[INDONESIA-NEWS] KCM - Batal, Pertemuan Xanana-Joao Tavares

From: indonesia-p@indopubs.com
Date: Fri Jun 30 2000 - 11:52:10 EDT


X-URL: http://www.kompas.com/berita-terbaru/0006/30/headline/55.htm

   
                       Jumat, 30 Juni 2000, 21:00 WIB
                    Batal, Pertemuan Xanana-Joao Tavares
                                      
                               Atambua, Jumat
                                      
     Rencana pertemuan antara mantan pimpinan Pasukan Pejuang Integrasi
    (PPI), Joao da Silva Tavares dengan pemimpin Dewan Perlawanan Bangsa
   Timor (CNRT), Jose Alexandre Kay Rala Xanana Gusmao di perbatasan Mota
          Ain Timor Barat, di Nusa Tenggara Timur (NTT), ditunda.
                                      
       Rencana pertemuan akan dilakukan Jumat (30/6), namun mengalami
   penundaan hingga pada 14 Juli mendatang, sebab mereka saat ini sedang
      berada di luar Timor," kata anggota Dewan Konsultatif Persatuan
      Kesatria Timor (UNTAS), Apolinario da Silva, di Atambua, Jumat.
                                      
          Pertemuan itu sebagai tahap awal mewujudkan proses rujuk
      antara orang Timtim yang selama sekitar 24 tahun bertikai, baik
                   pro-integrasi maupun pro kemerdekaan.
                                      
         Dia mengatakan, Tavares masih berada di Malang dan Eurico
       Guterres (mantan Wakil Panglima PPI) yang menurut rencana juga
             akan menghadiri pertemuan itu, sedang ke Jakarta.
           Sedangkan Xanana, belum pulang dari perjalanan ke luar
      negeri serta Pimpinan Falintil (sayap militer CNRT), Taur Matan
       Ruak yang juga akan turut hadir, sedang melakukan kegiatan di
                    Timtim yang tidak bisa ditinggalkan.
                                      
           "Sergio de Mello (Kepala Pemerintahan Peralihan PBB di
       Timtim) juga sedang tidak berada di Timtim, jadi pertemuan di
   Mota Ain itu, terpaksa ditunda, kalau ada pertemuan di sana hari ini,
    bukan mengatas namakan organisasi dari kedua pihak, UNTAS juga tidak
                        bertanggungjawab," katanya.
           Dia mengakui telah menyampaikan pemberitahuan tentang
      penundaan pertemuan para elit politik prointegrasi dengan anti-
   integrasi di Mota Ain kepada berbagai pihak sejak beberapa hari lalu.
                                      
         Menurut dia, rujuk antar orang Timtim sebagai langkah yang
      positif dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak karena akan
      menjadi rintisan membangun perdamaian di Bumi Lorosae (Matahari
                                  terbit).
        Rekonsiliasi itu penting bagi orang Timtim karena sudah lama
     bertikai, supaya tidak ada korban lagi. Kita harus berdamai tanpa
     syarat, jadi rekonsiliasi tanpa syarat. Kedua pihak jangan saling
       mengajukan tuntutan atau persyaratan kalau mau berdamai,"kata
                            Apolinario da Silva.