[INDONESIA-L] ADHI YUNUS - Amien Rais: Konstitusionalisasi Kudeta

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Wed Apr 19 2000 - 17:00:52 EDT


From: "Adhi Yunus" <adhiyunus@hotmail.com>
To: apakabar@saltmine.radix.net
Subject: Amien Rais: Konstitusionalisasi Kudeta
Date: Wed, 19 Apr 2000 22:01:22 EST

Amien Rais: Konstitusionalisasi Kudeta
Kini Amien Rais Milik Cendana

Belum usai penderitaan bangsa Indonesia dari kebangkrutan ekonomi dan porak
porandanya politik dan kehidupan berbangsa, namun malapetaka tersebut tidak
bosan-bosannya mengintai dan siap menerkam kehidupan rakyat Indonesia. Kini
bangsa Indonesia sedang dipertaruhkan nasibnya oleh sekelompok pemimpin yang
lebih berperan sebagai politikus. Rakyat dan negara telah dijadikan obyek
permainan dan media untuk mencapai ambisi dan kepuasannya.

Sepertinya Indonesia lebih baik dijajah oleh bangsa lain ketimbang harus
dipimpin oleh rakyatnya sendiri yang sangat naif melihat kepentingan rakyat
untuk memuaskan dirinya. Kepicikan para politikus Indonesia mengancam masa
depan bangsa Indonesia. Cara pandang politikus Indonesia dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara seperti melafal huruf ABC. Mereka menyederhanakan
masalah dan mengemaskan sebagai bahan untuk menjatuhkan lawan.

Beberapa kali kepemimpinan Abdurahman Wahid digugat dan dipertanyakan, namun
pada hakekatnya gugatan dan pertanyaan tersebut sangat tidak beralasan dan
tidak masuk akal. Gugatan-gugatan tersebut sangat kentara sebagai upaya
untuk menjatuhkan ketimbang untuk memberikan dukungan ke arah perbaikan.
Beberapa kali pula gerakan-gerakan massa diorganisasi untuk mengganggu
stabilitas keamanan dan politik dengan tujuan yang sama, yaitu merongrong
pemerintahan yang konstitusional.

Indonesia sangat bernasib sial memiliki seorang politikus seperti Amien
Rais. Namun dibalik itu kita patut bersyukur karena kita mempunyai hanya
satu Amien Rais. Ketokohan Amien Rais diperoleh dari pemberontakan dan darah
dengan menjatuhkan rejim Orde Baru, rejim Suharto. Kini Amien Rais masih
terus meniti karir politiknya dengan cara dan strategi yang sama, tanpa
peduli kehidupan dan kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia.

Amien Rais sedang merancang kudeta secara konstitusional terhadap
pemerintahan Gus Dur yang telah secara konstitusional dipilih oleh rakyat.
Amien Rais sadar akan dirinya yang tidak mempunyai massa cukup untuk
menjatuhkan Gus Dur, namun sedang mempunyai kekuasaan lembaga yang dijadikan
modal untuk menjatuhkan pemerintahan Gus Dur.

Sepak terjang Amien Rais sekarang ini tidak berbeda dengan seorang jenderal
yang melakukan kudeta terhadap presidennya. Amien Rais tidak bisa lagi
menggunakan massa untuk menurunkan Gus Dur karena Gus Dur telah dipilih oleh
rakyat, tetapi Amien Rais sedang menggunakan kepercayaan rakyat untuk
mengkudeta Gus Dur. Dengan bermodalkan lembaga tertinggi negara MPR, maka
Amien Rais sedang merancang kudeta yang konstitusional yaitu melalui Sidang
Istimewa MPR. SI MPR adalah senjata untuk membunuh Gus Dur agar turun dari
tahtanya. Namun demikian sangat disayangkan bahwa alasan dan argumen yang
digunakan untuk mengadakan SI MPR sangat kekanak-kanakan.

Amien Rais yang mantan dosen tersebut masih membawa arogansinya seperti dia
menjadi pengajar. Dia hanya melihat Gus Dur dan orang lain adalah
murid-muridnya yang harus diajari bagaimana membaca dan menulis. Amien Rais
beraksi sebagai pengajar Gus Dur dalam memerintah dan memimpin negara. Pada
umumnya dosen di Indonesia yang lebih banyak menguasai teori tanpa mempunyai
pengalaman praktis, maka dia hanya bisa menyalahkan dan menegur. Amien Rais
memberi Rapor kepada Gus Dur dengan banyak angka merah. Namun sayangnya
Amien Rais lupa bahwa yang membuat soal ujiannya adalah dirinya sendiri
sehingga dia bisa memberi nilai apapun dengan jawaban menurut kaca matanya
dan selearanya sendiri.

Amien Rais menilai kepemimpinan Gus Dur dengan menyederhanakan kehidupan
kelas seperti yang dilakukannya di bekas universitasnya. Amien Rais memang
hanya mempunyai pengalaman sebagai dosen, sehingga dia sangat menikmati
nostagia kehidupannya sebagai dosen. Dia tidak tahu bagaimana berperan
sebagai ketua MPR. Oleh karena itu semua orang dianggap bodoh seperti dia
menganggap mahasiswanya yang pasif dan menurut.

Saya sebenarnya mulai curiga terhadap segala tindak tanduk Amien Rais
akhir-akhir ini. Saya menduga bahwa kini Amien Rais sudah dibeli oleh
Suharto melalui makelar Prabowo. Alasan yang mungkin bisa diungkap adalah
bahwa justru pemerintahan Gus Dur sedang giat-giatnya membawa Suharto ke
pengadilan, Amien Rais malah ingin menggoyang Gus Dur. Dengan kejatuhan Gus
Dur diharapkan proses pengadilan Suharto akan tertunda lagi. Suharto akan
terlepas dari tuntutan hukum. Komentar terakhir Amien Rais tentang
"Kesalahan Orba Adalah Kesalahan Kolektif", dimana Amien Rais membela
Suharto justru membuka kemungkinan Amien Rais telah dibeli oleh Cendana.
Komentar Amien Rais tentang ORBA dan Suharto sangat bertentangan dengan
tuntutan dan rong-rongannya terhadap Gus Dur. Justru sekarang Amien Rais
menyalahkan sepenuhnya pada Gus Dur tentang kelambatannya membangun
perekonomian nasional. Bagaimana dengan Menteri-Menteri titipannya yang
tidak becus memimpin departemennya. Bagaimana dengan omongan dan ucapannya
sendiri yang justru membawa petaka bagi rakyat Indonesia.

Amien Rais sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia. Amien
Rais sangat arogan dan GR, sepertinya dirinya adalah profesor yang tahu
segala-galanya.

----- End of forwarded message from Adhi Yunus -----

---
RETURN TO Mailing List Center - <http://www.indopubs.com>
---