[L] NENGSHA - Pengamanan Swakarsa pada Saat dan Pasca Banjir

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Mon Feb 04 2002 - 11:57:28 EST


From: nengsha@uninet.net.id
Date: Tue, 05 Feb 2002 17:50:47 +1030
Subject: Pengamanan Swakarsa pada saat dan Pasca Banjir

Pengamanan Swakarsa pada saat dan Pasca Banjir

Sekarang telah makin nyata bahwa bukan hanya pangan, obat-obatan,
evakuasi saja yang penting tapi ternyata pengamanan disetiap lokasi atau
komunitas juga sangat penting. Berbicara soal keamanan lingkungan pada
setiap lokasi maka yang paling tahu ancamannnya adalah masyarakat
sekitar dan aparat kepolisian setempat. Sekarang soalnya adalah banyak
bantuan dan perjalanan barang serta orang mulai terhambat akibat
premanisme dan tindakan coba-coba dari segelintir oknum untuk
mendapatkan kenikmatan atau bahkan mungkin hanya untuk mengganjal
perutnya tetapi sangat disayangkan caranya tidak baik dan benar sehingga
sangat menggangu bahkan dapat dikatakan biadab karena mengganggu
pertolongan kemanusiaan.

Sekarang bukan saatnya berwacana memperdebatkan persoalan dan diantara
kita Cuma hujat-menghujat tapi mari kita berpikir solutif. Oleh
karenanya yang paling penting adalah segera meminimalisir oknum-oknum
pengganggu tersebut kita bahkan harus berusaha mencegah berkembangnya
pikiran dapat duit dengan cara berlaku kriminal dimasyarakat. Pikiran
paling umum dan sederhana adalah datangkan saja Polisi dan tentara
tetapi jika hal ini terjadi dimana-mana maka personil aparatnya tidak
akan cukup. Pikiran lainnya adalah aparat TNI-Polri ditugaskan agar
bertindak tegas dan keras tapi resikonya jika terjadi kesalahan kena
tuntutan dari lembaga HAM international. Pola paling indah dan aman
adalah aparat menjaga diwilayah tetapi warga masyarakat setempat yang
melakukan patroli serta penjagaan daerahnya masing-masing sambil
memberikan pengertian kepada anggota maasyarakatnya agar menghindari
tindakan buruk, pola ini juga sangat antisipatif terhadap penyusupan
baik itu berupa provokator ataupun premanisme dari luar daerah sekitar
situ.

Untuk mendukung kegiatan ini maka kita perlu mempunyai informasi
mengenai aktor-aktor penggangu diderah itu lalu dicheck para aktor
tersebut/ preman atau apalah itu punya ikatan dengan siapa dan pihak
mana saja petakan kekuatannya. Sambil mempetakan hal itu check dan
pelajari movasinya para penggangu itu secara tajam sehingga bisa
diketahui seberapa kuat ikatan , kekuatan serta daya tempurnya.
Perhatikan juga tempat mereka berasal apakah seperti taliban yang
disuport dari pasukan luar atau seperti Isreal yang hanya didukung dari
luar tetapi punya kekuatan sendiri , seperti Malaysia yang kuat saja
sendiri atau seperti China yang jumlah orangnya banyak tapi
persenjaannya biasa saja hanya punya daya expansi. Setelah hal itu jelas
pelajari dialektika Para penggangu itu dengan masyarakat di lokasi.

Dalam peperangan itu cuaca ,medan dan musuh sangat penting diketahui
secara akurat serta dimanfaatkan secara maksimal oleh karenanya
persiapannya sangat menentukan. Jika persipannya dibantu ,difasilitasi
serta bergeraknya atas dasar kesadaran dan bersama masyarakat sekitar
lokasi maka peta ini paling lambat 24 jam sudah dapat dibuat sehingga
jika aparat bertindak paling lama 4 jam para penggangu itu bisa
dibereskan. Alasannya karena tindakan akan tepat sasaran , masyarakat
akan memecah kelompok penggangu itu sehingga yang benar-benar berani dan
pengacau yang tetap tinggal. Tahapan berikutnya adalah segera melakukan
tindakan pembersihan lokasi dari para penggangu tersebut jika telah
dibersihkan maka aparat secara minimal tetap menjaga lokasi tetapi
masyarakat sekitar berperilaku aktif mengamankan lokasi.

Dalam peperangan yang sesungguhnya memang kita perlu tahu demografi dan
budaya setempat serta hal-hal yang menjadi pantangan didaerah itu agar
aparat juga tidak salah bertindak sehingga dibenci malahan mendapat
tindakan resisten dari masyarakat. Alasannya karena setelah operasi ini
masyarakatlah yang menjadi aktor utamanya sehingga kemananan dapat tetap
terjaga dalam jangka yang lebih panjang dengan dukungan aparat yang
minimal.

Perlu juga disadari bahwa jika dalam bertindak ternyata malahan
masyarakat melakukan tindakan perlawanan terhadap aparat maka kondisinya
akan kacau balau apalagi saat ini sangat terkesan karena jumlah aparat
memang minim masyarakat mulai ada yang berpikir bahwa kondisi ini dibuat
kacau dahulu baru aparat akan tampil menjadi Pahlawan hanya saja perlu
diingat jika kekacauan terburu terjadi maka kalaupun aparat mengambil
alih situasi kondisinya akan sangat buruk dan sangat mungkin korban yang
jatuh cukup banyak. Artinya kondisi saat ini sudah sangat
memprihatinkan.

Tindakan Saling tolong menolong di Jakarta dan beberapa daerah adalah
salah satu bukti bahwa masyarakat memang selain terbukti masih punya
kesadaran adalah bukti kedaulatan rakyat masih ada, persoalannya berapa
persen masyarakat dan daerah di Indonesia mampu melakukan hal ini dan
berapa lama proses itu dapat bertahan. Ini adalah pertanyaan yang
mendasar dan sangat strategis?. Oleh karenanya kejadian ini sangat
bermanfaat dan bermakna jika dimanfaatkan oleh seluruh Rakyat indonesia
dimana seluruh masyarakat dapat melakukan kerja sama yang saling
menyelamatkan bangsa Indonesia apalagi proses globalisasi
berkecenderungan melemahkan pemerintahan diseluruh dunia sehingga arah
peradaban makin tergantung kepada dialektika yang terjadi dimasyarakat
dan proses perubahan diseluruh dunia itu sendiri.

Tindakan ini akan sangat bermanfaat juga agar penjarahan tidak terjadi
atau bentrok masa dapat dihindari sehingga kondisi tidak semakin buruk.
Dan kita dapat melanjutkan kehidupan kita lagi.

Jakarta 4/2/02

----- End of forwarded message from nengsha@uninet.net.id -----

*****

REMINDER - This list closes Friday, Feb. 8. The entire site will
close down within a month or so.

*****