[INDONESIA-VIEWS] JOSHUA - Laskar Plastik Tetap Gemar Berdusta

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Wed Feb 28 2001 - 14:45:29 EST


From: "Joshua Latupatti" <joshualatu@hotmail.com>
To: apakabar@radix.net
Subject: LASKAR PLASTIK TETAP GEMAR BERDUSTA!
Date: Wed, 28 Feb 2001 12:08:39

LASKAR PLASTIK TETAP GEMAR BERDUSTA!
-------------------------------------------------------------------

Salam Sejahtera!

Saudara-saudara sebangsa,
Saya mengajak anda semua, untuk kembali menelusuri dusta
“laskar plastik”, yang sudah tidak bisa tidak disebarkan lagi.
Mereka semakin galau dan panik, sehingga tidak sadar sudah
terjepit erat di antara dusta yang beranak dusta! Semakin la-
ma, semakin dalam mereka terbenam di dalam dusta dan hasut
an mereka sendiri, sehingga tidak ada jalan untuk kembali, se-
lain berdusta dan menghasut terus sampai akhir hayat!!!
Jika ada bagian yang terpotong, itu karena saya anggap tidak
penting, dan berita lengkapnya dapat anda lihat sendiri pada si-
tus “maluku.org/hain” Selamat mencermati!

LASKAR PLASTIK:
Dewan Pimpinan Pusat
Forum Komunikasi Ahlus Sunnah wal Jamaah

Yon Gab Dinilai Tidak Adil

Ambon, Laskarjihad.or.id (25/02/2001)
Sejak kedatangan Batalion Gabungan (Yon Gab) dinilai tidak
bisa memposisikan diri sebagai aparat yang ditengah-tengah,
sehingga terlihat tindakan dan sikapnya tidak adil. Ketidakadil-
an Yon Gab tersebut sangat dirasakan sekali oleh masyarakat
Muslim Ambon. Menurut warga muslim, sejak kedatangannya
di Ambon, 8 Agustus 2000 yang lalu, Yon Gab selalu melan-
carkan operasi pembersihan yang diikuti dengan kekerasan di
basis-basis pemukiman muslim.

JOSHUA:
Saya pikir, selama “adil dan tidak adil” itu hanya didasarkan
pada “perasaan”, di sana tidak ada yang benar-benar dapat dija-
dikan pegangan, selain daripada ‘kecengengan’ yang menjerat!
Jika “laskar plastik” ini punya otak yang masih bisa dipakai un-
tuk berpikir positif, seharusnya kalimat terakhir di atas tidak di-
sertakan, sebab “pembersihan hanya dilakukan pada lokasi-lo-
kasi yang kotor dan berbau busuk serta berpenyakit”!!!

LASKAR PLASTIK:
Di lain pihak, belum pernah terdengar kalau Yon Gab melaku-
kan sweeping (razia) senjata di daerah perkampungan kristen.
Padahal dari kantong kristen di Passo, Galala, Kuda Mati,
Benteng Atas, Korang Panjang, sekitar Tugu Trikora , sering
terdengar tembakan dan dentuman bom.

JOSHUA:
Saya kuatir, tembakan dan dentuman bom itu adalah milik pa-
ra perusuh yang tidak bisa diam melihat orang bergembira di
dalam damai! Anak-anak Kristen juga suka membunyikan
apa yang mereka miliki sebagai percobaan, sesekali! Tetapi
selama itu dibunyikan di dalam ‘rumah sendiri’, hal itu tidak
merupakan ancaman bagi pihak lawan dan aparat sendiri!
Saya pastikan, Yon Gab tahu, mana yang namanya “main-ma
in dengan bom” dan mana yang namanya “menyerang de-
ngan bom!!! Ada perbedaan besar antara “pihak yang suka
‘bikin ribut’ dengan bunyi senapan, dan “pihak yang suka ‘bi-
kin rusuh’ dengan senapan!!! Mau menuduh, malah menelan-
jangi diri sendiri!

LASKAR PLASTIK:
"Dengan kenyataan itu membuktikan bahwa, selama ini Yon
Gab dengan komandannya Mayor Ricky Samuel, jelas mem-
posisikan diri di pihak kristen. Memang pernyataan tertulis ti-
dak ada, namu dari praktek di lapangan menunjukan kalau
Yon Gab sudah tidak netral lagi di Ambon," kata sekjen Front
Pembela Islam (FPI) Maluku, Aziz Fidmalan kepada Laskarji-
had.or.id.

