[REGS] SULUT - Anggota TNI AD Diduga Dianiaya 4 Oknum Anggota Polisi

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Fri Aug 31 2001 - 12:56:29 EDT


X-URL: http://www.mdopost.net/agustus2001/11-hukum/30/01.html

                                                Kamis, 30 Agustus 2001

   Anggota TNI AD Diduga Dianiaya 4 Oknum Anggota Polisi
   Korban Hingga Saat ini Masih Terkapar di Rumkit Teling
   MANADO-Kali ini tindak kekerasan ternyata tak hanya berlaku antara
   warga sispil saja. Karena sesama militer saja bisa berlaku hal yang
   sama. Tak heran jika Praka Yohanes Mawikere (27) seorang anggota TNI
   AD di Korem 131 Santiago harus terkapar di Rumkit Teling, menyusul
   dugaan dikeroyok 4 oknum anggota kepolisian, seorang diantaranya
   disinyalir adalah MM alias Marthen dari UPS Polres Minahasa.
   Akibatnya, kondisi korban pun langsung kritis akibat kekerasan
   tersebut.
   Informasi yang berhasil dihimpun Manado Post mengungkapkan kalau
   peristiwa yang terjadi pada Sabtu (25/8) sekitar pukul 19.00 wita.
   Berawal ketika korban hendak pulang ke rumah usai asyik ngobrol
   bersama rekan-rekan sekampungnya. Saat itulah korban yang mengendarai
   sepeda motor begitu hendak menghidupkan mesinnya, di datangi seseorang
   yang tidak dikenal. Begitu mendekat, oknum yang belakangan diketahui
   sebagai seorang anggota polisi saat hendak mengutarakan maksudnya
   yakni bertanya tentang keberadaan seseorang, langsung menahan kunci
   motornya.
   Melihat gelagat yang kurang sopan tersebut, sebelum memberikan jawaban
   tentang hal yang dimaksud, langsung balik bertanya soal identitas si
   penanya. ''Maaf anda siapa,'' ungkap korban sebagaimana yang dikutip
   sumber yang mengaku melihat langsung kejadian tersebut. Tak menjawab
   pertanyaan balik korban, oknum polisi Marthen yang menggunakan preman
   tersebut langsung balik kanan tanpa menghiraukan pertanyaan korban.
   Berang terhadap sikapnya, korban pun langsung menamparnya. Kesal
   terhadap tamparan tersebut, Marthen pun langsung memanggil ketiga
   temannya dan ketika bertemu kembali Marthen langsung menyerangnya.
   Perkelahian pun tak terelakkan hingga menyebabkan keduanya jatuh
   kedalam parit. Momen itulah yang digunakan ketiga rekannya untuk
   menghajar korban hingga babak belur. Tak puas dengan hanya menghajar
   korban yang bagai cerita sebuah film, menurut seorang saksi yang
   enggan namanya dikorankan, korban pun langsung digiring ke dalam mobil
   dan dibawah ke kantor Polres Minahasa.
   Melihat korban dibawa keempat oknum anggota polisi tersebut, keluarga
   korban pun langsung melaporkan kejadiannya ke Denpom 17 Manado.
   Mendapatkan laporan itu pihak Denpom, langsung menjemput korban dan
   membawanya ke rumah sakit.
   Dandenpom 17 Manado Letkol CPM Marulian Saragih ketika dikonfirmasi
   Manado Post, membenarkan adanya laporan kasus tersebut. Bahkan
   menurutnya hingga kini pihaknya belum bisa meminta keterangan korban,
   karena korban masih sedang dirawat dirumah sakit. ''Kasus itu memang
   sedang kita tangani, dan kini sementara dalam proses pemeriksaan
   saksi,'' katanya.(anp)