[INDONESIA-VIEWS] JOSHUA - Analisa Haram ...

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Mon Feb 05 2001 - 11:51:18 EST


From: "Joshua Latupatti" <joshualatu@hotmail.com>
To: apakabar@radix.net
Subject: ANALISA HARAM SI KOPRAL DUNGU!!!
Date: Mon, 05 Feb 2001 10:41:28

ANALISA HARAM SI KOPRAL DUNGU!!!
--------------------------------------------------------------

Salam Sejahtera!

Saudara-saudara sebangsa,

Setiap manusia dilahrikan dengan ‘karunia rasa malu” dalam ka-
dar tertentu, yang berbeda-beda. “Kadar rasa malu” ini akan ber-
kembang atau menyusut, bersama - sama dengan perkembangan
moral-spiritual seseorang. Walaupun seseorang bisa mengklaim
bahwa “moral–spiritual”-nya berkembang, tetapi jika “kadar ra-
sa malu”-nya justeru menipis, maka pada dasarnya, orang terse-
but sedang mengalami “degradasi moral–spiritual” yang tidak
sedikit!!! Ketika “kadar rasa malu” seseorang mencapai titik ter -
rendah, tetapi tetap bersikeras bahwa dia merasa “lebih beriman”,
maka pada saat itu, sifat orang itu menjadi “serupa dengan bina -
tang”, dan “iman” berubah menjadi “sarang”-nya!!!

Tulisan yang akan saya komentari di bawah ini adalah salah satu
contoh produk dari orang dengan “kadar rasa malu minimum”,
atau malah dari orang yang “tak punya rasa malu”. Tulisan-tu-
lisan seperti inilah, yang memperlihatkan bahwa moral penulis-
nya telah mendekati “moral hewan”!!! Jika “hukum kehilangan
kekuatannya” dan “keadilan kehilangan arahnya”, maka lengkap-
lah sudah sarana dan prasarana bagi orang-orang seperti ini, un-
tuk “mengubah sebuah komunitas manusia” menjadi lebih buruk
dari “kelompok dari binatang liar”, sebab binatang masih punya
kelebihan, bahwa mereka tidak terbiasa dengan “fitnah”!!!

KOPRAL KASTOR:
FORUM PEMBELA KEADILAN MALUKU (FPKM)
Sekretariat: Jl. Kebun Cengkeh No. 11 Telp (0911) 313622

PERKIRAAN KEADAAN TENTANG PERKEMBANGAN KEMA-
JUAN PERJUANGAN RMS

1. FAKTA DAN DATA
Pemberontakan RMS ke I pada tahun1950, dan pemberontakan ke
II pada 19 Januari 1999. Pemerintah dan aparat keamanan tidak
pernah mengangani konflik Maluku antara masyarakat Kristen
dan Islam dengan pendekatan ancaman RMS.

JOSHUA:
Kembali saya tekankan bahwa PROKLAMASI RMS, 25 APRIL 50,
ADALAH PERWUJUDAN HAK YANG “SAH” MENURUT SE-
MUA ATURAN DAN PERJANJIAN INTERANSIONAL, dan BU-
KANLAH SEBUAH PEMBERONTAKAN. Hanya orang-orang
PANDIR yang cukup BEBAL, yang menolak untuk belajar SEJA -
RAH yang benar!!! Seterusnya, hanyalah manusia dengan men-
tal IBLIS yang TEGA memfitnah warga Kristen Ambon/Maluku
dengan Pemberontakan II – RMS, sementara mereka kehilangan
DESA KRISTEN SILALE, lengkap dengan GEREJA dan PASTORI
serta BELASAN RUMAH DI DESA KRISTEN MARDIKA, karena
DIJARAH DAN DIBAKAR oleh perusuh MUSLIM pada sore hari
19 Januari 1999, hari LEBARAN!!! Pemerintah yang ARIF dan BI-
JAKSANA TAHU PERSIS, bahwa LEBARAN BERDARAH, 19 Ja-
nuari 1999, TIDAK ada hubungannya dengan RMS, dan 19 JA-
NUARI 1999, HANYA DIWARNAI dengan HARTA, AIR MATA
dan DARAH WARGA KRISTEN!!!

KOPRAL KASTOR:
Korelasi kepentingan negara-negara besar tertentu/golongan ter-
tentu di mancanegara dengan keberadaan RMS.

JOSHUA:
Paling MUDAH memang, membuang KEBUSUKAN SENDIRI ke
negara-negara BESAR, yang biasanya adalah negara-negara BA -
RAT, dan BARAT itu KRISTEN!!! Padahal, BUKAN RAHASIA la-
gi bahwa justeru negara-negara ARAB, seperti LIBYA, IRAK dan
lain-lain negara Islam seperti AFGANISTAN, adalah SUMBER TE-
RORISME YANG PALING BERKEPENTINGAN dengan MEKAR-
NYA KELOMPOK ISLAM FUNDAMENTAL seperti di Filipina
dan Indonesia!!

KOPRAL KASTOR:
Kehadiran Front Kedaulatan Maluku (FKM) sebagai ujung tom-
bak perjuangan RMS di forum politik dan kemajuan yang telah
dicapai.

