[L] LT SIREGAR - 3 Alasan Mengapa Sumatera Harus Merdeka

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Tue Aug 14 2001 - 12:49:54 EDT


To: <Sumatera-Merdeka@yahoogroups.com>
From: "Urang Pasisie" <pasisie@yahoo.com>
Date: Tue, 14 Aug 2001 10:39:58 +0700
Subject: [Sumatera-Merdeka] 3 Alasan Sederhana Mengapa Sumatera Harus Merdeka

==del====

begini kawan,
saya paham dan mengerti bahwa ide sumatera merdeka terasa
lucu, menggelikan, bodoh, picik, primordialisme, "terkebelakang", oportunis,
irrasional, dll
bagi banyak orang,
saya menyadari hal tersebut, karena beberapa hal:

(1) kita memang sudah sangat terbiasa terkerangkeng, terkungkung, terkotak
dalam cara berfikir menyelesaikan permasalahan bangsa indonesia dalam
konteks "republik indonesia"; seolah-olah itu harga mati
(2) kita selalu merasa, keinginan merdeka dari negara republik indonesia,
selalu bernuansa "permusuhan" antar daerah, antar etnis, dll
(3) kita lelah dan takut dengan konflik-konflik yang berkaitan dengan usaha
memerdekan diri dari republik indonesia; seperti aceh, papua, timor leste,
riau, dl.
(4) kita lelah pula dan kehilangan kepercayaan terhadap orang-orang yang
suka mengatasnamakan rakyat, mengatasnamakan penegakan keadilan,
ketertindasan, dll.; karena pengalaman menunjukkan banyak itu dilakukan
hanyanuntuk kepetingan perorangan dan kelompok
(5) kita benar-benar tidak menyadari bahwa memang telah terjadi penindasan
dan ketidak-adilan, mungkin karena kita tidak merasakan langsung, kita tidak
menerima informasi secara benar, kita telah kehilangan "pegangan" dan
"acuan" mengenai keadilan dan ketertindasan itu sendiri tanpa kita sadari
(6) kita yang memang secara subjektif tidak bisa menerima dipersalahkan
(7) kita yang takut dirugikan akan ide tersebut
(8) karena memang dari, saya, dan dari rekan lain, memang belum memberikan
informasi yang lengkap
(9) dll.

ijinkanlah saya membahas sedikit untuk menjawab
ejekan, makian, pertanyaan, dan keraguan-keraguan tersebut.
tentu saja jawaban kami masih singkat dan pasti akan menimbulkan pertanyaan
dan keraguan,
atau bahkan caci-maki berikutnya dari kawan-kawan sekalian

dan pls ur understanding that kami,
penggagas sebuah republik sumatera yang merdeka,
bukanlah aktivis jalanan, bukanlah aktivis parpol,
bukanlah aktivis lsm, bukanlah anggota organisasi pembebasan apapun,
kami, yang baru beberapa orang ini, adalah karyawan biasa, rakyat biasa,
yang memiliki waktu dan keterbatasan untuk mewujudkan gagasan,
yang kami rasa tulus tersebut, termasuk dalam meladeni serangan dan
pertanyaan dari beberapa milis,
maupun ke email secara pribadi
mudah-mudahan di masa yang akan datang kami mendapat dukungan,
dari kawan-kawan semua,
amin.

ide republik sumatera merdeka ini,
kami yakini sebagai solusi bagi semua pihak yang terlibat:
*republik indonesia
*bangsa sumatra
*pihak eksternal/regional/internasional

jadi ini bukanlah ide dari sekelompok orang yang picik memikirkan nasibnya
sendiri, tapi menutup matanya bagi sekitar

(1) SUMATERA MERDEKA : MENGAPA SOLUSI BAGI INDONESIA?

