[INDONESIA-L] FAKTOR - Wafatnya Baharuddin Lopa, Penegak Kebenaran

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Tue Jul 03 2001 - 17:01:22 EDT


Date: Wed, 04 Jul 2001 01:20:27 +0700
From: FaktoR <faaktor2001@yahoo.com>
To: SCI
        <Mail2news-20010703-soc.culture.indonesia+alt.culture.indonesia@anon.lcs.mit.edu>
Subject: INNALILLAHI WAINA ILAIHI ROJIUN ->Turut berduka cita wafatnya Baharudin
        Lopa

                                 FAK TOR
          Front Anti Kong lomerat Koruptor
 http://welcome.to/faktor http://groups.yahoo.com/group/faktor/messages
 -----------------------------------------------------------------------

INNALILLAHI WAINA ILAIHI ROJIUN

Keluarga besar Faktor menghaturkan duka cita yang sedalam dalamnya atas
wafatnya Baharudin Lopa sang pahlawan Penegak Kebenaran yang sangat
diharapkan rakyat miskin bangsa Indonesia untuk menyeret para
Konglomerat Koruptor yang telah merugikan negera 1.400 Trilyun rupiah.

Tidak ada kata lain dari kami selain ajakan kepada saudara saudara
sekalian untuk mengajak dan mendoakan bagi arwah beliau semoga diterima
disi Allah SWT dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Dan bagi saudara saudara yang kebetulan sesama Muslim mari kita bersama
sama mengirimkan Al-Fatihah....
Bismillahir Rohmanir Rohimm
Dilanjutkan dengan membaca Surah Al-Fatihah s/d selesai
Amiiiinn

Semoga Allah SWT membuka pintu maaf buat beliau dan memberikan jalan
keselamatan di akhirat kelak... dan agar para penerus beliau di
Kejaksaan agung memperoleh hikmah dan kekuatan batin untuk mengikuti
langkah beliau sebagai Penegak Kebenaran serta bagi para Konglomerat
Koruptor memperoleh kesadaran dan Insyaf untuk segera mengembalikan uang
kewajiban mereka kepada negara dan bangsa Indonesia.

Akhirul kalam... selamat jalan Pak Lopa..sang pahlawan Penegak
Kebenaran...

Amiiin

Wassalam
FAKTOR

Tuesday, July 03, 2001/11:44:09 PM

JAKSA AGUNG BAHARUDDIN LOPA WAFAT DI RYAD

Jakarta, 3/7 (ANTARA) - Jaksa Agung Baharuddin Lopa (66), Selasa pukul
18.00 waktu setempat, meninggal dunia di Rumah Sakit Al-Hamma Ryad, Arab
Saudi, karena sakit jantung.

Baharuddin Lopa berkunjung ke Ryad, Arab Saudi, untuk berpamitan
sekaligus umroh, karena sebelum Gus Dur mengangkatnya menjadi Jaksa
Agung beberapa waktu lalu, Lopa menjabat sebagai Duta Besar RI untuk
Kerajaan Arab Saudi.

Lopa yang dilahirkan di Mandar, Sulawesi Selatan, pada 27 Agustus 1935,
meninggalkan seorang istri H Indrawulan dan tujuh orang anak.
(SR1/RU1/T001/ 3/07/:1 23:43/B)

0307012334 NNNN
 -----------------------------------------------------------------------

Innalillahi wa Innailaihi Rajiun.
Baharuddin Lopa Meninggal di Arab Saudi
 Selasa, 03 Juli 2001, @23:58 WIB

Berpolitik.com Jakarta--Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Tuhan baru
saja memanggil salah satu hamba terbaiknya. Baharuddin Lopa, Jaksa Agung
yang menjadi harapan rakyat untuk menyeret para koruptor ke penjara,
dipanggil Sang Khalik. Lopa meninggal di Riyad, Saudi Arabia, Selasa ini
sekitar pukul 22.00 WIB.
Inilah keterangan dari Juru Bicara Kepresidenan, Adhie M Massardi. _Saya
mendapat informasi dari teman saya yang ada di Konjen di Jeddah,_ kata
Adhie, seperti dikutip detikcom. WIB. Kata Adhie, dia belum mengetahui
penyebab pasti meninggalnya Lopa. _Saya dengar kemarin beliau menjalani
operasi by pass jantung,_ kata Adhie.

_Presiden sudah mengetahui berita ini. Namun saya belum berkomunikasi
langsung dengan beliau,_ ungkap Adhi. "Istana menyatakan turut berduka
cita atas musibah tersebut," demikian Adhi M Massardi.

Lopa memang sedang berada di Arab Saudi, untuk pamitan kepada pemerintah
Arab Saudi. Sebelum diangkat menjadi Jaksa Agung, Lopa menjabar Duta
Besar untuk kerajaan Arab Saudi.