JOSHUA:
FKM dikatakan sebagai UJUNG TOMBAK RMS, padahal RMS su-
dah ada sejak tahun 1950!!! FKM dikatakan sebagai DALANG KE-
RUSUHAN di Ambon/Maluku, padahal FKM BARU MUNCUL
pada tanggal 18 DESEMBER 2000, sebagai AKIBAT dari KETI -
DAK ADILAN di dalam KERUSUHAN YANG BERKEPANJANG-
AN!!! FKM muncul ke permukaan karena ORANG MALUKU TI-
DAK DIPERLAKUKAN SEBAGAI RAKYAT INDONESIA oleh
WAKIL-RAKYAT yang MEMBUSUK di DPR/MPR sana!!!

KOPRAL KASTOR:
Kondisi perkembangan politik dalam negeri yang terus membu-
ruk serta gangguan stabilitas keamanan nasional yang mungkin
terjadi.

JOSHUA:
Ketika terdengar teriakan “Keamanan RT semakin tidak terjamin”,
orang se-RT terhasut, lalau berdemo ke rumah Ketua RT!! Orang-
orang ini TIDAK SADAR, bahwa yang “berteriak” itu adalah “ke-
lompok MALING!!! Para petani menyerbu DEPTAN, membong-
kar gudang pestisida, menjarah dan membakarnya, padahal yang
“membakar” mereka adalah para BEKICOT dan TIKUS PENGE-
RAT!!! Apa hubungan BOM MALAM NATAL dengan FKM???

KOPRAL KASTOR:
Pemutarbalikan fakta oleh FKM yang terkait dengan strategi per-
juangan RMS untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Re-
publik Indonesia (NKRI).

JOSHUA:
RMS sudah hampir berumur 51 TAHUN, sedangkan FKM baru
menjelang 3 BULAN!! Fakta apa tentang RMS di dalam kurun
49 TAHUN 7 BULAN yang bisa diputar-balikkan oleh FKM???
Fakta tentang RMS TERSEBAR LUAS dan MERUPAKAN DO-
KUMEN TERBUKA, misalnya di BELANDA dan PBB!!! Masa-
lahnya adalah, “Apakah KOPRAL DUNGU ini bisa JUJUR untuk
MEMPELAJARINYA, ataukah KERENDAHAN BUDI PEKERTI-
NYA mencegah dia untuk MENJADI MANUSIA seutuhnya!!!???
IBLIS yang bergentayangan juga TAHU PERSIS, bahwa SEJAK
MUSNAHNYA DESA KRISTEN SILALE, 19 Januari 1999, SAM -
PAI 17 Desember 2000, TIDAK ADA yang berbunyi FKM di da -
lam SEGALA HAL yang berkaitan dengan Kerusuhan Ambon/
Maluku!!!

KOPRAL KASTOR:
2. PENDEKATAN
Perkiraan keadaan ini menggunakan pendekatan keamanan (se-
curity approach).

JOSHUA:
Saya tidak paham benar tentang metode-metode pendekatan di da-
lam “analisa sirik” ini, tetapi saya yakin, apapun metode pendekat-
an yang digunakan, TANPA KEJUJURAN, semua yang dilakukan
akan TIDAK LEBIH dari sekedar HUJATAN dan FITNAHAN mu-
rahan yang tidak manusiawi!!! “Security approach” hanyalah isti-
lah KOSONG yang digunakan untuk MENGELABUI orang-orang
“terpesona” dengan bunyinya yang mentereng, sehingga KEREN-
DAHAN MUTU dari analisa ini dapat disamarkan!!!

KOPRAL KASTOR:
3. ANALISA
Peristiwa 19 Januari 1999
Pembantaian umat Islam pada hari raya Idul Fitri 1419 H telah me-
nunjukkan dengan nyata keterlibatan RMS sebagai otak dan pela-
ku. Aksi pembantaian umat Islam tersebut bertujuan mengusir
umat Islam dari Maluku agar pihak Kristen menjadi mayoritas da-
lam rangka referendum yang dipaksakan dengan tekanan interna-
sional, seperti yang terjadi pada kasus Tim-Tim. Aksi FKM di fo-
rum diplomasi mendapat dukungan internasional yang akan terus
bertambah.

JOSHUA:
Saya YAKIN, si “kopral dungu” ini TIDAK PUNYA SATU NAMA
PUN dari warga Muslim yang kata lidah ularnya, TERBANTAI pa-
da tanggal 19 Januari 1999. “hari raya Idul Fitri 1419 H” sengaja
diangkat si “moral laknat” ini untuk MENGGELAPKAN MATA
dan MERASUK PIKIRAN warga Muslim!! Penggunaan istilah-isti-
lah RMS dan FKM yang CAMPUR ADUK, bertujuan MENGABUR
KAN pandangan orang banyak!! Orang yang DIBINGUNGKAN
dengan pencampuradukkan RMS dan FKM, akan cenderung un-
tuk memilih jalan pintas dan MENYAMAKAN KEDUANYA, se-
akan-akan yang mendalangi peristiwa 19 Januari 1999 itu adalah
FKM juga!!! Hanya orang “pandir” seperti “kopral kastor” ini,
yang berpikir bahwa “setelah kelompok tertentu membantai ke-
lompok yang lain”, kelompok pembunuh itu akan mendapatkan
DUKUNGAN INTERNASIONAL!! Karena DEMIKIAN BUSUK
nya AKHLAK si “kastor”, dia berpikir bahwa DUNIA INTERNA-
SIONAL itu SEBUSUK DIA!!!