JOSHUA:
Pernyataan ini membuktikan “betapa bodohnya seorang sek-
jen Forum Perusuh Indonesia”!! Masakan Mayor Ricky Sa-
muel, membuat pernyatan tertulis bahwa “Dengan ini, saya,
Mayor Ricky Samuel, Komandan YonGab di Ambon, menya-
takan bahwa kami memposisikan diri pada pihak Kristen Am-
bon, dengan pertimbangan …dst”!!!??? He Azizah, budaya
bikin pernyataan di dalam gerombolan Forum Perusuh Indo-
nesia itu, jangan disangkutkan pada orang lain, yang “lebih
pandai”!!!

LASKAR PLASTIK:
Aziz mencontohkan, ketika desa Iha, kecamatan saparua (Pu-
lau Saparua) diserang besar-besaran oleh 5 desa Kristen yang
menyerangnya Yon Gab tidak cepat memberikan bantuan.
Padahal desa tersebut diserang selama tiga hari berturut-turut.
Mereka baru datang pada hari ketiga saat desa Iha sudah han-
cur, dan 400 warganya berenang ke laut untuk menyelamat-
kan diri.

JOSHUA:
Kalau tadi dungu, sekarang bohong! Coba anda periksa ca-
tatan anda! Usainya kerusuhan di Saparua, bersamaan de-
ngan hancurnya Desa Kristen Sirisori-Amalatu!!! Yang terja-
di sesudah itu adalah “permainan bulan-bulanan terhadap pa-
sukan Brimob yang dikirim ke sana, oleh pasukan Yon-403,
dan ‘permainan mesum di dalam bekas Gereja Sirisori Ama-
latu, oleh beberapa oknum Yon-403 dan para pelayan s eks
dari Sirisori-Islam, untuk mensyukuri kemenangan yang dibe-
rikan Alloh”!!! YonGab sendiri mungkin belum bermimpi
tentang Ambon/Maluku!!! Jangan paksa saya mengulang-u-
lang cerita mesum kalian dengan berbohong!!!

LASKAR PLASTIK:
Kejadian di atas sangat jauh sekali dengan sikap dan penanga-
nan Yon Gab terhadap gerakan warga Islam ketika berusaha
merebut kembali perkampungannya yang saat itu dikuasai pi-
hak Kristen.

JOSHUA:
Coba tanyakan si Azizah ini, “desa Islam mana yang dikuasai
pihak Kristen???” Dia mungkin akan menyebut “Pasar Gam-
bus”!!! Padahal “Muslim BBM-Pasar Gambus adalah tumbal
Al Fatah”!!! Saudara-saudara maafkan saya, karena saya me-
rasa, ada baiknya sesekali saya bicara tak terarah juga, biar ti-
dak mual berhadapan dengan pendusta beriman seperti ini!!!

LASKAR PLASTIK:
Ketika Muslim Wahai di pulau Seram berusaha merebut per-
kampungannya beberapa hari lalu Yon Gab dengan menggu-
nakan kapal cepat dan helikopter langsung menuju Wahai
dan memukul warga muslim.

JOSHUA:
Memangnya Wahai itu pernah “disunat karbid”kan sehingga
kamu enak saja mencapnya sebagai ‘kampung Islam’??? Sa-
ya kenal banyak orang Wahai, dan malah bisa meniru dialek
mereka, tetapi saya belum pernah bertemu dengan Muslim as-
li Wahai!!!

LASKAR PLASTIK:
Demikian pula di Gamba, Seram ketika desa transmigran itu
dikepung Kristen dari semua penjuru, Yon Gab justru masuk
ke desa itu untuk melakukan Sweeping dengan kekerasan
akibatnya satu orang ditembak mati dan puluhan lainnya me-
ngalami luka-luka kata Aziz.(ro)

JOSHUA:
Gemba dikepung dari segala penjuru oleh pasukan Kristen,
tetapi “Desa Kristen Kairatu yang porak poranda”!!! Sayang,
“satu ditembak mati” ini tidak disebutkan yang pria atau wa-
nita, yang namanya Fa-Timah atau yang hamil!!! Coba an-
da kumpulkan semua berita laskar ini tentang ‘Gemba’, ma-
ka kelak-kelok dustanya akan jelas terlihat!!!

LASKAR PLASTIK:
Dewan Pimpinan Pusat
Forum Komunikasi Ahlus Sunnah wal Jamaah

Kristen Ambon di Belakang FKM/RMS

Ambon, Laskarjihad.or.id (26/02/2001)

Ketua Front pembela Islam (FPI) Maluku, M. Husni Putuhena
menyatakan, kalau dirinya hingga kini belum pernah mende-
ngar salah satu tokoh Kristen yang menolak dan mengomentari
gerakan FKM di Maluku. Kepada Laskarjihad.or.id, Husni
menilai ketidakmauan pihak Kristen mengkritik dan menolak
langkah FKM karena, orang Kristenlah yang ada di belakang
gerakan itu. Selain itu, bagi orang Kristen FKM dijadikan se-
bagai alat untuk memerdekakan diri.

