[INDONESIA-VIEWS] JOSHUA - RMS: Pro dan Kontra (1)

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Mon Apr 02 2001 - 12:29:21 EDT


From: "Joshua Latupatti" <joshualatu@hotmail.com>
To: apakabar@radix.net
Subject: RMS: PRO DAN KONTRA (1)
Date: Mon, 02 Apr 2001 09:19:46

RMS: PRO DAN KONTRA (1)
-----------------------------------------

Salam Sejahtera!

Saudara-saudara sebangsa,
Untuk menutupi “kejahatan dan kebusukan akhlak sendiri”, ber-
bagai upaya telah dilakukan pihak-pihak tertentu, untuk “meng-
kambing-hitamkan” warga Kristen Ambon/Maluku melalui isu-
isu RMS. Setelah AL FATAH dan MUI-Maluku “gagal total”
di dalam mengeksekusi “program Suaidi Marasabessy”, berupa
“pembuatan bendera RMS dan rencana penyusupannya ke ber-
bagai wilayah Kristen”, maka kegiatan “dusta dan fitnah” ini di-
ambil alih oleh “laskar gabungan alloh-iblis” (lasgab alib)!!

Sudah saya peringatkan berulang-ulang untuk TIDAK menying-
gung-nyinggung soal RMS, karena masalah itu JAUH LEBIH
BESAR dari apa yang bisa dicernakan oleh “otak kambing” si
“lasgab alib” ini. Tetapi, mana ada orang yang dikatakan “be-
bal” (bodoh dan kepala batu), jika mau mempertimbangkan pen-
dapat orang lain?! Selama “hampir 2 tahun”, dan hingga saat ini
“lasgab alib” meniup dan terus meniup isu-isu RMS, lewat ber-
bagai “pemutarbalikkan fakta”, “cerita dusta”, dan malah “seja-
rah palsu” lewat seorang “idiot” yang diklaim sebagai ahli se-
jarah!!! Berdirinya FKM bukannya “menyadarkan” kumpulan
kambing dungu ini, tetapi malah membesarkan nafsu mereka un-
tuk semakin giat mendusta dan menghasut! Peringatan melalui
“HASIL PENELITIAN Susan Parker untuk PBB tentang RMS”,
sudah saya berikan, tetapi “kambing bodoh ini malah mengem-
bik lebih keras” lagi!!! Saya tidak mengatakan bahwa mereka
ini adalah satu-satunya penyebab, tetapi mereka inilah yang
walau dengan cara yang tidak terpuji, “mengungkit, mengingat-
kan dan mempopulerkan RMS” ke segala penjuru!!! Mereka
berpikir bahwa “dusta dan hasutan” mereka akan “mematikan
RMS”, padahal Dunia justeru akan melihat adanya kemungkin-
an “ketidak-beresan didalam “produk moral jahanam” mereka!
KEBODOHAN YANG MENYUSAHKAN DIRI SENDIRI!!!

Sekarang ini, RMS bukan lagi isu-isu dari mulut ke mulut, teta-
pi MASALAH BESAR yang harus dihadapi oleh Indonesia!!!!
Yang dihadapi sekarang BUKAN sekedar persoal “makar” atau
“separatisme”, tetapi LEGALITAS dan KEADILAN!!! Yang
suka menggembar-gemborkan “makar dan separatisme”, hanya
lah orang-orang munafik yang tidak memiliki kapasitas intelek
tual yang memadai, atau mentalitas yang bisa dipuji! Argumen-
tasi “makar dan separatis” SUDAH USANG dan TIDAK RE-
LEVAN lagi sekarang ini, karena “masalah RMS sudah DIGA-
LI dan DIANGKAT ke PERMUKAAN! Jika kita tidak berke-
ras hati untuk tetap “berkubang di dalam kegelapan sejarah, ke-
kerasan dan penindasan” berdalih “makar”, maka kita HARUS
BICARA!! Zaman keterbukaan sekarang ini tidak memungkin-
kan kita untuk tetap berlindung di BALIK SEJARAH TULIS-
AN SENDIRI, tetapi mempu MELIHAT dan MEMPERTIM-
BANGKAN CATATAN ORANG LAIN JUGA!!!

Saya akan mengempos seluruh kekuatan saya untuk JUJUR di-
dalam berkomentar, sebagai seorang “anak Ambon/Maluku”
yang sampai saat ini masih sah sebagai “pemegang kewarga-
negaraan Indonesia”! Saya berharap agar komentar saya layak
untuk “mengingatkan” kita semua, bahwa Persoalan RMS yang
muncul lagi sekarang ini, membutuhkan PEMIKIRAN dan PE-
NANGANAN serius, dimana MAKAR atau BUKAN MAKAR,
harus ditentukan di dalam kerangka KEBENARAN SEJARAH,
KEADILAN dan KEMANUSIAAN!!

Sebelumnya, saya akan mencoba “membersihkan sampah-sam-
pah pengganggu” di awal tulisan ini, supaya kita bisa sedikit
lebih terarah di dalam pembicaraan lanjut.