Kasus TIMOR LOROSAE sebenarnya adalah sebuah KECELA-
KAAN, kalau bukan KEBODOHAN POLITIK HABIBIE!!! Meli-
hat BEBERAPA TOKOH PRO-INTEGRASI yang rajin BICARA,
HABIBIE tidak memperhitungkan RAKYAT YANG DIAM!!! Se-
telah DITENDANG REFERENDUM, barulah banyak yang sadar,
tetapi sudah terlambat!! Lalu, mulailah PARA TOKOH LAKNAT
di negeri ini MENYEBAR FITNAH, bahwa LOLOSNYA TIMOR
LOROSAE dari CENGKERAMAN INDONESIA, adalah akibat
HASUTAN PARA PASTOR dan BAPAK USKUP!!! Sekarang,
muncul lagi TOKOH LAKNAT lain, yang tidak tanggung-tang-
gung MENGIDENTIKKAN AMBON/MALUKU dengan TIMOR
LOROSAE!!! Untuk MENGHALALKAN NIAT HARAMNYA itu,
si PANLAK (pandir tapi laknat) ini mengadopsi teori IDIOTIK-
MAYORITAS yang didukung oleh FITNAH PENGUSIRAN war-
ga Muslim dari Ambon/Maluku!!!

KOPRAL KASTOR:
Pemerintah Tidak Berdaulat
Pemerintahan Presiden Gus Dur ternyata tidak berdaya menyele-
saikan pemberontakan RMS ke II ini (peristiwa 19 Januari 1999)
karena tekanan kekuatan besar dari luar negeri, dalam keadaan
pemerinlah dalam posisi yang sangat lemah (politik, ekonomi
dan keamanan dalam negeri).

JOSHUA:
Dengarlah apa kata si IBLIS!!! Ketidak berdayaan Pemerintah ka-
PEMBANGKANGAN “laskar perusuh, penjarah dan pezinah”,
yang didukung oleh SEGELINTIR JENDERAL MURTAD bersa-
ma para PENGHIANAT SAPTA MARGA mereka, sekarang DI-
TIMPAKAN KE DUNIA INTERNASIONAL, seakan–akan PBB
itu hanya beranggotakan NEGARA-NEGARA KRISTEN!!! Pada-
hal, TIDAK SATUPUN NEGARA-NEGARA BARAT yang meng-
klaim negaranya sebagai NEGARA KRISTEN, sebagaimana PA-
KISTAN, IRAN,dll. mengklaim negara mereka sebagai NEGARA
ISLAM!!! KEMAJUAN dan POLA PIKIR MODEREN dari Nega-
ra-negara BARAT, untuk MEMISAHKAN URUSAN NEGARA
dari URUSAN AGAMA, “disejajarkan” si “kopral pandir” ini de-
ngan KETERBELAKANGAN POLA PIKIR negara-negara yang
masih MENCAMPUR AGAMA dengan NEGARA, di dalam TI-
RANI TEOKRATIS TERSELUBUNG, yang diwarnai dengan PE-
NINDASAN atas rakyat kecil yang SEAGAMA tetapi TIDAK SE-
PAHAM, atau yang TIDAK SEAGAMA!!! “POLA BAR-BAR
BERIMAN” inilah yang ingin DICANGKOKKAN si ”kopral du-
ngu” ke Ambon/Maluku, lewat fitnahan terhadap RMS!!!

KOPRAL KASTOR:
Kekacauan di Maluku yang telah berlangsung selama 2 tahun ti-
dak diselesaikan secara tegas sebagaimana harusnya dilakukan
terhadap kekuatan pemberontak yang ingin memisahkan diri da-
ri NKRI.

JOSHUA:
Bagaimana mau selesai jika “kopral pandir” tetap MEMFITNAH
dan MENGHASUT atas nama AGAMA??? Bagaimana mau sele-
sai jika “laskar plastik” tetap MERUSUH, MENJARAH, MENZI-
NAH dan MENDUSTA atas nama AGAMA???

KOPRAL KASTOR:
FKM telah menghasilkan kemajuan pesat di bidang diplomasi se-
hingga mendapat dukungan internasional kepada RMS serta
pembangunan kekuatan bersenjata RMS di Maluku, maka sesung-
guhnya ancaman separatis ini sudah sangat menonjol seperti kebe-
ranian FKM menampakan jadi dirinya serta unsur RMS.

JOSHUA:
Pemimpin Negara manakah, yang pernah ditemui FKM??? “Ne-
gara” manakah yang pernah MEMBERIKAN DUKUNGAN terha-
dap FKM??? Apa pernah ada “pernyataan resmi”, baik dari salah
satu negara “Kristen” atau dari PBB-“Kristen”, tentang FKM???
Pemerintah BELANDA yang paling terkait dengan RMS-pun, BE-
LUM PERNAH mengatakan apa-apa tentang FKM!!! Dari tadi, si-
“kopral bego” ini terus mengulang - ulang kalimat, “FKM telah
menghasilkan kemajuan pesat di bidang diplomasi”, TANPA
MAMPU menyodorkan satu CONTOH KONKRIT-pun!!! Istilah
“pembangunan kekuatan bersenjata” dikulum-kulum, seakan-a -
Amerika (MISALnya) sudah mengalokasikan sekian milyar dolar
sebagai DANA BANTUAN MILITER yang berupa paket berisikan
beberapa F-sekian pesawat tempur, beberapa pembon Stealth, be-
berapa Destroyer, beberapa Tank, Rudal, M-16, dan lain-lain seper-
ti itu!!! Jika FKM itu adalah UNSUR RMS, bagaimana “FKM me-
nampakan jadi dirinya serta unsur RMS”, hai “kopral dungu”???

