[JAVA-L] SM - Potong Bantuan, Kades

From: apakabar@clark.net
Date: Sat May 03 1997 - 05:12:00 EDT


From: John MacDougall <apakabar@clark.net>
Received: (from apakabar@localhost) by explorer2.clark.net (8.8.5/8.7.1) id IAA01109 for reg.indonesia@conf.igc.apc.org; Sat, 3 May 1997 08:08:58 -0400 (EDT)
Subject: [JAVA-L] SM - Potong Bantuan, Kades Dilaporkan ke Bupati

Forwarded message:
From owner-java-l@indopubs.com Sat May 3 07:45:42 1997
Date: Sat, 3 May 1997 05:45:17 -0600 (MDT)
Message-Id: <199705031145.FAA21626@indopubs.com>
To: apakabar@clark.net
From: java-l@indopubs.com
Subject: [JAVA-L] SM - Potong Bantuan, Kades Dilaporkan ke Bupati
Sender: owner-java-l@indopubs.com

JAVA-L

X-URL: http://www.suaramerdeka.com/harian/9705/03/dar8.htm
   
                                                       Sabtu, 3 Mei 1997
                                                                         
Potong Bantuan, Kades Dilaporkan ke Bupati

     BATANG - Supandi, Kades Sidorejo, Kecamatan Gringsing, dilaporkan
     kepada Bupati Batang karena diduga menyalahgunakan wewenang. Antara
     lain memungut biaya tambahan administrasi dan memotong bantuan
     untuk masyarakat di wilayahnya.
     
     Dalam laporannya beberapa warga menjelaskan tentang tingginya biaya
     administrasi di desanya. Antara lain legalisasi surat dikenakan Rp
     25 ribu, pembuatan KTP Rp 10 ribu, akta kelahiran Rp 30 ribu, dan
     pologoro jual-beli tanah Rp 300 ribu.
     
     Kemudian biaya sertifikat Rp 350 ribu, administrasi nikah Rp 110
     ribu, dan administrasi cerai Rp 500 ribu. Bahkan, uang bantuan desa
     tahun 1996 lalu juga dipakai untuk kepentingan pribadi.
     
     Selain itu, Kades juga menarik biaya syukuran untuk lima pamong
     yang lulus ujian. Dengan perincian, untuk kadus Rp 1,750 juta dan
     sekdes Rp 8 juta. Tarikan tersebut semula dianggap oleh pamong yang
     bersangkutan untuk syukuran terhadap masyarakat dengan
     menyelenggarakan pentas kesenian, hiburan, atau selamatan. Tetapi
     uang itu justru digunakan untuk kepentingan pribadi.
     
     Kades juga dilaporkan memotong berbagai bantuan mengenai
     pelaksanaan AMD. Antara lain, bantuan kepada 10 orang yang
     berjumlah Rp 150 ribu tiap orang. Oleh Kades bantuan itu dipotong
     Rp 10 ribu per orang.
     
     Bantuan semen kepada lima orang untuk pemlesteran lima zak/ orang
     juga hanya diberikan empat zak. Bahkan, setiap penerima ditarik Rp
     4 ribu. Kemudian, bantuan semen untuk musala Dukuh Buntu sebanyak
     10 zak sampai sekarang belum diberikan, dan bantuan beras 450 kg
     untuk korban banjir hanya diberikan 400 kg.
     
     Menurut mereka, tindakan kadesnya itu sudah dilaporkan ke Kantor
     Kecamatan Gringsing, Pembantu Bupati, dan Bupati Batang. Namun
     belum ada penyelesaian, sehingga meresahkan warga setempat. Untuk
     itu, warga minta pihak yang berwenang segera turun tangan.
     
     Membantah
     
     Kades Sidorejo Supandi saat dihubungi Rabu lalu, membantah telah
     melakukan pemungutan dan penarikan biaya syukuran. Soal besarnya
     legalisasi surat, pembuatan KTP, dan pembuatan akta kelahiran,
     menurut dia, yang mengurusi sekdes, bukan dirinya.
     
     Sedangkan mengenai besarnya pologoro, dia menyatakan tidak pasti Rp
     300 ribu. hal itu disesuaikan dengan besarnya nilai jual-beli dan
     biaya sertifikat tanah.
     
     Dia juga membantah biaya administrasi nikah mencapai Rp 110 ribu.
     "Yang benar hanya Rp 60 ribu. Dengan prrincian Rp 40 ribu untuk KUA
     dan Rp 20 ribu untuk desa, yang dibagi untuk kades, kaur sosial,
     RT, RW, dan kadus.
     
     Penarikan biaya syukuran dari perangkat desa yang lulus, juga tidak
     pernah dilakukan. Soal bantuan semen untuk musala Dukuh Buntu,
     memang belum diberikan, karena bantuan itu memang belum turun.
     
     Mengenai penarikan Rp 4.000 bagi tiap penerima bantuan semen untuk
     pemlesteran, menurut Supandi, tidak benar. Yang benar, penarikan
     memang ada tetapi Rp 2.500 sebagai biaya angkut untuk 10 zak semen.
     (A15-45k)
       ______________________________________________________________