[INDONESIA-L] Habibie Didemo untuk

From: apakabar@Radix.Net
Date: Fri May 21 1999 - 13:32:00 EDT


----- Forwarded message from apakabar@Radix.Net -----

From owner-indonesia-l@indopubs.com Fri May 21 16:23:29 1999
Return-Path: <owner-indonesia-l@indopubs.com>
Received: from mail1.radix.net (mail1.radix.net [209.48.224.31])
        by saltmine.radix.net (8.8.7/8.8.7) with ESMTP id QAA08067
        for <apakabar@saltmail.radix.net>; Fri, 21 May 1999 16:23:29 -0400 (EDT)
Received: from indopubs.com (indopubs.com [192.41.9.64])
        by mail1.radix.net (8.9.3/8.9.3) with ESMTP id QAA21509
        for <apakabar@saltmine.radix.net>; Fri, 21 May 1999 16:23:28 -0400 (EDT)
Received: from localhost (indopubs@localhost) by indopubs.com (8.8.5) id OAA24513; Fri, 21 May 1999 14:23:19 -0600 (MDT)
Received: by indopubs.com (bulk_mailer v1.9); Fri, 21 May 1999 14:23:18 -0600
Received: (indopubs@localhost) by indopubs.com (8.8.5) id OAA24484; Fri, 21 May 1999 14:23:04 -0600 (MDT)
Date: Fri, 21 May 1999 14:23:04 -0600 (MDT)
Message-Id: <199905212023.OAA24484@indopubs.com>
To: indonesia-l@indopubs.com
From: apakabar@Radix.Net
Subject: [INDONESIA-L] Habibie Didemo untuk Memancing Kerusuhan
Sender: owner-indonesia-l@indopubs.com

To: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Fri, 21 May 1999 18:20:46 +0700
From: "Rahmad Suhandoyo" <sugihandoyo@mailcity.com>
Subject: Habibie di Demo Untuk Memancing Kerusuhan

Habibie di Demo Untuk Memancing Kerusuhan

Demo yang dilancarkan ke rumah dan simbul-simbul yang ada kaitannya dengan
Habibie jelas merupakan upaya terencana rapi untuk membut kerusuhan di
masyarakat. Mereka sadar betul bahwa alasan lain yang rasional dan bisa
dijual untuk memancing terjadinya ker umunan massa dan membuat onar kini
hambir sulit di dapatkan. Oleh karena itu isu yang dilemparkan para
pembuat demo bayaran ini itu-itu saja, misalnya membentuk KRI, menggugat
keabsahan pemnerintahan, dan revolusi yang jungkir balik.

Padahal sebenarnya mereka tidak berani jika ada revolusi, dan itu tidak
mungkin. Karena revolusi hanya terjadi jika umat islam terpancing dan ikut
di dalamnya. Selama umat islam diam dan melihat sebelah mata, apalagi
menghalangi maka niat busuk itu pasti gagal.

Demikian juga jika benar-benar terjadi revolusi, maka mereka akan naik dan
mengatur-atur negara ini tentunya bekerjasama dengan Soeharto dan kalangan
pengusaha besar yang kini terlibat utang dan tuntutan pidana karena KKN.

Jadi ujung-ujungnya adalah untuk mempertahankan status quo baru yang lebih
jahat dan radikal. Hal itu berarti kekuatan umat islam menjadi lemah dan
gampang di atur-atur sebagaimana yang dilakukan rezim Soekarno dan Rezim
Soeharto.

Dengan demo ke rumah Habibie mereka akan menciptakan sumbu pendek baru
yang setiap saat bisa diledakkan untuk menimbulkan kerusuhan atau
kekacauan baru untuk memojokkan hasil pemilu dan Habibie sebagai
pelaksananya.

Kita bisa melihat berbagai bentuk kerusuhan dan provokasi yang tujuannya
satu ingin menjatuhkan Habibie dan kabinetnya. Sampai kini mereka tidak
berhasil seperti yang diharapkan karena ternyata eksistensi Habibie masih
utuh bahkan terus konsisten menjalan kan roda pemerintahannya dengan
selamat.

Hasil yang ditimbilkan dari provokasi dan kerusuhan itu kita bisa
melihatnya. Rakyat-rakyat yang tidak berdosa dan tidak tahu permainan
sebenarnya menjadi korban. Padahal mereka hanya menuntut diringankannya
beban krisis ini agar cepat berlalu.

Namun kondisi ketidakberdayaan ini dimanfaatkan dengan baik oleh mereka
dengan membelokkan arah tujuan sebenarnya. Seperti halnya yang dilakukan
oleh PKI yang mengekploitir persoalan tanah dan kelaparan untuk meraih
simpati dan dukungan. hasilnya semua ra kyat menderita, dan ternyata tidak
mudah melaksanakan janji-janji yang diwujudkan oleh PKI dan negara-negara
komunis lainnya.

----- End of forwarded message from Rahmad Suhandoyo -----

----- End of forwarded message from apakabar@Radix.Net -----