JOSHUA:
Kalau memang saya mau menentang FKM, untuk apa saya ka-
takan kepada si Putuhina, ketua Forum Perusuh Indonesia ini??
Kalau sekjennya saja sedungu itu, tentu ketuanya tidak jauh da-
ri situ!!! Kalau saya katakan, “Warga Kristen tidak menentang
tindakan YonGab, karena warga Kristen berada di balik Yon-
Gab!”, apakah saya tidak mirip dengan keladai??? Bagaimana
FKM bisa memerdekakan warga Kristen, sementara “Ketua Re-
gional FKM-Eropah” adalah seorang Muslim ernama “Umar
Sani”???

LASKAR PLASTIK:
Dugaan Husni tersebut begitu nampak, ketika pendeta, Cris
Sahetapy yang juga anggota DPRD Maluku dari Fraksi PDIP
menolak secara tegas kalau FKM ingin memerdekakan diri
dari RI dan mendirikan negara Republik Maluku Selatan (R-
MS).

JOSHUA:
Apa saya bilang!!! Dungu juga kan??? Orang menolak te-
gas dibilang ‘begitu nampak’ yang sebaliknya! Bagaimana
kalau tidak menolak secara tegas???

LASKAR PLASTIK:
Bantahan tersebut dikemukakan oleh Sahetapi ketika, ketua
fraksi Pembela Negara Kesatuan (Penegak), Thamrin Ely,
meminta kepada pemerintah menindak dan memberantas
para pemberontak RMS, karena melalui FKM, RMS kemba-
li menyatakan kemerdekaannya.

JOSHUA:
Bilang ke si Thamrin Ely, “dosa” yang lama itu jangan di-
timbuni dengan dosa yang baru pula!!! Pakai nama muluk-
muluk tidak akan bisa menutupi kenyatan bahwa kalianlah
kelompok pendusta yang “merencanakan dan mencetuskan
kerusuhan Ambon/Maluku” dengan “Posko dan Tim Advo-
kasi Lebaran Berdarah yang lahir di Al Fatah pada tanggal
6 Januari 1999!!!” Bertobatlah sebab waktu kalian tidak
panjang lagi!!!

LASKAR PLASTIK:
Menurut Thamrin Ely, unruk mengantisipasi gerakan RMS?
FKM ke depan, maka pihaknya telah mengirimkan surat ke-
pada. Hanya saja belumada jawaban Dari ketua dewan, yg
diduga keras juga berada dibelakang RMS. Bahkan pada
tanggal 16 Febuari 2001, pihaknya juga mengirimkan memo
randum kepada ketua dan sejumlah pejabat di pusat dan di
daerah hanya saja hingga kini belum ada tanggapannya.

JOSHUA:
Sudahlah Thamrin Ely!!! Kalian terlalu dungu untuk berdus-
ta!!! Yang kalian bilang “fakta” saja ternyata cuma “cerita
cengeng penuh dengan fiksi”, apalagi cuma “diduga keras”?
Saya sudah sakit perut dengan istilah kuno “diduga keras”
kalian!!! Mau lihat saya buktikan kebodohan kalian lagi??

LASKAR PLASTIK:
Menurut sejumlah warga, menolaknya tuntutan warga Mus-
lim Ambon agar pemerintah menindak FKM karena yang
berada dibelakang FKM adalah orang-orang Kristen yang
duduk diberbagai instansi pemerintah maupun lembaga le-
gislatif (DPRD) Tk I dan II Ambon. (ro)
Copyright © 2001 Laskar Jihad

JOSHUA:
Karena “belum ada jawaban dari Ketua DPRD I Maluku, ka-
lian “menduga keras” bahwa oknum ini berada di belakang
RMS! Kalau Semua Pejabat di Ambon/Maluku itu Kristen,
sehingga memorandum kalian belum dijawab, bagaimana
dengan “ketua dan sejumlah pejabat di pusat”??? Apakah
mereka ini juga Kristen yang berada dibalik RMS?? Dungu
atau pandir kah ini Thamrin??? Jangan-jangan ‘memoran-
dum’ ala DPR itu sudah masuk bakul sampah?? Itulah ma-
kanya saya katakan bahwa “untuk berdusta saja kalian terla-
lu bodoh”!!! Jangan menimbun dosa di atas dosa hingga ke-
luarga dan anak cucumu nanti dikenyangkan dengan ‘tulah’!
Istigfarlah Thamrin!!!

Salam Sejahtera!
JL.

----- End of forwarded message from Joshua Latupatti -----

---
RETURN TO Mailing List & Database Center - <http://www.indopubs.com>
---