KOPRAL KASTOR:
Di sisi lain aparat keamanan tidak perlu mengontrol daerah-dae-
rah yang dikuasai pihak Kristen/RMS telah memberikan peluang
besar bagi RMS untuk melakukan penimbunan senjata, amunisi
dan mempersiapkan kekuatan.

JOSHUA:
Katanya si “racun kastor” ini BEKAS MILTER, dan JENDERAL la-
gi!!! Sebagian besar aparat itu juga MILITER kan??? JIKA ANA-
LISA si “racun kastor” ini BENAR, bahwa “warga Kristen menim-
bun senjata dan amunisi”, masakan “aparat keamanan yang juga
MILITER, TIDAK PERLU MENGONTROL daerah warga Kristen?
Hal ini hanya mungkin, jika aparat keamanan yang juga MILITER
dan yang juga dipimpin oleh JENDERAL, “lebih goblok” dari si
“racun kastor”!!! Jika TIDAK, maka bagian ini hanyalah FITNAH-
AN LAKNAT si “kopral dungu” terhadap warga Kristen Ambon/
Maluku, maupun terhadap MILITER!!!

KOPRAL KASTOR:
Keberhasilan Pembangunan Indonesia Indonesia yang berha-
sil dalam pembangunan nasional selama 30 tahun telah ber-
kembang menjadi kekuatan yang mengancam kepentingan
global negara-negara tertentu, karena itu mereka berkepen-
tingan untuk menghancurkan kekuatan Indonesia dengan
memecah belah Republik Indonesia (RI) menjadi negara-ne-
gara baru yang kecil yang terus membangun konflik dengan
pemerintah RI.

JOSHUA:
Bahwa si “kopral dungu” ini menganggap Dunia Internasional
SAMA BEJAD AKHLAKNYA dengan dia dan “laskar-laskar-
nya”, rasanya tidak perlu saya jelaskan lagi di sini!!! Tetapi co-
ba pikirkan bahwa, “sementara bangsa ini bergumul untuk ke-
luar dari SAMPAH SEOHARTO dan ORBA-nya, yang telah
membuat rakyat MERANA selama 32 tahun”, “kopral dungu”
kita ini, menyebut 32 TAHUN KESENGSARAAN itu dengan
30 TAHUN KEBERHASILAN PEMBANGUNAN!!!?? Apakah
bangsa yang “TERANCAM MATI karena KELAPARAN” dan
“TERANCAM MATI KARENA BERBICARA”, bisa memiliki
kekuatan yang mengancam Negara lain???

KOPRAL KASTOR:
Karena itu kekacauan sebagai kelanjutan reformasi sulit dipisah-
kan dari aksi clandestine oleh negara-negara besar tersebut. RMS
adalah bagian dari aksi clandestine yang dilakukan oleh negara-
negara besar tertentu termasuk Timor Lorosae, Aceh, Papua
dan potensial berikut adalah Bengkulu dan Riau.

JOSHUA:
Nah ini dia, DUNGUNYA kelihatan lagi!!! SASARAN sebenar-
nya adalah Ambon/Maluku!!! Tetapi, karena berulang kali dia
dihadapkan dengan pertanyaan, “Bagaimana dengan Aceh”, dan
dia TIDAK BISA menjawab, maka untuk MENGHINDARKAN
KESAN bahwa si “kopral bego” ini sedang melakukan usaha un-
tuk MEMFITNAH, dia MELIBATKAN ACEH, PAPUA dan TI -
MOR LOROSAE secara serampangan!!! Otak pandirnya berpikir
bahwa dengan menyebut ACEH, PAPUA, BENGKULU & RIAU,
orang akan pecaya bahwa “si kopral bego” ini adalah PEJUANG
INTEGRASI!!! Padahal, dengan menyebutkan ACEH, PAPUA,
BENGKULU dan RIAU, tetapi HANYA AMBON/MALUKU yg.
berlepotan liur ular si “racun kastor”, BELANGNYA malah SE-
MAKIN TERLIHAT!! Apa yang pernah dilakukan si “kopral be-
go” ini dengan ACEH yang SUDAH RUSUH, JAUH HARI sebe-
lum AMBON MULAI RUSUH??? Dengan cara yang NGAWUR
dia menggeneralisasikan “negara-negara besar”, karena TIDAK
BECUS merinci negara besar tersebut dengan KEPENTINGAN
MASING-MASING, sehingga perlu MEMANFAATKAN KERU-
SUHAN di Indonesia untuk itu!!! Hanya beginikah ANALISA
seorang BEKAS JENDERAL dengan SECURITY APPROACH
-nya yang diandalkan “laskar plastik”?? Saya rasa, istilah “kop-
ral dungu” memang MEMADAI untuk orang ini!!!

KOPRAL KASTOR:
Kondisi Nasional Yang Terus Memburuk Kondisi perekonomian,
keuangan, politik dan keamanan dalam negeri telah memberi-
kan beban amat berat bagi bangsa Indonesia.

