[INDONESIA-L] FUKUOKA - Gelundung Semprong

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Sat Jun 23 2001 - 16:30:02 EDT


From: "Ki Denggleng Pagelaran" <fukuoka@indo.net.id>
To: apakabar@radix.net dll
Subject: Gelundung Semprong -->Re: [indonesia_damai] Re: Tunjangan Mesin Cuci DPR
Date: Sat, 23 Jun 2001 22:15:10 +0700

Dewan Perwakilan Rakyat Gelundung Semprong = DPRGS
(kesimpulan dari hasil nonton Talk Show ANTV)

Kemarin malam ada acara talk show di ANTV dengan pre-
sentor 3 orang, dan satu tele-presentor. Dari ketiga presen-
tor yang ada di studio, yang paling menarik adalah pernya-
taan pernyataan dari tokoh Fraksi Reformasi, RJ, dari PAN.
Untuk menunjukkan bahwa PAN (umumnya fraksi reformasi)
peduli terhadap rakyat, maka kemarin pagi fraksi ini menya-
takan menolak tunjangan mesin cuci. Mesin cuci yang kata
ketua DPR ditujukan agar 'pakaian' anggota DPR semakin
bersih. Meskipun harus menggunakan mesin cuci dengan
kapasitas 8 liter (mungkin harus sering-2 mencuci sprei..).
Bener kan? Lha kalau mencuci jas kan tak boleh
sembarangan, mesti ke dry laundry tak iya?

Tapi tak penting. Yang perlu diperhatikan bahwa pernyataan
menolak itu dilakukan setelah ada 'kebocoran' berita ten-
tang tunjangan komunikasi intensif dan mesin cuci. Tunjang-
an yang terpisah memang. Tetapi apalah lacur, masyarakat
luas sudah menganggap itu suatu perbuatan 'tidak cantik'.

Semakin tak cantik lagi setelah tokoh FR itu membela per-
lunya tunjangan komunikasi intensif yang konon disebutkan
sebagai biaya 'kunjungan' anggota DPR ke daerah-2 pe-
ngutusnya. Katanya sih untuk menyerap aspirasi rakyat dae-
rah yang diwakilinya. Jadi anggota DPR dari PAN tidak
hanya mengurusi pemilih PAN, yang dari PDIP demikian
juga. Sayang bahwa kegiatan pimpinan partai-partai dalam
kunjungan ke daerah, yaa melulu untuk kegiatan PARTAI.

Kembali kepada masalah tunjangan dan fasilitas, maka
didapatkan point-2 bahwa anggota DPR memperoleh:
1. rumah dinas lengkap dengan mebeler dan peralatan RT
2. kredit mobil (70 juta)
3. kesehatan
4. telepon
5. listrik
----> jadi seorang anggota DPR ketika menempati rumah
dinasnya dalam bahasa jawa disebut GLUNDUNG SEM-
PRONG, artinya cukup hanya bermodalkan badan, karena
hampir semua fasilitas dan keperluan RT dipenuhi. Belum
lagi penerimaan bersih yang sekitar 8 juta rupiah (yang
baru). Manusia berpenghasilan bulanan sekian itu dengan
fasilitas tempat tinggal yang full terpenuhi... perlu apa lagi?
Belum sambilan dan ceperan serta tunjangan-2 rapat.

Dan aneh ketika tokoh FR itu menyoal bahwa anggota DPR
seharusnya dipenuhi pula kebutuan ATK (alat tulis dan
kantor). Ah sungguh hebat beliau ini. Sedang seorang guru
SD yang berpangkat awal IIa saja menyediakan sendiri
ballpoint dan buku tulis.... ini anggota DPR dengan gaji 200
kali gaji guru SD, menuntut ATK.

Tetapi yang paling dan paling kacau adanya 'pengakuan'
tokoh FR ini yang menyatakan bahwa gaji anggota DPR
25% adalah menjadi sumber keuangan PARPOL. Maka
pantas bukan bila PARPOL mengutus anggota-2 yang
demikian gigih memperjuangkan pendapatan dan peng-
hasilan? Dan pantas bukan bila anggota DPR lebih setia
kepada DPP PARPOL dibanding para pemilihnya.... lah
dengan jasa parpol dapat menjadi orang terhormat,
WAKIL RAKYAT!

Maka apanya lagi yang perlu kita bingungkan dan herankan
dari mutu serta tingkah laku anggota DPR? Tidak ada!
Mereka seperti SEMPRONG.

    Ki Denggleng Pagelaran

---
HOMEPAGE: Mailing List & Database Center - <http://www.indopubs.com>
---