sudah sering saya tulis bahwa negara ini terlalu besar dan kompleks!
220 juta penduduk, 17 ribu pulau lebih, 300 lebih etnis (dari melayu hingga
melanesia pasifik)
kondisi geografis, sebaran demografis, karakter penduduk,
rata-rata miskin, pendidikan rendah, sebagian masih hidup ala zaman purba,
permasalahan-permasalahan yang berbeda,
tingkat pemahaman politik dan berdemokrasi yang dangkal

tidak akan anda temu negara yang lebih kompleks dari indonesia,
cina, india, usa lebih besar memang,
tapi geografis tidak sekompleks kita, etnis juga tidak,
dan walaupun begitu, toh india tidak pernah henti bertikai,
tingkat kemakmuran juga tak banyak beda seperti indonesia
cina tak banyak beda,
tapi mereka menggunakan pemerintahan yang otoriter untuk membungkam konflik
yang muncul,
dan tak pernah benar-benar berhenti konflik

usa?
mereka jauh lebih "seragam"
negara ini juga sudah cukup tua menjalani proses itu,
dan yang jelas mereka jauh lebih terdidik,
jauh lebih memahami demokrasi dan hidup secara heterogen

indonesia?
segala macam telah dicoba,
berbagai macam karakter pemimpin dan presiden,
dari yang kharismatis-berapi-api, jenderal-penuh-senyum namun tegas,
teknolog jenius yang ramah, budayawan santri yang pluralis, ibu yang teang
dan meneduhkan..
berbagai macam bentuk negara dan pemerintahan,
kesatuan, liberal parlementer, republik indonesia serikat,
demokrasi terpimpin, orde baru, orde reformasi....
tak ada hasil...
tetap aja bertikai, bunuh-bunuhan, ketidakadilan, dllsb

kenapa?
karena negara ini terlalu besar dan kompleks!
apapun strategi telah dipakai!
jadi,
realistislah untuk membikin negara ini lebih efisien untuk dimanage
rasionallah, dan realistislah...
dobraklah "harga mati" itu,
realistislah kawan....

(2) SUMATERA MERDEKA :MENGAPA SOLUSI BAGI SUMATERA?
jadi memerdekakan daerah yang siap dan pantas,
adalah jalan keluar bagi penyelesain nasib SELURUH penghuni republik
indonesia ini,
di situlah kami datang pertama kali mengacungkan tangan membantu,
kami rasa kami siap merdeka,
kami bangsa sumatera siap menjadi sebuah republik yang merdeka
dalam rangka mengatasi persoalan republik Indonesia,
yang begitu besar dan complicated,
sederhana saja gagasan ini.

nah pandangan ini akan didukung lagi oleh fakta lain,
fakta bahwa daerah, setidaknya suamatera dalam kaca mata kami, memang harus
merdeka!
dari sisi pandang bangsa sumatera,

terlalu bodoh dan berpura-pura lugu,
untuk menafikan ketidak adilan dan penindasan yang dialami oleh daerah,
saya tidak menggeneralisir, dan tidak mengangkat sentimen etnis,
tapai adalah kenyataan bahwa, bahwa makhluk-makhluk di pulau jawa
sangat diuntungkan oleh republik indonesia yang ada sekarang,
sadar atau tidak, terlibat atau tidak,
dan makhluk- makhluk di luar pulau jawa dirugikan,

tak usah saya ulang banyak-banyak,
jika hany akan menimbulkan caci maki dari rekan-rekan yang emosional,
atau jadi bahan gurauan dan ejekan berikutnya
namun siapa sangkal sumatera yang alamnya jauh lebih kaya,
yang penduduknya cuma sepertiga jawa,
bisa lebih miskin, bisa lebih tertinggal?
karena diperlakukan tidak adil!
sebagian besar disedot di bawa ke p jawa,
untuk membangun pulau jawa, jalan-jalan, sekolah, jembatan,
gedung tinggi, kantor,rumah sakit, dll.

anda di p. jawa walaupun tidak terlibat,
secara tidak langsung menikmati hasil pemerasan tersebut,
jadi mohon saudara-saudara yang dari pulau jawa mengerti dan memahami,

di sini jalan-jalan lebih bagus, sarana kereta api bagus sekali,
perguruan tinggi bagus, labnya bagus, anggarannya besar, dll.
anda menikmati, walaupun tidak terlibat secara langsung..