JOSHUA:
Pernyataan ini TIDAK MEMERLUKAN ANALISA, “kopral du -
ngu”!!! KAMBING juga TAHU bahwa KELANGKAAN RUM -
PUT dan SURPLUS TUKANG SATE (kambing) adalah BEBAN
BERAT bagi BANGSA KAMBING!!!

KOPRAL KASTOR:
Konflik politik yang bertujuan menjatuhkan Presiden Gus Dur
dari jabatannya akan berkembang terns sehingga mencapai ti-
tik puncak yang dapat berupa benturan fisik antara kekuatan
pro dan kontra Presiden Gus Dur.

JOSHUA:
ANEH YA??? Para politisi SILUMAN mengatakan bahwa mere-
ka TIDAK BERNIAT MENJATUHKAN GUS DUR, dan HANYA
MELANJUTKAN AMANAT REFORMASI!!! Tetapi ANALISA
si “kopral dungu” ini mengatakan sebaliknya, dan malah mem-
buat ramalan tentang TITIK PUNCAK KONFLIK!!! Apakah ti-
dak mungkin, jika saya katakan bahwa si “korpal dungu” ini
MEMPUNYAI ANDIL di dalam KONFLIK antara PRO – KON-
TRA GUS DUR, dan berdiri pada posisi KONTRA??? Lihat HU-
BUNGANNYA dengan komentar berikut!!!

KOPRAL KASTOR:
Walaupun gejolak yang diperkirakan akan terjadi pada tanggal
15 Januari 2001 tidak menjadi kenyataan tetapi ancaman ke arah
itu akan tetap ada yang pada waktunya akan mengancam stabi-
litas keamanan nasional yang dapat menjadi keadaan khaos di se-
luruh kota besar di Indonesia di mana aparat tidak cukup terse-
dia untuk mampu menanggulangi gejolak itu, karena itu TNI
dan Polri terpaksa menarik kekuatankekuatan yang kini berada
di daerah rawan/bergejolak termasuk di Maluku.

JOSHUA:
Sebenarnya, si “kopral dungu” ini sedang menceritakan PENG-
ALAMAN dan PROGRAM “laskar plastik”-nya!!! Karena su-
dah TERLALU BANYAK YANG MAMPUS di Ambon/Maluku,
sementara HARGA PEREKRUTAN PER- “laskar plastik” terus
MENINGKAT TAJAM, dan hasil yang dicapai MENGECEWA-
KAN, maka “laskar plastik” harus bekerja sesuai dengan PRIO-
RITAS BARU, yaitu MERUSUHKAN PULAU JAWA, terutama
JAKARTA!!! Ambon/Maluku TERLALU SUKAR ditaklukkan
SECARA FISIK, dan akan dikacaukan melalui ajang POLITIK BU
SUK bersenjatakan DUSTA, FITNAH dan HASUTAN!!! Oleh se-
bab itu, sebagian “laskar plastik” ditarik keluar dari Ambon/Ma-
luku, untuk MERUSUH di JAWA, sementara si “kopral dungu”
mempergencar HASUTAN LAKNAT-nya tentang RMS-FKM!!!

KOPRAL KASTOR:
Pada saat itulah RMS akan menggunakan sebaik-baiknya kesem-
patan untuk melancarkan aksi pemberontakan ke-3. Perkiraan
ini dikaitkan dengan pemasokan senjata yang terus menerus ke
Maluku walaupun beberapa kali terbongkar tetapi yang berha-
sil lolos tentu tidak sedikit.

JOSHUA:
Karena terlalu DUNGU, si “kopral dungu” ini sampai mengira
bahwa RMS itu sama dungunya dengan dia, untuk melakukan
“pemberontakan” (istilah si kopral) SECARA FISIK, atau PEM-
BERONTAKAN FISIK, sampai 3 KALI!!!

KOPRAL KASTOR:
Kehadiran Front Kedaulatan Maluku (FKM)
Ternyata Front Kedaulatan Maluku (FKM) telah menampakkan
diri sebagai unsur pelaksana RMS yang berjuang di bidang po-
litik dan informasi telah mencapai hasil yang berarti di negarane-
gara Eropa Barat dan Amerika.

JOSHUA:
Kembali lagi si “kopral dungu” mengulangi pernyataan pandir -
nya tentang “keberhasilan politik FKM” ( kali ini dengan menam-
bah bumbu “bidang informasi”), TANPA MENYEBUTKAN APA-
SAJA KEBERHASILAN ITU!!! Hanya karena “anggota FKM”
ADA di BELANDA dan AMERIKA, “kopral pandir” ini lalu LA-
TAH mengaitkan teori “keberhasilan politik dungunya” itu ke
Eropah Barat dan Amerika!!! Saya percaya, “kopral dungu” ini
TIDAK MELAKUKAN ANALISA, tetapi hanya MENJIPLAK be-
berapa TULISAN dari Anggota FKM, seperti Sdr. Hanny Risakot-
ta di AMERIKA, tetapi MATI-MATIAN menyembunyikan KE-
NYATAAN bahwa KETUA FKM di BELANDA (untuk Eropah)
adalah SEORANG MUSLIM bernama UMAR SANTI !!! Dengan
bersikap LAKNAT seperti ini, barulah FITNAHAN BUSUKNYA
terhadap UMAT KRISTEN AMBON/MALUKU bisa berkhasiat!!!

