[INDONESIA-VIEWS] SUPANGKAT - Perbedaan Nasib Sukarno dan Suharto: Demokrasi

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Fri Jul 07 2000 - 10:20:56 EDT


From: HSUPANGKAT@aol.com
Date: Fri, 7 Jul 2000 07:42:05 EDT
Subject: PERBEDAAN NASIB SUKARNO DAN SUHARTO: DEMOKRASI
To: apakabar@saltmine.radix.net

ANALISIS SUPANGKAT:

     PERBEDAAN NASIB SUKARNO DAN SUHARTO: DEMOKRASI

Tahun 1966 BK sebagai Presiden RI yang sah telah ditangkap dan ditahan in
communicado oleh Jendral Suharto setelah ia menandatangani Supersemar
dan tidak membolehkan ia berobat sewajarnya walaupun penyakitnya sudah
"terminal", komplikasi penyakit yang incurable yang sudah tidak bis diobati
oleh dokter dalam negeri sehingga ia mati lambat setelah merana selama
empat tahun dalam tahanan rumah.

Sekarang Suharto dinyatakan sudah rusak otaknya dan tidak boleh diperiksa
lagi karena menurut pengacaranya akan melanggar HAM-nya (sic!)

Inilah perbedaan nasib Sukarno dan Suharto. Jaman Suharto sudah tidak ada
rule of law lagi karena jasa Sukarno juga yang telah membubarkan Parlemen
dan Konstituante hasil pemilu bebas yang pertama setelah merdeka sehingga
tidak ada yang mau atau berani menggugat.

BK juga waktu itu sudah seperti Suharto sekarang, sudah tidak bisa berpikir
normal lagi karena gangguan fisiknya yang gawat.

Sutan Syahrir sebagai tapol Sukarno telah diperkenankan berobat keluar ne-
geri karena ia ditahan tanpa tuduhan juridis formil. Sekejam kejamnya BK ia
masih memboleh seteru bebuyutan politknya untuk berobat keluar negeri.

Kalau betul Suharto sudah mengalami gangguan otak dan terbukti menurut
tim dokter dan psikiatris independen - yang ditunjuk oleh Jaksa Agung -
maka memang ia tidak boleh diperiksa lagi menurut rule of law.

Apa boleh buat. Namun pemeriksaan oleh tim independen mutlak perlu,
jangan percaya saja kepada pengakuan Tampubolon.

New York, 7 Juli 2000.

----- End of forwarded message from HSUPANGKAT@aol.com -----

--- NEW OFFER: Lifetime _email_ subscription to any 1 (one) of the 5
(five) 'apakabar' lists now available for a one-time donation of US$50 to
support Indonesia Publications' online projects. Email apakabar@radix.net
to make all arrangements. See http://www.indopubs.com for info on these
lists. ---