LASGAB ALIB:
FKM Desak Pemerintah RI Kembalikan Kemerdekaan RMS
Ambon, Laskarjihad.or.id (29/03/2001)
Mendapat angin dari presiden Abdurrahman Wahid atas usahanya makarnya, Front
Kedaulatan Maluku (FKM) semakin menunjukkan gerakannya dengan
terang-terangan. Bahkan pimpinan eksekutif FKM, Dr. Alex Manuputty pada hari
selasa (27/3) di Ambon, menegaskan ingin mengembalikan kedaulatan Republik
Maluku Selatan (RMS). Manuputty menegaskan untuk mewujudkan keinginannya
itu, maka pihaknya telah meminta presiden Abdurrahman Wahid, untuk
mengembalikan kedaulatan RMS. Permintaan RMS tersebut dituangkan dalam surat
yang dikirimkan kepada Gus Dur, tanggal 18 Januari 2000 lalu.

JOSHUA:
Saudara-saudara hendaknya TIDAK terpancing oleh kelicikan
“lasgab alib” melalui ungkapan “Mendapat Angin”!! Laskar Ib-
lis berjubah Alloh ini hendak “menepuk dua lalat dengan satu
dusta”, supaya baik FKM maupun GUS DUR bisa difitnah de-
ngan tuduhan “berkomplot”!!! Ungkapan “semakin menunjuk-
kan gerakannya dengan terang-terangan”, hanyalah produk inte-
ligensia kambing yang tidak perlu diperhatikan, sebab (1) yang
disorot “sekarang” adalah surat FKM tgl. 18 Januari 2000, yang
tidak mendukung istilah “semakin”, sedangkan (2) “alamat-ala-
mat tujuan” surat tersebut “tidak memerlukan” istilah “terang-
terangan” lagi!!! Ini hanya “narasi khas penyedap hasutan”!!!
Contoh lain tentang kebodohan dan rendahnya kemapuan jur-
nalistik “lasgab alib” terlihat pada, “FKM yang menyurat, RMS
yang meminta”!!! FKM terpisah dari RMS, sedangkan RMS
tidak pernah mengirim surat kepada Presiden Gus Dur, tentang
masalah ini!!!

SOURCE MANDIRI ONLINE
Date 2001-03-27
Inilah Surat FKM Kepada Gus Dur Tentang Kedaulatan RMS
March. 27, 2001 16:18:21 WIB ; Reporter/Penulis: Izaac Tulallesy
AMBON, Mandiri - Terkuak sudah target politik yang ingin dicapai Front
Kedaulatan Maluku (FKM). Ini jelas terlihat dari surat mereka yang ditujukan
kepada Presiden KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. FKM meminta agar
Presiden mengakui Republik Maluku Selatan (RMS) sebagai negara berdaulat,
dan memohon agar kedaulatan itu dikembalikan kepada pemiliknya.
Surat itu ditandatangani oleh Pimpinan Eksekutif FKM, dr Alex Manuputty,
Sekjennya, Hengky Manuhuttu SH dan Pimpinan Yudikatif Semmy Waileruny SH dan
ditujukan kepada Presiden Gus Dur dengan perihal `mohon klarifikasi tentang
keabsahan dan mohon pengembalian kedaulatan RMS` tersebut juga ditembuskan
kepada berbagai kalangan, termasuk Wapres, Ketua MPR RI, Ketua DPR RI,
Sekjen PBB, Dewan Keamanan, para pimpinan Parpol se-Indonesia dan Muspida
Maluku.

JOSHUA:
Penggunaan istilah “Terkuak sudah” oleh Mandiri Online, di da-
lam bentuk yang ‘lebih halus’, mengandung niat “prvokasi yang
SAMA” dengan punya “lasgab alib” di atas! Entah ini mamang
murni “tulisan Iazzac Tulallesy” atau “editan Mandiri Online”,
saya kira tidak penting! Semua “alamat” yang menerima Surat
FKM, seharusnya sudah menyadarkan seorang “jurnalis” yang
jujur” bahwa “target politis FKM adalah hal yang TERBUKA”,
sehingga istilah bodoh “Terkuak sudah” tidak perlu ada!!! Ber-
hentilah MEMANIPULASI pikiran pembaca dengan ungkapan-
ungkapan konyol seperti ini!!!

LASGAB ALIB:
Dalam surat tersebut, dengan tegas FKM meminta keabsahan dan mohon
pengembalian kadaulatan RMS. Surat itu sendiri ditandatangani seluruh
pimpinan FKM, antara lain, Alex Manuputty, sekjen FKM Henky Manuhuttu dan
Pimpinan Yudikatif FKM (sekaligus ketua Tim Pengacara Gereja (TPG)), Sammy
Wailerunny. Sebagai tembusannya, surat tersebut juga dikirim kepada Wakil
Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR RI, Sekjen PBB, Dewan Keamanan PBB, para
pimpinan Parpol seluruh Indonesia dan Muspida Maluku.