KOPRAL KASTOR:
Keberhasilan ini telah membuat RMS berani menampakkan diri
lebih jelas melalui FKM dalam rangka lebih mengefektifkan per-
uangan di bidang politik /diplomasi yang legitimated, mereka
telah mengangkat konflik Islam-Kristen di Maluku dengan me-
mutarbalikkan fakta untuk mendapatkan dukungan internasio-
nal terutama dari negara tertentu yang terkait kepentingannya
dengan keberadaan RMS. Pemutarbalikan fakta tercatat sebagai
berikut:

JOSHUA:
Dari tadi selalu “keberhasilan”!! Mula-mula “keberhasilan poli -
tik”, lalu “keberhasilan informasi”, dan sekarang “keberhasilan
“politik /diplomasi yang legitimated”, TANPA RINCIAN DAN
BUKTI, tetapi hanya untuk mendukung PERUBAHAN MURAH-
AN dari pernyataan “MENAMPAKKAN DIRI” ke “MENAM-
PAKKAN DIRI LEBIH JELAS!!!

KOPRAL KASTOR:
Pembantaian umat Islam di Ambon pada 19 Januari 1999 telah
dipropagandakan di Eropa Barat dan Amerika sebagai aksi ge-
nocide (Christian cleansing) oleh pihak Islam dalam rangka pro-
gram islamisasi di Maluku.

JOSHUA:
Ingin MEMBUKTIKAN perkataan si “racun kastor”??? Mudah!!
MINTAKAN SAJA KRONOLOGIS PENEMBAKAN JEMAAH
IED di LAPANGAN MERDEKA. AMBON, oleh WARGA KRIS-
TEN, dan disertai dengan DATA-DATA KORBANNYA!!! Kita-
lihat nanti, BAGAIMANA si “kopral dungu” ini MERAMU JA -
WABANNYA!!!

KOPRAL KASTOR:
Isu ini juga disampaikan di kalangan masyarakat Kristen Ambon
/Maluku sehingga secara tidak sadar mereka telah melibatkan di-
ri dalam aksi pembantaian umat Islam.

JOSHUA:
Bagian ini masih termasuk TUDUHAN “pemutarbalikkan fakta”
yang dilakukan FKM kan?? Sejak kapan warga Kristen Ambon/
Maluku mulai melakukan PERLAWANAN?? 20 JANUARI 1999,
sekitar pukul 04.30 PAGI, dengan SASARAN, TUMBAL AL FA-
TAH, warga asal BBM – PASAR GAMBUS!! Apakah mungkin
FKM yang BARU LAHIR pada tanggal 18 DESEMBER 2000, bisa
MENGASUT warga Kristen untuk menyerang Pasar Gambus???
Lagipula, bukankah RMS itu DINYATAKAN si “kopral dungu”
sebagai INDENTIK DENGAN KRISTEN AMBON/MALUKU???
Jika memang benar bahwa RMS-KRISTEN melakukan “pembe -
rontakan ke-2”, apakah warga Kristen Ambon/Maluku masih
PERLU DIHASUT LAGI??? Dasar PENDUSTA DUNGU!!!

KOPRAL KASTOR:
TNI dituduh sebagai pelaksana dan yang mendesain aksi keru-
suhan dengan menggunakan Laskar Jihad Ahlus Sunnah wal Ja-
maah. Mereka juga mengangkat sejumlah fakta untuk mendu-
kung tuduhan itu diantaranya TNI tidak akan menyelesaikan
konflik ini walaupun sudah berlangsung 2 tahun karena TNI ter-
libat di dalamnya. Islamisasi dengan kekerasan dengan menggu-
nakan kekuatan TNI dan Laskar Jihad ASWJ demikian pula se-
mua daerah Kristen yang dikuasai TNI ternyata dengan mudah
diserang dan dihancurkan oleh pihak Islam.

JOSHUA:
Belum beberapa lama, kita membaca “analisa si kopral dungu”
yang MENDISKREDITKAN TNI (YonGab), sehubungan dengan
kasus “KOMANDO SILUMAN WIJAYA II”!!! YonGab sebagai
GABUNGAN UNSUR-UNSUR TNI, dituduh sebagai PERUSUH
yang tidak berperi-kemanusiaan, padahal YonGab SEDANG BER-
ADA PADA JALUR YANG BENAR UNTUK MEREDAM KERU-
SUHAN!!! Hanya seorang “kopral dungu” yang “rendah moral-
nya”, yang kemudian MEMFITNAH warga Kristen sebagai pihak
yang “menuduh TNI bersekongkol dengan laskar plastik”!! Saya
TIDAK mengatakan bahwa “tuduhan persekongkolan” itu tidak
pernah ada, tetapi hal itu dilakukan terhadap OKNUM TNI (con-
tohnya Mayor NURDIN NONTJI), dan BUKAN INSTITUSI TNI!!
Kalau tuduhan warga Kristen itu TIDAK BENAR, TIDAK AKAN
ADA PASUKAN KHUSUS untuk MEMBURU DESERTIR di Am-
bon/Maluku!!! Di dalam kasus KOMANDO SILUMAN WIJA-
YA II, misalnya, apakah pernah ada PROTES dari pihak Kristen
terhadap TNI (YonGab)!!! AKHLAK KOTOR si “kopral dungu”
inilah yang menjadi DASAR FITNAHAN KEJI-nya!!!

