[INDONESIA-L] SiaR---TOMMY TANGANI

From: apakabar@clark.net
Date: Sat Dec 06 1997 - 15:19:00 EST


Forwarded message:
From owner-indonesia-l@indopubs.com Sat Dec 6 19:17:35 1997
Date: Sat, 6 Dec 1997 17:14:35 -0700 (MST)
Message-Id: <199712070014.RAA13924@indopubs.com>
To: indonesia-l@indopubs.com
From: apakabar@clark.net
Subject: [INDONESIA-L] SiaR---TOMMY TANGANI PENGAPALAN LNG KE JEPANG, ARI...
Sender: owner-indonesia-l@indopubs.com

Replies: siar@mole.gn.apc.org

TOMMY TANGANI PENGAPALAN LNG KE JEPANG, ARI SIGIT BIKIN PLTU

        JAKARTA (SiaR 5/12/97), Anak dan cucu presiden Soeharto, yaitu Hutomo
Mandala Putra (Tommy) dan Ari Sigit terus memperluas kerajaan bisnisnya. Tom-
my akan menangani pengiriman LNG Bontang ke Jepang sedang Ari Sigit akan mem-
bangun PLTU bahan bakar gambut di Riau.

        Tommy melalui PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HIT) diberi kon-
trak pengangkutan gas alam cair (LNG) Pertamina untuk jangka 15 tahun senilai
US$ 180 juta. Kontrak pengangkutan dari Bontang ke Hirosima dan Osaka Jepang
tersebut akan dimulai setelah selesainya pembangunan kapal yang dikerjakan oleh
galangan kapal NKK Jepang, sekitar Oktober 2000.
 
        "Masa kontrak kira-kira akan berakhir pada kuartal III tahun 2015,"
kata Presiden Direktur PT HIT, Soebroto, seusai mengikuti acara penandatanganan
kerjasama Pertamina dengan beberapa perusahaan nasional dan Jepang untuk kon-
trak proyek gas Medium City, Kamis (4/12) di Jakarta.

        Dalam kontrak tersebut, kata Soebroto, HIT bertindak sebagai mitra se-
kaligus anggota konsorsium yang didirikan khusus untuk pengadaan kapal senilai
$US 80 juta dengan kapasitas angkut 22.500 meter kubik. HIT dalam pengoperasian
kapal itu akan menggunakan anak perusahaannya, Humolco Trans., Inc yang meru-
pakan perusahaan patungan dengan Mitsui OSK Line Jepang.

        "Sebelumnya tercatat 9 galangan kapal terkenal mengikuti tender inter-
nasional. Melalui evaluasi yang cukup ketat dan didasarkan pada aspek komer-
sial, teknis, dan hukum, maka pilihan jatuh kepada NKK," kata Roland P Gultom,
General Manager Pertamina LG/JTG menjawab pertanyaan mengenai mengapa memilih
NKK dalam pembuatan kapal.

        Sebelumnya Pertamina telah mengirim LNG melalui kapal MCGC I ber-
kapasitas 19.500 meter kubik. "Tambahan kapal ini membuktikan perhatian Per-
tamina untuk menjadi pemasok utama LNG di Jepang," ungkap Faisal Abda'oe
Direktur Utama Pertamina.

        Dikatakan oleh Abda'oe, selama 1998 hingga 2017 Pertamina menargetkan
penjualan LNG ke kawasan Timur Jauh sebesar 360,05 juta ton senilai $US 63
milyar.

        Sementara itu Ari Sigit salah satu cucu presiden dari Sigit Hardjo-
judanto, berambisi untuk segera membangun PLTU dengan bahan bakar gambut di
Riau. Melalui PT Arha Putra Inti Internasional (APII) pembangunan PLTU ini akan
menelan investasi sebesar $US 130 juta dengan kapasitas 2 x 50 MW.

        Hal tersebut terungkap dalam presentasi yang dilakukan PT APII di
hadapan Sesdalopbang Hendropriyono di Binagraha Kamis (4/12). "Untuk memberi
bahan bakar bagi pembangkit listrik itu diperlukan areal pengambilan gambut
seluas 8000 ha. Jumlah itu akan bisa dipakai untuk mengoperasikan PLTU selama
30 tahun," kata Direktur Utama APII, Endro Muljono Budiman seraya menambahkan
bahwa Ari Sigit dalam APII bertindak sebagai presiden komisaris.

        Luas lahan yang diperlukan oleh APII yang berlokasi di jalur Duri-Dumai
Riau ini menurut Kepala Kanwil Kehutanan Riau, Hertiarto, sudah dikuasai oleh
PT Indah Kiat di bagian Utara dan Salim Grup di bagian Selatan.

        Dari presentasi yang diajukan Jaakko Poyry (konsultan dari Polandia),
harga listrik yang ditawarkan PT APII ke PLN $US 0,066 per KWH. "Patokan harga
ini masih terlalu tinggi untuk PLN yang sebentar lagi go public," kata salah
seorang pejabat PLN yang hadir. ***