lalu, apa yang kami peroleh?
jauh dari yang anda peroleh...
rafli, rekan saya dari muara enim, sumatera selatan,
setahun yg lalu bercerita, bahwa dia tiba-tiba tercenung, melihat rangkaian
kereta api panjaang.,
yang lewat membawa batu bara, dan menyebabkan lalu lintas terhenti,
dibelakangnya cerobong asap mengotori udara..tanah-tanah berlubang
itu telah terjadi puluhan tahun lamanya semenjak ia kecil,
dulu ia tidak pernah bertanya buat apa, tanahnya dirusak, udaranya dikotori,
jalan-jalannya diganggu...
ia baru sadar bahwa itu untuk pembangkit listrik di p jawa
untuk menerangi gedung-gedung indah, rumah-rumah ebsar di pulau jawa,
untuk menggerakkan pabrik-pabrik di pulau jawa, dll.
untuk dapat menikmati hasil batubara yang dibongkar dan merusak tanahnya
itu,
rafli harus datang ke p jawa, ia jadi buruh di pabrik garmen di sini.

itu, hanya contoh kecil dari hal lain yang jauh lebih memdihkan hati,
jangan kawan-kawanku jangan katakan kalian juga menderita oleh penguasa,
kami lebih menderita, dan lebih pedih lagi kami merasa "dirampok"
sementara, saya yakin, sedikit kalian banyak "kecipratan" hasil "rampokan"
itu,
langsung atau tida, disadari atau tidak, jadi jangan marah pada kami

itu baru dari sisi ekonomi,
dari sisi politik?
dominasi politik, tentu saja lebih menyakitkan, karena kami merasa dikuasai
anda tahu bertahun-tahun saudara-saudara kami dari riau tak pernah punya
gubernur putra riau,
selalu orang jawa, didrop dari jawa! kenyataannya begitu
apa karena kami bodoh? kalau bodoh kok tidak diajak pintar? katanya
bersaudara!
tidak! ini adalah dominasi politik, dari penguasa yang mayoritas jawa,
penguasaan ekonomi riau yang kaya, juga dilakuakn dengan penguasaan politik,
jangan anda bercuap-cuap masalah nasionalisme, kalau sebagian orang riau
(seperti orang aceh)
menganggap jawa adalah penjajah...

di semua lini kantor-kantor propinsi, kabupaten, kotamadya, dllsb,
baik sipil maupun militer, dipenuhi oleh orang-orang jawa,
saya mau berterus terang lagi orang-orang jawa! jadi bukan orang-orang dari
pulau jawa,
jawa secara etnis!
bagaimana kami tidak merasa diatur, dijajah?
bagiaman kami tidak memndama kekesalan dalam hati?
semuanya ditumpas dengan dalih "persatuan"
kita satu, tidak membedakan etnis! Anda SARA!
senjata utama untuk menguasai daerah,
padahal entah siapa yang bersikap SARA

apakah kami bodoh?
semua tau, pada jaman pergerakan kemerdekaaan RI,
tokoh-tokoh sumatra, sangat dominan di segala bidang, mungkin lebih dari
tokoh jawa,
walauupun jumlah penduduk sumatra lebih sedikit,
sukarno, betul dari jawa,
hatta, sjahrir, m yamin, tan malaka, agus salim, burhanudin harahap, tegku m
hasan, hamka, natsir, chairil anwar, idrus, st alisjahbana, banyak
lagi....semua
dari sumatra;
perlahan-lahan sumatra tertinggal,
kenapa?
Banyak hal, tapi yang jelas terutama karena diperlakukan tidak adil!

ekonomi dan politik tidak cukup,
ini yang lebih menyakitkan hati, intervensi budaya,
budaya adalah identitas, adalah harga diri,
cara-cara jawa dimasukkan ke sini,
bahkan di sumatra barat pemerintahan nagari yang begitu kuat berakar
yang jati diri msyarakat harus bubar,
diganti denagn desa-desa, lkmd..dllsb,
belum lagi komunikasi bahasa melayu indonesia yang semakin menjawa,
terasa dipaksakan dan seenak perutnya, dengan ringan...
menunjukkan bahwa mereka berkuasa

sosial?
anda tahu apakah rakyat-rakyat sumatera pernah ditanya?
tanah kami diminta jutaan hektar untuk orang-orang dari pulau jawa,
yang akan disubsidi uang triliunan rupiah untuk hidup di tanah kami,
uang subsidi itu juga sebagian besar dari alam kami yang disedot,
kami tidak pernah ditanya; kecuali tentu segelintir penguasa lokal yang
bersekongkol..
kalu boleh kasar, tentu kami bilang:
tanah kami diambil paksa,
kami hidupi pula kalian dengan harta kami!
juga kalau boleh kasar lagi ,bukan urusan kami kalau banyak tansmigran yang
terlantar,
kami jauh lebih pedih, di lahir dan di jiwa...

