[INDONESIA-L] Penyadapan Australia

From: apakabar@Radix.Net
Date: Mon Sep 20 1999 - 17:17:00 EDT


----- Forwarded message from indopubs@iname.com -----

From owner-indonesia-l@indopubs.com Mon Sep 20 19:45:30 1999
Return-Path: <owner-indonesia-l@indopubs.com>
Received: from mail1.radix.net (mail1.radix.net [207.192.128.31])
        by saltmine.radix.net (8.8.7/8.8.7) with ESMTP id TAA16921
        for <apakabar@saltmail.radix.net>; Mon, 20 Sep 1999 19:45:29 -0400 (EDT)
Received: from indopubs.com (indopubs.com [192.41.9.64])
        by mail1.radix.net (8.9.3/8.9.3) with ESMTP id TAA20525
        for <apakabar@saltmine.radix.net>; Mon, 20 Sep 1999 19:45:30 -0400 (EDT)
Received: from localhost (indopubs@localhost) by indopubs.com (8.8.5) id RAA16943; Mon, 20 Sep 1999 17:40:45 -0600 (MDT)
Received: by indopubs.com (bulk_mailer v1.9); Mon, 20 Sep 1999 17:40:45 -0600
Received: (indopubs@localhost) by indopubs.com (8.8.5) id RAA16828; Mon, 20 Sep 1999 17:39:56 -0600 (MDT)
Date: Mon, 20 Sep 1999 17:39:56 -0600 (MDT)
Message-Id: <199909202339.RAA16828@indopubs.com>
To: indonesia-l@indopubs.com
From: indopubs@iname.com
Subject: [INDONESIA-L] Penyadapan Australia Terhadap TNI
Sender: owner-indonesia-l@indopubs.com

From: "haikal anwar" <unut@hotmail.com>
To: apakabar@saltmine.radix.net
Subject: Penyadapan Australia Terhadap TNI
Date: Sat, 18 Sep 1999 21:37:51 PDT

Siaran berita TV Sunday Morning channel 9 dan Koran Sunday Times,

Dalam Siaran berita di Sunday morning pemerintah Australia diberitakan
mempunyai fasilitas khusus di darwin yang letaknya dekat east timor
untuk menyadap setiap komunikasi yand dilakukan ABRI. Menurut siaran
berita minggu pemerintah Australia mengetahui akan adanya rekayasa TNI
untuk kerusuhan pasca jajak pendapat yang didapat dari fasilitas
penyadapan tersebut diatas.

Dua intelejen Australia telah dipanggil DPR Australia untuk
mempertanggung jawabkan tindakan mereka yang tidak memberitahu
pemerintah bila akan terjadi pembunuhan massal. Juga ditekankan
Pemerintah Australia ingin mengangkat kasus pelanggaran East Timor ini
ke mahkamah international menyangkut pelnaggaran hak asasi manusia.
Menurut berita Sunday Tidak dipungkiri hasil penyadapan tersebut akan
dipakai sebagai bukti dasar. Keterlibatan jendral-jendral TNI seperti
syavry samsudin dan zacky makarim disebut sebut sebagai tokoh latar
belakang kerusuhan timor. Dalam wawancara dengan Menlu Australia
Alexander, ia menyikapi bahwa hubungan Australia dengan ASEAN akan tetap
baik dengan bukti banyak negara ASEAN yang ikut ambil bagian di
peacekeeping force. Disebutkan pula bagaimana Presiden Habbie dan
Jendral Wiranto susah dihubungi oleh PM John Howard untuk konsultasi
lanjutan mengenai krisis timor.

Berita terpisah dari koran Sunday Times menyebutkan bahwa pendaratan
tentara Australia akan dilakukan serempak melalui udara dan darat dengan
helicopter black hawk dan amphibi. Pendaratan group kecil pertama black
hawk dipersejatai dengan senapan meriam jenis ringan untuk mengindari
pro indonesia militia menggagalkan pendaratan.Setelah itu disusul
pendaratan pasukan besar besaran melewati udara mengunakan Hercules.

Untuk pendaratan ampibi ditepi pantai akan diturunkan pasukan Australia,
Gurka, Perancis dan selandia baru selanjutnya mengamankan lokasi. Setiap
tentara dilengkapi topeng gas, rompi anti peluru dan helem kevlart, dan
senapan buru sergap Steyr atau Minimi senapan mesin ringan. Diceritakan
pula nantinya akan ada beberapa tentara SAS(Special Air Service)
Australia yang ahli dalam penyamaran akan ditempatkan di hutan hutan
untuk mengumpulkan informasi imformasi penting dari lokasi atau
konsentrasi tentara milisi. Yang intinya mencegah atau memberitahu bila
akan adanya kontak senjata.Pengunaan Satelit pengintai yang dapat
menfoto darai jarak jauh dipakai dalam operasi intelejen ini. sehari
sebelumnya pasukan katak Australia dimungginkan telah mencheck lokasi
pendaratan amphibi ditepi pantai untuk bersih dari ranjau.

----- End of forwarded message from haikal anwar -----

----- End of forwarded message from indopubs@iname.com -----