[INDONESIA-VIEWS] IVAN - Presiden Kembar atau Tentara Pecah?

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Tue Jul 10 2001 - 16:58:29 EDT


To: indonesia_damai@yahoogroups.com
From: Ivan Haidar <ivan_haidar68@yahoo.com>
Date: Tue, 10 Jul 2001 10:21:19 -0700 (PDT)
Subject: [indonesia_damai] Presiden Kembar atau Tentara Pecah?

Yang ini barangkali lebih mengerikan ketimbang
presiden kembar. Kalau konflik sipil sudah mulai masuk
ke militer, maka bisa diramalkan, proyek "good-bye
Indonesia" sudah jalan pelan-pelan.

Nggak penting siapa yang jadi Presiden. Nggak penting
sebenarnya parlemen memuakkan. Yang penting adalah
institusi-institusi kayak polisi, tentara, dan
birokrasi jalan normal dan solid. Kalau konflik diluar
institusi ini sudah merembes ke dalam, akibatnya akan
sangat fatal.

Kita nggak tahu apa yang sesungguhnya terjadi.
Ujug-ujug saja, kayak di Polri kemarin, para perwira
menengah pada protes. Masih mending mereka protes
dengan unjuk rasa. Lha kalau unjuk bedil?

TNI yang sekarang adalah TNI generasi Orde Baru.
Kebanyakan mereka masuk Akabri karena mengganggap
jalan militer bisa merambah kemana-mana: jalur cepat
untuk kaya. Perwira-perwira yang berpengaruh adalah
anak-menantu para elit politik: eks menteri, eks
jendral, eks koruptor, etc. Tentara yang sudah jadi
kasta!

Kalau ini bisa terjadi di Secapa, yang melatih perwira
TNI dari jalur non-Akabri, (yang dulunya disiapkan
untuk menjadi Ketua DPRD II, Kassospol II, etc.) maka
akibatnya sungguh akan mengerikan. Kalau tentara
pecah, elemen-elemenya menjadi milisi dan pergi ke
basis-basis primordial mereka. Bisa dibayangkan.

Bagaimanapun juga, saya lebih cemas pada soal ini.
Soalnya adalah benturan identitas, yang sangat sulit
dipecahkan. Benturan ideologi saja masih bisa
ditanggulangi. Kalau sudah benturan identity, akarnya
ada didalam sejarah yang sudah terkubur ratusan tahun,
dan kaya buaya, muncul ke permukaan dengan ganasnya.

TNI kelihatannya tenang. Namun saya tahu, lewat
beberapa informasi, didalamnya bergejolak hebat.
Persaingan bukan lagi antar angkatan tapi sudah
terpilah ke dalam agama dan suku. Perpecahan sudah
dimulai sejak Hartono menjabat jadi Kasad.

Bila Anda punya kawan, saudara, atau kenalan, yang
berpangkat Mayor atau Kolonel, syukur-syukur yang
pegang pasukan (kayak Danyon atawa di teritorial
Danrem/Dandim), tolong tanyakan opini mereka ttg
keadaan sekarang ini. Anda bisa berbagi cerita disini.

Salam,

IH

----- End of forwarded message from Ivan Haidar -----

---
HOMEPAGE: Mailing List & Database Center - <http://www.indopubs.com>
---