penindasan fisik?
tak usah saya sebut berapa puluh ribu rakyat aceh yang mati,
berapa perempuan aceh yang diperkosa, berapa puluh ribu rumah yang ahncur...
tidak usah saya sebutkan, sampai detik ini masih terjadi

dan anda mungkin banyak yang tak tahu,
perjuangan PRRI di suamtera tengah (sumbar, riau, jambi, dan dibantu pasukan
dari tapanuli dimana kol. simbolon merupakan komandan militer)
yang merpakan perjuangan mengingatkan pemerintahan pusat atas ketidak
adilan,
ditumpas dengan kejam juga!
mungkin anda tak banyak tahu berapa ribu yang mati,
betapa masyarakat suamtera tengah, terutama sumatera barat dilecehkan
secara sosial budaya dan kejiwaan
oleh pasukan-pasukan a. yani dari tanah jawa,
berapa banyak perempuan-perempuan dari sana yang dilecehkan, diperkosa?
anda tahu?

seorang teman kakek saya dari sumatera barat pernah bercerita bahwa ia
dibawah todongan senjata,
melihat istri dan anak perempuannya "dibawa" tentara-tentara dari jawa,
mereka pulang tiga hari berikutnya, hanya menangis..
dan si kakek hingga istrinya meninggal, hingga anaknya berangkat tua, hingga
saat ini,
tak pernah menanyai apa yang terjadi...
mata istri dan anaknya bercerita derita itu,
saya dengar cerita itu dengan TELINGA SAYA SENDIRI!!!
anjing!!

fyi, penderitaan rakyat aceh lahir bathin jauh lebih dari itu! hingga saat
ini!

itu adalah sekelumit dari banyak lagi
penderitaan ekonomi, politik, sosial, budaya, dan FISIK
yang dialami oleh bangsa sumatra,
sejak republik ini berdiri hingga saat ini,

lalu, mengapa sangat tidak beralasan kami meminta untuk menghentikan
penindasan ini, ketidak adilan ini, pemerasan ini...

satu hal lagi,
saya hanya mengingatkan anda semua,
bahwa sumatra itu serumpun dengan semenanjung malaka (malaysia)
budaya, bahasa, tata cara hidup, perilaku kami tidak jauh berbeda,
kami melayu,
tentu, jelas kami jauh lebih dekat secara kultur dengan mereka
dibanding dengan kawan-kawan yangdari pulau jawa

lalu sekarang?
kami merantau ke sana hanya jadi buruh dan babu jadi warga kelas tiga,
mengapa bangsa sumatra yang serumpun denagn malaysia,
kini jauh terpuruk, jauh lebih bodoh, jauh lebih miskin, melarat!
padahal sumatra alamnya kaya dari malaysia,
padahal secara jumlah kami dua kali lipat malaysia,
padahal dari dulu abad, 19, awal 20,
orang sumatra selalu jadi acuan di malaysia,
dulu kami sedikit lebih maju dari saudara-saudara kami disana...
sekarang kami kesana menajdi babu
sekarang kenapa?
Apa yang terjadi dengan kami sekarang?

sederhana saja,
mereka berdiri sendiri, mengatur diri sendiri,
meembangun negerinya sendiri denagn keringatnya sendiri,
dengan cara mereka sendiri yang mereka rasa sesuai,
mereka berdaulat atas tanahnya! mereka merdeka!
sementara, kami diatur oleh republik "indonesia"
kami diatur oleh mereka :(
(dalam pengaturan itu kami diperlakukan tidak adil, kadang-kadang kami
ditindas)

pedihnya nasib dua saudara, seperti sumatra dan malaysia,
tak ubahnya bak korea utara dan selatan, jerman barat dan timur dulunya....

jadi cukuplah rasanya
saya ulang sekali lagi, bahwa lebih dari cukup,
dari sisi pandang kami bangsa sumatra,
alasan untuk merdeka, untuk berdiri sendiri,
untuk berdaulat atas tanahnya, atas nasibnya.

