[INDONESIA-NEWS] LIPPO - Pemuka Semua Agama Siap Bentuk Pusat Krisis

From: indonesia-p@indopubs.com
Date: Tue Dec 26 2000 - 20:48:31 EST


X-URL: http://www.lippostar.com/img/lol.dll/lippo/en/channel/news/news_detail.jsp?BV_SessionID=@@@@1733504057.0977880574@@@@&BV_EngineID=caljjgceegkbekfcfkcgchi.0&contentOID=1073810991

   [INLINE] Rabu, 27/12/2000, 05:55
   Pemuka Semua Agama Siap Bentuk Pusat Krisis
   Jakarta, LippoStar
   Para pemuka semua agama yang ada di Indonesia dan mengadakan pertemuan
   di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa malam (26/12), bersepakat dan siap
   membentuk pusat krisis bersama untuk menghadapi permasalahan antar
   umat bergama.
   "Pertama kali akan dibentuk di Jakarta dan diharapkan berkembang di
   semua daerah," kata Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI)
   Nathan Setiabudi dalam wawancara dengan Radio Elshinta, Jakarta, Rabu
   dinihari (27/12).
   Menurut Pendeta Nathan, pertemuan yang digagas secara dadakan tersebut
   dihadiri oleh seluruh perwakilan pemuka agama dan kepercayaan yang ada
   di Indonesia, antara lain Ketua PP Muhammadiyah
   Syamsul Maarif, Ketua PBNU Andi Jamaro, pemuka agama Budha, Hindu,
   Konghucu, dan penghayat kepercayaan Tuhan Yang Maha Esa, serta
   perwakilan agama Katholik dan Protestan.
   Dikatakannya, para pemuka agama tersebut berkumpul di Hotel Borobudur
   sekitar pukul 20:00 BBWI, sebelum datang ke Istana Negara untuk
   bertemu dengan Presiden Abdurrahman Wahid.
   "Presiden sangat terbuka mengenai rencana dadakan kami ini," kata
   Nathan tanpa merinci hasil pembicaraan dengan Gus Dur karena sulit
   membuka catatan akibat diwawancarai sambil mengendarai kendaraannya
   beberapa saat seusai pertemuan.
   Mengenai pembicaraan para pemuka agama itu sendiri, dilanjutkannya,
   fokusnya adalah mengatasai masalah ledakan di beberapa gereja yang
   terjadi pada malam Natal, serta upaya mencegah hal tersebut berkembang
   menjadi sesuatu yang lebih buruk.
   "Maka sangat menyejukkan ketika ketiga pimpinan Islam yang hadir
   menyatakan bahwa mereka telah menyerukan bahwa jika terjadi ledakan
   saat Umat Islam berlebaran, itu bukan datang dari umat Kristiani,"
   katanya.
   Menurutnya, para pemuka bersepakat bahwa kejadian ledakan pada malam
   Natal yang jaraknya hanya selang dua hari dengan malam takbiran itu
   tampak sebagai skenario akan adanya balas dendam dari umat Kristiani.
   Nathan mengatakan, untuk itu maka umat Kristiani siap membantu
   mengamankan lebaran, dan walaupun pembicaraan di antara mereka
   berfokus pada kegiatan keagamaan Islam dan Kristen, tetapi semua
   perwakilan agama yang lain siap membantu.
   Maka untuk menindak lanjuti hal tersebut, katanya, mereka siap
   membentuk pusat krisis bersama, dan mereka berjanji akan melakukan
   pertemuan serupa dalam waktu dekat(Ant/dst)

---
RETURN TO Mailing List & Database Center - <http://www.indopubs.com>
---