[INDONESIA-L] Solusi Masalah Ambon

From: apakabar@Radix.Net
Date: Sat Mar 13 1999 - 12:07:00 EST


Forwarded message:
From owner-indonesia-l@indopubs.com Sat Mar 13 16:05:53 1999
Date: Sat, 13 Mar 1999 14:04:23 -0700 (MST)
Message-Id: <199903132104.OAA15834@indopubs.com>
To: indonesia-l@indopubs.com
From: apakabar@Radix.Net
Subject: [INDONESIA-L] Solusi Masalah Ambon
Sender: owner-indonesia-l@indopubs.com

From: "Nicholas Dickson" <nick_the_dick69@hotmail.com>
To: apakabar@saltmine.radix.net
Subject: Solusi MAsalah AMBON
Date: Sat, 13 Mar 1999 02:06:05 PST

Kerusuhan di Ambon , yang dalam waktu tidak ada dua bulan, sudah
merugikan banyak pihak baik pihak masyarakat Muslim dan Kristen. Jika
kita tarik kesimpulan dari kerusuhan-kerusuhan yang ada dapat kita lihat
di mana pihak Kristen maupun Islam yang di lokasi kerusuhan selalu
menjadi obyek bagi para provokator.

Seperti di Jawa, jika kita lihat dari kerusuhan di beberapa kota,
seperti Solo, Jakarta dengan tragedi Meinya, Tasikmalaya, Situbondo dan
lain2, di situ terlihat bahwa umat ISlam di sana adalah masyarakat
mayoritas dengan penghasilan rendah. Kemudian diprovokasi utk menyerang
orang-orang Cina ataupun Kristen yang tingkat penghasilannya menurut
mereka lebih tinggi.

Sedang di Kupang maupun Ambon, di sana masyarakat Kristenlah yang
merupakan mayoritas dengan tingkat penghasilan yang rendah, di sana
orang-orang BBM (BUGIS, BUTON dan MAKASAR) merupakan pendatang di daerah
itu, dan pada umumnya tingkat penghasilan mereka lebih tinggi dari pada
orang Ambon.

Dengan keadaan sepertin ini, maka dapat dilihat bahwa apa yang dikutip
oleh Prof. Nurkolis Majid di Jurnal Filsafat Islam adalah benar. Di sana
ia mengutip tulisah seorang sosiolog agama Amerika yang mengatakan bahwa

"Jika Karl MArx memandang agama adalah candu bagi masyarakat, maka Karl
Marx itu pantas dibilang terlalu "BAIK" terhadap agama, karena pada
kenyataannya agama lebih kejam dari candu. Jika agama adalah benar-benar
candu bagi masyarakat, maka masyarakatpun; yang Islam akan rajin sholat
5 waktu, taat dan tawakal; sedang yang Kristen akan rajin ke gereja dan
selalu mengasihi sesama manusia meskipun musuhnya. Namun pada
kenyataannya agama lebih kejam dari candu, karena agama bisa membuat
manusia saling bunuh"

Sudah saatnyalah sekarang umat beragama di Indonesia utk mulai belajar
MArxis, karena dari sanalah agama mendapat kritik. Rakyat Indonesia juga
harus disadarkan bahwa agama itu adalah bukanlah sesuatu yanga sempurna,
karena unsur agama adalah manusia. Kesempurnaan hanyalah di tangan
TUHAN, bukan umat Kristen maupun Islam.

HEndaknya dari kerusuhan2 yang terjadi di Indonesia dapat kita tarik
kesimpulan bahwa sebenarnya ajaran2 Marxis amat dibutuhkan di negri
tercinta ini dalam rangka mendewasakan umat beragama.