[INDONESIA-VIEWS] ADE - Salah Kita Memilih Reformasi

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Tue Aug 08 2000 - 16:23:31 EDT


From: "ade firman" <adf_mustaf@hotmail.com>
To: <apakabar@saltmine.radix.net>
Subject: salah kita memilih reformasi !!!!
Date: Tue, 8 Aug 2000 17:05:26 +0700

SALAH KITA MEMILIH REFORMASI !!!!!

Reformasi yang dipilih telah merusak sendi-sendi kehidupan bernegara di
Indonesia. Hanya satu yang disesali saat ini. Kenapa kita memilih
reformasi ketika sebenarnya kita membutuhkan perubahan total struktur
sosial masyarakat.

Siapa yang tidak tahu jika stuktur masyarakat kita telah mengalami
destruktif yang akut. Terlebih struktur ekonomi yang sedianya dapat
menopang struktur sosial masyarakat pada kenyataannya tidak berfungsi
seperti apa adanya.

keadaan ini lebih diperparah oleh aksi "cuek" terhadap realitas sosial
indonesia kekinian yang dilakukan oleh kelas menengah. Mereka lebih asik
terlarut dalam atsmofir metropolis dan kemapanan penghasilan sehingga lupa
akan fungsi mereka sebagai transform er antara kelas atas dengan kelas
bawah.

inilah realitas yang berkembang di Indonesia saat ini. Lantas mengapa kita
memilih reformasi dan juga lantas menyesalinya. bukankah lebih indah kita
rubuhkan dan bangun kembali rumah kita, ketimbang merenovasi rumah kita
yang podasinya telah tua serta rap uh oleh parasit dan rayap yang selalu
menggerogoti konstruksi rumah.

PERJUANGAN KELAS Ada kesempatan untuk kita keluar dari mumetnya konstalasi
sosial masyarakat. Yaitu memanfaatkan fungsi transformasi yang telah
ditinggalkan oleh kelas menengah Indonesia. Fungsi transformasi yang
ditinggalkan tersebut sangat sarat dengan nilai-nilai strat egis dalam
merubah arah total reformasi. fungsi transformasi dapat dipergunakan untuk
memberhanguskan kaum elite yang notabene adalah pembuat pusing dan tukang
adu domba kelas bawah. transformasi dapat menghantar arus bawah ke dalam
kesadaran total, bahwa
 mereka hanyalah bidak catur yang sedang asik dimainkan oleh para elite.
Hal ini pernah dilakukan snevlit pada sarekat Islam pada awal abad 19.

kesadaran awam kelas bawah inilah yang dapat diharapkan menjadi boom
revolusi Indonesia menuju Indonesia yang benar-benar baru. Bukan hanya
sekedar slogan, lipstik, dan kamuflase politik. Lantas yang menjadi
pertanyaan kemudian adalah, bagaimana nasib kel as menengah itu sendiri
jika kelas elite telah dapat kebumikan oleh arus bawah.

kelas menengah dalam zaman apapun akan tetap menjadi "sapi" yang di cucuk
hidungnya dan siap pergi kemana saja asal masih punya kesempatan untuk
diberi makan secara reguler. Mereka tidak akan berteriak dan berontak
mengkritisi keadaan, jika dalam hidupnya
 mereka tetap bisa menikmati penghasilan, bisa pergi pelesiran di cafe dan
disko, serta bisa menikmati seks bebas di berbagai tempat.

Lantas bagaimana jika kelas menengah melakukan perlawanan. Hanya ada dua
pilihan buat mereka. Pertama, menyerah dan lebur dalam kesatuan kelas. Dan
Terakhir adalah terlindas dalam roda revolusi.
 

----- End of forwarded message from ade firman -----