KOPRAL KASTOR:
Genocide ini didahului dengan aksi-aksi pelanggaran HAM sela-
ma 50 tahun terakhir di Maluku yang dilakukan oleh kekuatan
orde baru.

JOSHUA:
Karena niat HARAM dan KEBODOHANNYA, “kopral dungu”
ini sampai MENYALAHI KONSEP MATEMATIKA SEDERHA-
NA, dan MEMBANTAH TEORINYA DUNGUNYA SENDIRI!!
Coba baca pernyataannya sekali lagi:

“Keberhasilan Pembangunan Indonesia Indonesia yang berha-
sil dalam pembangunan nasional selama 30 tahun…”

50 Tahun ke belakang, ketika RMS memproklamasikan KEMER-
DEKAAN-nya, kita berada di dalam zaman SOEKARNO, yang
berlanjut higga tahun 1965!!! Atas dasar PERHITUNGAN DU-
NGU manakah, si “kopral bego” ini bisa menyimpulkan bahwa
ORBA sudah berkuasa di Indonesia selama 50 TAHUN?? Mana
mungkin di dalam 50 TAHUN PELAGGARAN HAM, terdapat
30 TAHUN KEBERHASILAN PEMBANGUNAN, yang kata si
pandir - bejad ini sebagai, TELAH MENCEMASKAN NEGARA-
NEGARA BESAR???

KOPRAL KASTOR:
Keselamatan umat Kristen menjadi terancam sedangkan pemerin-
tah tidak memberikan perlindungan terutama selama kerusuhan
terjadi. Karena itu FKM dalam konferensi persnya di Ambon pa-
da tangggal 18 Desember 2000 telah menuntut untuk mendapat-
kan kedaulatan bagi RMS yang diusulkan untuk diproses melalui
intervensi PBB seperti yang terjadi di Tim-Tim. Tuntutan seperti
itu telah dikumandangkan satu tahun terakhir oleh RMS yang di -
sampaikan oleh sejumlah tokoh Kristen di Ambon bahkan Ketua
Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) Pdt. Semmy Titalay Sth.
yang di hadapan media elektronika (TV swasta) menuntut dilaku-
kan referendum di bawah pengawasan PBB di Maluku.

JOSHUA:
Perhatikan IBLIS BERAGAMA ALLAH ini memutar lidahnya!!!
Bagaimana mungkin UMAT YANG MERASA TERANCAM ma-
lah melakukan PERANG MASAL yang FRONTAL??? Masakan
seorang BEKAS MILITER TIDAK TAHU bahwa SEBUAH KETI-
DAK PUASAN TERHADAP SUATU REZIM (katakanlah begitu)
akan DIMULAI dengan TERORISME atau gerak GERILYA???
“kopral bejad” ini dulunya MENGECAM GPM yang katanya HA-
RUS MENJADI MUI-nya KRISTEN untuk MEMBERI SANGSI KE-
PADA FKM!!! Sekarang, “kopral laknat” ini malah M ENUDUH
KETUA SINODE GPM sebagai PENUNTUT REFERENDUM un-
tuk Maluku!!! Coba MINTAKAN KONFIRMASI, TV YANG MA-
NA, DI MANA, JAM BERAPA, DALAM ACARA APA, dan BA-
GAIMANA BUNYI PERNYATAAN LENGKAPNYA!!! Ular Be-
ludak ini akan merayap masuk dan bersembunyi ke dalam liang-
nya!!!

KOPRAL KASTOR:
Dengan demikian dapat kita lihat dengan nyata bahwa yang dila-
kukan di Eropa barat dan Amerika serta diplomasi keliling dunia
yang dilakukan oleh FKM bertujuan untuk mendapatkan dukung-
an internasional untuk mendirikan RMS sebagai negara merdeka
terlepas dari Republik Indonesia.

JOSHUA:
Tanyakan si KAMBING GILA ini, “APA SAJA YANG DILAKU-
KAN di EROPAH BARAT dan AMERIKA??? “NEGARA-NEGA-
RA MANAKAH YANG MENJADI SASARAN DIPLOMASI KE-
LILING DUNIA, DAN APA ISI serta HASIL DIPLOMASINYA???
Katanya ANALIS MILITER dengan PENDEKATAN KEAMAN-
AN, lalu mememberi sub-judul “FAKTA dan DATA”!!! Kenyata-
annya, ISINYA HANYA KEBODOHAN BERULANG, yang DI-
LUMURI OLEH KEDEGILAN AKHLAK!!! Tanyakan si “kopral
dungu” ini, apakah artinya NAU-NAU BUREK MAKANANG TU-
MA di Ambon/Maluku, sebab ITULAH DIA!!!

KOPRAL KASTOR:
4. KESIMPULAN
Kerusuhan yang terjadi di Ambon adalah dalam rangka mendiri-
kan RMS yang dipropagandakan di mancanegara sebagai aksi
christian cleansing (genocide) karena itu mereka meminta perlin-
dungan internasional dan dukungan untuk melepaskan diri dari
RI.