Saat ini, Lopa tengah gencar untuk menyeret beberapa tokoh yang dituding
telah merugikan negara, seperti konglomerat Prajogo Pangestu, Syamsul
Nursalim dan Arifin Panigoro. Sayang, baru mau melangkah, Sang Khalik
telah memanggilnya. Siapa yang mau melanjutkan langkah Lopa? ***(ist)
 -----------------------------------------------------------------------

Baharuddin Lopa Meninggal Dunia
Reporter: Nurul H,Aulia A,Foto:Dikhy S
detikcom - Jakarta, Innalillahi wainna ilaihi roji'un. Jaksa Agung
Baharuddin Lopa meninggal dunia di Riyadh, Arab Saudi, Selasa
(3/7/2001). Menurut Juru Bicara Kepresidenan Adhie M Massardi, Lopa
meninggal sekitar pukul 22.00 WIB.

_Saya mendapat informasi dari teman saya yang ada di Konjen di Jeddah,_
kata Adhie pada detikcom, pukul 23.35 WIB. Adhie belum mengetahui
penyebab pasti meninggalnya Lopa. _Saya dengar kemarin beliau menjalani
operasi by pass jantung,_ kata Adhie.

_Presiden sudah mengetahui berita ini. Namun saya belum berkomunikasi
langsung dengan beliau,_ ungkap Adhi. "Istana menyatakan turut berduka
cita atas musibah tersebut," demikian Adhi M Massardi.

Ungkapan duka cita yang sama juga diungkapkan Wakil Ketua Komisi II DPR
Hamdan Zoelva. "Saya sudah mendengarnya. Komisi II DPR turut berduka
cita," katanya pada detikcom.

Sekadar diketahui, Lopa berada di Arab Saudi untuk menunaikan ibadah
umroh dan pamitan pada Raja Fahd karena telah menuntaskan posisinya
sebagai Dubes Indonesia untuk Arab Saudi.(nrl)

 -----------------------------------------------------------------------

Presiden Sedih dan Berdoa
Jenazah Lopa Tiba di Jakarta Rabu
Reporter: Arifin A
Rabu, 4/7/2001 00:04 WIB
detikcom - Jakarta, Menteri Luar Negeri Alwi Shihab merasa bersedih
dengan meninggalnya Baharuddin Lopa. Menurut Alwi, Presiden Gus Dur juga
merasa bersedih dan telah berdoa secara khusus untuk almarhum.
Rencananya, jenazah Lopa akan dibawa ke Jakarta, dan tiba di Bandara
Soekarno-Hatta, Rabu (4/7/2001) sekitar pukul 11.00 wib siang.

Alwi mengatakan, dirinya mengetahui Lopa meninggal dunia pada pukul
22.10 WIB, Selasa (3/7/2001). Sebelum Lopa meninggal, Alwi mengaku
sempat menelepon ke Riyadh dan ternyata Lopa dirawat di RS Riyadh.

Menurut dia, Lopa sakit setelah melakukan ibadah umroh pada Jumat malam.
"Begitu di Riyadh, Pak Lopa merasa agak lelah dan mual. Keesokan
harinya, Lopa diperiksa dokter. Dan ternyata ada penyumbatan pembuluh
darahnya," ujarnya.

Oleh dokter, kata Alwi, Lopa perlu segera dioperasi. Namun, ternyata
sebelum dioperasi keadaan Lopa semakin melemah dan akhirnya
menghembuskan nafas terakhirnya. "Beliau meninggal dalam keadaan khusnul
khotimah," kata Alwi saat kepada Metro TV.

Menurut Alwi, rencananya jenazah Lopa akan dibawa ke tanah air, Rabu
(4/7/2001) sekitar pukul 11.00 wib. Jenazah Lopa diterbangkan ke Jakarta
dengan pesawat Garuda. Namun, sebelumnya, di Riyadh akan dilakukan
penyelesaian jenazahnya.

"Sebelum dia berangkat saya sempat berpesan, jangan terlalu lama Pak
Lopa, karena di tanah air banyak tugas. Pak Lopa mengatakan, setelah
pamit dengan Raja Fahd, saya akan langsung pulang," kata Alwi mengenang
pembicaraan terakhirnya dengan Lopa. Seharusnya, kata Alwi, Senin
(2/7/2001) kemarin Lopa sudah berada di Jakarta.

Menurut Alwi, dengan meninggalnya Baharuddin Lopa, maka bangsa Indonesia
kehilangan salah seorang putera terbaiknya. "Segala kehormatan akan
diberikan kepada Pak Lopa, karena Beliau meninggal dalam menunaikan
tugas," kata dia.

Menurut Alwi, Presiden Gus Dur sudah mengetahui meninggalnya Baharuddin
Lopa. "Presiden sendiri sedih dan telah berdoa untuk almarhum," kata
Alwi. (asy)

----- End of forwarded message from FaktoR -----

---
HOMEPAGE: Mailing List & Database Center - <http://www.indopubs.com>
---