[INDONESIA-L] TEMPO - Pembunuhan Mi

From: apakabar@Radix.Net
Date: Mon Feb 22 1999 - 17:24:00 EST


Forwarded message:
From owner-indonesia-l@indopubs.com Mon Feb 22 21:22:40 1999
Date: Mon, 22 Feb 1999 19:22:21 -0700 (MST)
Message-Id: <199902230222.TAA08136@indopubs.com>
To: indonesia-l@indopubs.com
From: apakabar@Radix.Net
Subject: [INDONESIA-L] TEMPO - Pembunuhan Misterius di Aceh
Sender: owner-indonesia-l@indopubs.com

X-URL: http://www.tempo.co.id/majalah/index-isi.asp?rubrik=inv&nomor=2

      NO.21/XXVII/23 Peb - 1 Mar 1999 Mereka yang Tumbang oleh Pembunuhan
   Misterius di Aceh
   
   Nama Umur Alamat (Desa, Kecamatan, dan Kabupaten) Tanggal Eksekusi
   Keterangan
   Rusli Basyah 45 Kulam Ara, Mutiara, Pidie 19 Okt. 1998 Dikeroyok
   ratusan massa hingga tewas. Rumahnya dibakar pukul 9 pagi.
   Muhammad Yusuf Hasballah 45 Simpang Kramat, Kuta Makmur, Aceh Utara 30
   Okt. 1998 Tiga orang tak dikenal warga setempat menggorok leher korban
   hingga tewas. Leher korban nyaris putus oleh senjata tajam; ususnya
   terburai.
   Muhammad Ali alias Cek Li 50 Blang Gapu, Keude Lhueng Putu, Pidie
   Akhir 1998 Dikeroyok ratusan massa; sebagian besar tak dikenal. Korban
   tewas di belakang rumah sebelum sempat mendapatkan pertolongan.
   Zainal Abidin alias Toko Burak 45 Meunasah, Blang Kandang, Lhokseumawe
   22 Des. 1998 Tewas dengan leher tergorok. Di tubuhnya ada dua lembar
   kertas, bertuliskan "Kamu pembunuh bangsa" dan "Cuak".
   M. Yahya Gantoe 55 Seunong, Meureudu, Pidie 19 Jan. 1999 Ratusan massa
   membakar rumah korban.
   Abdul Wahid Gantoe Seunong, Meureudu, Pidie 19 Jan. 1999 Ratusan massa
   membakar rumah korban.
   Azhar Abdullah 29 Peunteut, Blang Mangat, Aceh Utara 28 Des. 1998
   Ditembak di warung seusai makan sahur dengan senjata jenis pendek.
   Saat ini sudah meninggal. Azhar Abdullah adalah bekas aktivis GAM yang
   ditangkap dan dijadikan sebagai cuak oleh ABRI.
   Zaini 46 Ulerubek Barat, Seneudon, Aceh Utara 22 Jan. 1999 Ditembak
   dengan senjata api. Dua peluru menembus bahu kiri dan bagian muka
   korban. Pelaku tak dikenali. Hingga saat ini, korban belum meninggal.
   Keuchik Abbas Ditembak dengan dua peluru senjata AK-47 hingga
   tewas oleh dua laki-laki bersepeda motor.
   Keuchik Arbi Gapi 60 Langkahan, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara 29 Jan.
   1999 Ditembak dengan satu peluru senjata pendek jenis FN pukul 21.30
   oleh tiga orang laki-laki. Peluru menembus mata kiri korban.
   M. Dahlan 45 Tanjong Ceungai, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara 29 Jan. 1999
   Tewas di Lhoksukon, ditemukan pukul 24.00, mengenaskan. Perut korban
   dibelah dengan benda tajam. Di tubuh korban banyak bekas pukulan benda
   keras. Diduga, sebelum dibunuh, korban mengalami penyiksaan berat.
   Sudiyanto (Anto) 36 Blang Raleu, Kuta Makmur, Aceh Utara 7 Feb. 1999
   Ditembak dengan dua peluru senjata AK-47 dari jarak dekat. Pelaku dua
   lelaki berbadan tegap memakai sepeda motor. Peluru menembus pelipis,
   perut, dan paha kanan korban hingga tewas.
   Sufi bin Syahbuddin 41 Alue Papeun, Kecamatan Nisam, Aceh Utara 12
   Feb. 1999 Korban roboh diterjang sebutir peluru penembak misterius
   dari jarak dekat. Ia menderita luka parah di bagian lengan. Peluru
   tembus ke dada sebelah kanan.
   Pelaku dua lelaki berbadan tegap memakai sepeda motor. Saat ini korban
   masih dalam perawatan RS Korem 011/LW.
   Ny. Ti Aisyah 41 Meuria Paloh, Kecamatan Muara Dua, Aceh Utara 14 Feb.
   1999 Ibu empat anak ini ditembaki oleh satu dari dua lelaki muda yang
   mendatangi rumahnya, dengan senjata genggam jenis pistol, sekitar
   pukul 11.00 WIB.
   Muhammad Yusuf 40 Cot Seutui, Beureughang, Kuta Makmur Feb. 1999
   Ditemukan tewas pukul 06.30, 15 Februari 1999. Keterangan visum
   Puskesmas Kuta Makmur: korban tewas kehabisan darah akibat empat liang
   tembakan di kepala dan perut. Tubuh lebam dan muka rusak: dahi remuk
   dan mata terdorong ke dalam. Ditemukan sepeda motor korban dekat
   mayat. Diduga, korban ditembak di atas sepeda motor.Dokumentasi
   Yayasan Anak Bangsa (YAB) Aceh/dari berbagai sumber