JOSHUA:
Jika RMS itu IDENTIK dengan KRISTEN (saja), maka TIDAK
ADA ALASAN BAGI RMS, untuk MEMBAKAR SENDIRI GE-
REJA, PASTORI, SELURUH DESA KRISTEN SILALE dan SEBA-
GIAN MARDIKA, pada tanggal 19 Januari 1999, DENGAN TU-
JUAN MENGHASUT UMAT KRISTEN!!! Tindakan LAKNAT
seperti itu BUKAN milik RMS, tetapi PUSAKA “kopral plastik”
bersama gerombolan “laskar plastik”-nya!!!

KOPRAL KASTOR:
Rencana mendirikan RMS telah disiapkan dalam suatu strategi
perjuangan di bidang diplomasi yang didukung kekuatan bersen-
jata di Maluku.

JOSHUA:
RMS SUDAH BERDIRI, TETAP HIDUP SAMPAI SEKARANG,
dan AKAN TETAP HIDUP, walaupun si “racun kastor” sudah
menjadi santapan cacing!!! RMS adalah KELOMPOK MANUSIA
yang TINGKATNYA JAUH DI ATAS GEROMBOLAN HEWAN
DUNGU, PERUSUH, PENJARAH, PEZINAH dan PENDUSTA
yang MENUNGANG dan MENISTAI ISLAM!

KOPRAL KASTOR:
Tema yang dipakai dalam aksi diplomasi adalah "Islamisasi di
Maluku," yang dilakukan oleh kekuatan Islam dengan menggu-
nakan TNI dan Laskar Jihad ASWJ.

JOSHUA:
LUKA BERNANAH PADA UJUNG PENIS PARA PRIA WARGA
PULAU KESUI, sebagai akibat SAYATAN SEBILAH SILET un-
tuk SEMUA, dan LUKA BERNANAH PADA VAGINA PARA
WANITA PULAU KESUI, sebagai akibat SAYATAN PISAU DA-
PUR, serta PERASAAN TERHINA dan DIHIANATI, YANG A -
KAN DIBAWA SEPANJANG SISA HIDUP MEREKA, ADAL -
AH “BUKTI KEBIADABAN MORAL dibalik PENGISLAMAN
KARBITAN dan NIAT LAKNAT di dalam DUSTA dan HASUT-
AN si “racun kastor”!!!

KOPRAL KASTOR:
Kemajuan di bidang diplomasi akan memungkinkan ikut campur
tangannya PBB dan tekanan zionis internasional yang hasil kerja-
nya telah memporak-porandakan Indonesia sehingga nasib bang-
sa ini tergantung kepada kekuatan-kekuatan terasebut.

JOSHUA:
Hanya HEWAN BERMENTAL IBLIS (hewan asli tak berdusta) yg.
MENYATAKAN BAHWA YAHUDI (zionis) BERSAHABAT DE-
NGAN KRISTEN!!! Hanya HEWAN JELMAAN IBLIS YANG ME-
RUSAK KEDAMAIAN FIRDAUS lalu MENYALAHKAN ADAM
dan EVA!!!

KOPRAL KASTOR:
Kesalahan terjadi peristiwa 19 Januari 1999 akan ditimpakan kepa-
da umat Islam dan TNI sebagai aksi islamisasi dan genocide.

JOSHUA:
KESALAHAN BESAR PERUSUH PENUNGGANG ISLAM di
AMBON/MALUKU, SAMA DENGAN KESALAHAN BESAR
ABDUL NASSER DI TIMUR TENGAH!!!! Nasser mengigau,
“DALAM 3 HARI, ISRAEL AKAN KITA TAKLUKKAN”, lalu Al-
Fatah mengembik, “DALAM BEBERAPA JAM, AMBON AKAN
KITA KUASAI”!!!

KOPRAL KASTOR:
5. SARAN
Konflik Islam-Kristen di Maluku ternyata adalah aksi pemberon-
takan RMS ke II yang dapat berkembang menjadi aksi pemberon-
takan ke III yang lebih dahsyat sehingga Maluku dapat menjadi
Aceh ke II, karena itu pemerintah harus segera menanganinya
dengan cara yang benar, yaitu membongkar tuntas kasus 19 Janu-
ari 1999.
Ambon, Januari 2001
Wakil Ketua
Rustam Kastor

JOSHUA:
Sudah SEJAK LAMA saya USULKAN, “dudukkan kedua pihak
di dalam suatu FORUM SALING BERBUKA, dimana kedua
pihak dapat SALING MENGGUGAT berdasarkan BUKTI yang
dimiliki masing-masing pihak!!! FORUM ini BUKANLAH ajang
SALING MENYALAHKAN, tetapi ajang PENGUNGKAP KEBE-
NARAN dari AKSI ANARKIS 19 JANUARI 1999!!!

Sampaikan lagi TANTANGAN ini kepada si “racun kastor”, dan
anda akan melihat bahwa “askar tidak berguna” ini akan memi-
lih untuk TETAP MENJADI TIKUS PARIT, YANG MENCICIT
DI DALAM KEGELAPAN dan GELIMANG KEBUSUKAN, TAN-
PA BERANI MENIKMATI HANGATNYA KEBENARAN SI-
NAR MATAHARI !!!

Salam Sejahtera!
JL.

----- End of forwarded message from Joshua Latupatti -----

---
RETURN TO Mailing List & Database Center - <http://www.indopubs.com>
---