menyembuhkan" mereka."

 Kalau kita melihat ayat ini secara utuh untuk mengambil pengertian yang
 jelas maka penyembuhan yang dilakukan Yesus adalah penyembuhan secara
 rohani yang berkaitan dengan keimanan seseorang kepada beliau. Sedikit-
 pun kita tidak melihat apa yang dilakukan Yesus menurut ayat diatas
 berkaitan dengan penyembuhan jasmani, penghidupan jenazah orang mati,
 membuat orang tuli mendengar, orang buta melihat yang kesemuanya dipa-
 hamkan bukan secara kiasan. Hal ini semakin jelas dengan kita melihat
 ayat Al-Qur'an berikut ini.

 Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil ( yang berkata kepada mereka):
 "Sesungguh nya aku telah datang kepadamu dengan membawa suatu tanda
 (mukjizat) dari Tuhanmu , yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah
 sebagai bentuk burung , kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor
 burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta dan
 orang yang berpenyakit kusta, dan aku menghidupkan orang mati dengan
 seizin Allah; .......... dst.............(QS: Ali Imran ayat 49).

 Ayat ini umumnya telah dijadikan pula oleh sebahagian kaum Muslimin
 untuk menunjukan beberapa mukjizat Nabi Isa yang mereka pahami secara
 harfiah sehingga menujukkan kehebatan Nabi Isa dibandingkan Nabi
 Muhammad SAW. Bahkan mereka mengatakan mukjizat ini khusus diberikan
 kepada Nabi Isa saja dan tidak diberikan kepadaNabi-Nabi lain termasuk
 Rahmatan Lil Alamin Muhammad SAW. Nabi Isa menghidupkanjenazah orang-
 orang Israil dan menyembuhkan orang buta dan membuat orang tuli mende-
 ngar, menyembuhkan penyakit kusta dan juga membuat burung dari tanah
 liat kem udian meniupnya sehingga burung-burung itu hidup dan terbang
 membubung keangkasa .

 Kalau kita menelusuri Bibel mengenai mukjizat-mukjizat Nabi Isa ini
 betapa jelas nya, Bibelpun pada ayat yang kita kemukakan diatas tidak
 memahamkan mukjizat ini seperti yang dipaham oleh Mainstream Islam yang
 banyak ini.

 Marilah kita lihat apa yang dikatakan oleh sebuah Kelompok Sempalan
 Minoritas Mu slim mengenai mukjizat Nabi Isa yang luar biasa ini.

 Kalaulah memang Nabi Isa mempunyai kuasa membuat burung (.... burung
 betulan) dari gumpalan tanah liat yang dibentuk... kemudian diberinya
 kehidupan tentulah Bibel sendiripun akan menceritakan kisah ini. Akan
 tetapi sedikitpun Bibel tidak menyinggung kisah pembuatan burung dari
 tanah ini.Dan seluruh Injil dalam Perjanjian Baru tidak mengisahkan
 bahwa Yesus betul-betul menciptakan burung itu. Tidak dijumpai kisah
 demikian baik secara ekplisit maupun implisit sehingga kita meragukan
 sekali bahwa peristiwa itu memang terjadi pada diri Nabi Isa .

 Apalagi mukjizat membuat burung itu belum pernah diperlhatkan oleh
 Nabi-Nabi sebelumnya lewat kisah-kisah Nabi-Nabi yang terdapat dalam
 Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Orang-orang Kristen pun tidak
 ada mengemukakan kisah itu sebagai hal yang diimani mereka kepada
 orang-orang Islam. Dengan menyebutkan mukjizat demikian dalam Bibel
 tentu saja merupakan sebuah bukti yang kuat juga untuk membuktikan
 kehebatan Nabi Isa sekaligus menunjang keyakinan bahwa Isa memang
 adalah Tuhan , sebagaimana yang dikaitkan oleh pengikut beliau kepada
 Nabi Isa. Sayangsekali mukjizat Nabi Isa yang dikemukakan orang-orang
 Islam ini tidak ditunjang sama sekali oleh Bibel. Orang Kristenpun
 nampaknya tidak merasa perlu mengemuka kan kehebatan Yesus atau Nabi
 Isa menciptakan burung dari tanah ini sebagai penguat Ketuhanan Yesus.