(3) SUMATERA MERDEKA :MENGAPA SOLUSI BAGI DUNIA LUAR?
mari kita buka mata kita,
kita rombak cara berfikir kita yang selama ini terkungkung,
selama ini kita diindoktrinasi, semakin besar kita akan semakin kuat,
bersatu satu kita teguh, bercerai kita runtuh.

namun persatuan yang terjadi, maaf, kami katakan itu semu!
entah untuk siapa persatuan ini...
persatuan kita semu dan LEMAH
KITA SEKARANG LEMAH KARENA PERSATUAN INI!!!
persatuan yang dipaksakan, persatuan yang menguntungkan pihak dominan,
maka terjadilah persatuan yang rentan,
persatuan yang lemah, persatuan yang MENCIPTAKAN PERPECAHAN,
kita bertikai antar etnis, karena ada yang tersinggung, ada yang dirugikan,
persatuan yang dipaksakan menimbulkan gesekan-gesekan yang melemahkan negara
besar ini,
negara yang sangat complicated ini,
kita lemah secara internal,

lalu ke dunia luar kita juga lemah,
kita bertikai tak henti, antar etnis, antar agama, antar golongan,
karena pergesekan-pergesekan yang tak dapat dihindarkan,
karena kita lemah, kita dimasuki pihak luar yang bisa saja musuh,
itu lah kenyataannya

sadarilah, dunia luar, khususnya negara-negara tetangga,
menganggap indonesia adalah momok dan ancaman bagi mereka!
tanyalah pemerintah australia, singpura, atau malaysia..
mereka cemas dan "ngeri" melihat negara besar yang bobrok dan rapuh ini,
namun berpotensi radikal,
terbukti indonesia telah mengintervensi papua barat dan timor leste (timor
timur),
untuk satu "kesatuan" teritori, biarpu harus membunuh RATUSAN RIBU manusia,
(ratusan ribu rakyat timor timur mati selama pendudukan RI!)

mereka ingin melihat indonesia yang stabil,
indonesia yang terkendali,
indonesia yang stabil hanya ada 2 pilihan:
(a) diperintah secaar otoriter...tapi tak akan bertahan lama, sebelum
rakyatnya sendiri berontak
(b) secara realistis dan rasional diperintah, diatur, digoverned secara
efisien....

beberapa negara yang efisien, adil, dan "relatif lebih" homogen
akan lebih stabil,
stabil nya kawasan nusantara indonesia,
adalah aharapan dunia internasional khususnya regional...

saya percaya, pada saatnya mereka akan menerima ide ini,

kawan-kawan,
demikianlah pada kesempatan ini hanya ini yang dapat saya sampaikan,
semoga bisa menggugah hati kawan-kawan,
tidak permusuhan yang saya bawa,
walaupun sebetulnya kami telah diperlakukan seperti musuh,
pengertian anda yang kami harapkan,
dan alhamdulillah dukungan anda...

tentu banyak pertanyaan-pertanyaan anda yang belum sempat saya jawab:
*emang kenapa harus sumatra, kenapa bukan aceh merdeka, kenapa riau...
* emang mau aceh diperintah riau, batak diperintah palembang, sumatra kan
banyak etnis
* tolol! mau merdeka.eropa saja mau bersatu.
* kenapa bukan negara federal, otonomi?
* memang orang sumatra akan mendukung anda..
* emang negara sumatra seperti apa yang anda akan bikin?
* ntar sumatra merdeka,, orang-orang jawa lu usirin
* ntar apa nggak takut lu diusir dari pulau jawa sini
* dll.

saya akan jawab pada kesempatan lain,
tapi sebagian sebetulnya sudah terjawab
dari tulisan saya di atas.

terima kasih

LT SIREGAR

----- End of forwarded message from Urang Pasisie -----

---
The site now carries 10 lists!  REGIONS is quite popular.  It carries
news from provinces outside Jakarta.  You may post to REGIONS just as
you post to the other lists.  Send ascii postings without attachments
to the site moderator at apakabar@radix.net.  Visit REGIONS today!
HOMEPAGE: Lists, Databases, & Links Center - <http://www.indopubs.com>
---