JOSHUA:
Pada dasarnya, isi berita media ini “sama”, kecuali penambahan
“sekaligus ketua Tim Pengacara Gereja (TPG)”!!! Laskar lak-
nat Alloh-Iblis ini sengaja menyangkutkan istilah GEREJA ke
surat FKM tersebut, seakan-akan GEREJA, dalam hal ini GPM,
ikut serta sebagai pendukung surat tersebut! Semmy Waeleru-
ny, SH., menandatangani surat tersebut sebagai PRIBADI, yang
menjabat “Pimpinan Yudikatif FKM”! Sebagai BADAN AD-
VOKASI, Tim Pengacara Gereja, TIDAK memiliki hubungan
struktural maupun fungsional dengan FKM!!! Kalau tak mam-
pu untuk “mengerti” dan tak becus untuk “jujur”, “lasgab alib”
tidak lagi memperagakan kebodohan dan kerendahan akhlak me
reka, untuk mengeruhkan suasana!!!

LASGAB ALIB:
Menurut Manuputty, semua langkah yang ditempuh itu dimaksudkan untuk memaksa
pemerintah RI untuk melakukan dialog internasional, antara FKM/RMS dengan
pemerintah RI dengan fasilitas dari PBB.

JOSHUA:
Saya yakin bahwa bagian di atas ini adalah PERULANGAN ha-
sutan yang sudah basi! Laskar blasteran Alloh-Iblis ini mencoba
lagi untuk menghubungkan “permintaan UTUSAN MALUKU
dari pihak KRISTEN, yang menghadap Presiden dengan permo-
honan “mendatangkan Tim Pengawas PBB, atau Pasukan Penja-
ga Perdamaian PBB” dengan FKM! Dengan FITNAHAN se-
perti ini, “lasgab alib” hendak memberikan kesan kepada umum
bahwa “wakil warga Kristen yang ke Istana itu, IDENTIK de-
ngan FKM”!!! Kita akan lihat bahwa target “Internasional” ha-
nya akan dilakukan olah FKM, jika target “Nasionalnya” meng-
hadapi ‘jalan buntu’!!! Dasar geromblolan tak punya adab dan
martabat!!!

LASGAB ALIB:
Terhadap kelancangan FKM itu, maka sejumlah tokoh muslim Ambon menyatakan
keberangannya. Mereka berpendapat dengan adanya pengakuan dari FKM yang
meminta kemerdekan tersebut, membuktikan kalau kerusuhan yang terjadi di
Ambon itu direncanakan dan diotaki oleh gerakan separatis RMS. Sebagai
catatan hampir seluruh anggota RMS adalah orang-orang Kristen. Bagi muslim
Ambon, manuver-manuver yang ditempuh oleh orang-orang Kristen tersebut
merupakan usaha pihak Kristen untuk mendirikan negara tersendiri, terpisah
dari NKRI, dengan cara membangkitkan kembali gerakan RMS yang telah
nyata-nyata telah memberontak terhadap NKRI, 51 tahun yang lalu. (ron)

JOSHUA:
Kali ini, yang bekerja adalah otak blasteran keledai dan ular !!!
Persoalan yang dihadapi begini BESAR, tetapi diidentifikasi se
bagai “sebuah kelancangan” Beginilah kalau beribukan Kele-
dai dan berbapak Ular! Hanya “lasgab alib” yang cukup dungu
untuk berlogika bahwa “FKM meminta pengakuan Kedaulatan
RMS, sebab RMS-lah dalang kerusuhan Ambon/Maluku!! Ka-
rena itu, jika FKM ini bukan “korban pemerasan RMS”, maka
FKM adalah “kaki-tangan RMS”!?? Karena itu, faktor JUM-
LAH atau PERBANDINGAN Islam-Kristen di dalam FKM di-
ungkit-ungkit, maka target akhir dari “logika laknat” ini pasti-
lah “RMS-KRISTEN”!!!! Padaha, KUALITAS “Umar Santi”
sebagai KETUA REGIONAL EROPAH, tidak bergantung pa-
da faktor jumlah di dalam “hitungan kuno tentang proporsional-
itas”!!! Malah untuk MENDISKREDITKAN Umar Santi,
“lasgab alib” yang mengaku “paling Islami” ini, dengan seenak
perut kotor mereka, memberikan cap “Oportunis yang mengaku
Islam”, kepada beliau!!! Artinya, Muslim yang BENAR seha-
rusnya yang “membenci Kristen”, “suka menjarah”, “suka ber-
dusta”, “suka merusuh”, “suka berzinah”, “suka memfitnah”,
dan “suka menyunat-karbitkan orang” ATAS NAMA ALLOH!

Saya kira cukup sudah saya bercengkerama dengan makhluk-
makhluk “kepala sampah” ini! Setiap orang yang menaruh per-
caya pada perkataan “lasgab alib” ini, akan membiarkan kepa-
la dan dada mereka diisi dengan sampah juga!!!

Salam Sejahtera!
JL.

(ke bagian-2)

----- End of forwarded message from Joshua Latupatti -----

---
RETURN TO Mailing List & Database Center - <http://www.indopubs.com>
---