 "Inni akhluqu lakum min thiin" ........ Aku membuat untuk kamu dari
 tanah berben tuk burung.... seperti yang dikemukakan QS : Ali Imran 49
 bisa kita artikan seca ra kiasan dengan melihat arti kata "khalq" yang
 memiliki dua arti sbb:

 1. mengukur, menetapkan, merencanakan...... 2. membentuk, membuat,
 menciptakan... dimana arti kata ini tidak bisa dikaitkankepada wujud
 selain Allah sebagaimana kita lihat dalam QS:.... 13:16, 16: 20,
 22 :73, 25:3, 31:10-11, 35:40, 46:4.... dsb.

 Berdasarkan keterangan diatas dan mengingat arti "tanah liat" seluruh
 anak kalimat bisa ditafsirkan sbb: Aku akan membuat untuk kamu suatu
 makhluq seperti burung, maka jadilah ia seperti burung (bisa terbang).
 Ini berarti orang-orang biasa dari kalangan rendah dan hina, tetapi
 mempunyai kemampuann tersembunyi untuk tumbuh berkembang biak bila
 berhubungan dengan beliau dan menerima amanat beliau akan mengalami
 perubahan dalam hidup mereka. Laksana tanah liat yang rendah, berubah
 jadi burung yang terbang membubung tinggi.

 Dari manusia yang merangkak-rangkak diatas debu dan tidak melihat lebih
 jauh dari urusan duniawi belaka, mereka akan berubah menjadi burung-
 burung yang terbang membubung tinggi keangkasa , kekawasan-kawasan
 yang lebih mulia dipuncak kerohanian. Dan inilah sesungguhnya yang
 terjadi dalam kehidupan Yesus. Penjala-penjala ikan yang hina dina dan
 rendah dari Galiliea, berkat ajaran Yesus dan contoh kehidupan Nabi Isa
 itu berangsur angsur melayang-layang tinggi bagaikan burung dalam
 menyampaikan pesan-pesan Allah kepada domba-domba yang sesat diantara
 BaniIsrail, dari Palestina dekat Arab yang menyebar kearah Kashmir
 diperbatasan India dan Pakistan.

 Aadapun penyembuhan orang buta dan penyakit kusta sebagaimana juga
 dikemukakan ayat diatas bisa saja kita pahamkan sebagai sbb:

 Nampaknya dahulu sebelum Nabi Isa, penderita-penderita penyakit terten-
 tu seperti kusta tidak diizinkan mempunyai hubungan kemasyarakatan de-
 ngan orang lain. Kata 'UBRI'U dapat pula diartikan "Aku menyatakan be-
 bas" yang menunjukkan bahwa kelemahan dan kesusahan dari segi hukum dan
 masyarakat yang dikenakan terhadap penderita itu telah dihapuskan oleh
 Nabi Isa. Betapa penyakit kusta yang selama ini dianggap sebagai penya-
 kit kutukan dan dikucilkan dari masyarakat, oleh Nabi Isa diterima
 kehadirannya ditengah-tengah pengikutnya.

 Nabi-nabi sesunguhnya adalah dokter-dokter rohani yang memberikan
 "mata" kepada mereka yang kehilangan pandangan rohani, memberikan pen-
 dengaran kepada orang yang telinga rohaninya tuli dan memberikan kehi-
 dupan kepada mereka yang telah matirohaninya. Dalam hal ini kata "ak-
 mah" akan berarti orang yang mempunyai nur keimanan karena kekuatan i-
 radahnya lemah, mereka tidak bertahan terhadap cobaan dan ujian. Ia
 melihat pada waktu siang hari, yakni selama tidak ada cobaan dan mata-
 hari iman memancar tanpa halangan awan, tetapi bila malam datang, bila
 ada cobaan dan ujian yang menuntut pengorbanan, penglihatan rohaninya
 lalu berhenti (2:20) . Demikianlah kata "abrash" dalam urusan rohani
 berarti orang yang tidak sempurn a imannya , mempunyai mental bercacat,
 berpenyakit rohani diantara bagian-bagian yang sehat...... bersambung
 --------------------------------------------------------->

                                       Wassalamu'alaikum wr,wb,
                      Nadri Saadudin or nadris@mcscpi.ptcpi.com
             PG&T Department, Support Operation-SBU PT CPI Duri
       Phone: (+62-0765) 995466 or 93072, Riau 28884, INDONESIA